MESIN CUCI ELECTROLUX DISTART TIDAK KERJA

Apakabar Sobat-sobat, semoga sehat segalanya.
Kali ini kita bahas mengenai mesin cuci Electrolux pintu depan, sudah terbayang susahnya dalam mengerjakan modul tipe ini dimana modulnya double side (dua sisi) dan smd (surface mounted device) alias tempel, menelusuri jalurnya saja susah apalagi melakukan pengukuran tegangan pada saat kondisi hidup (on). Besaran tegangan Sensor-sensor tidak jauh beda dengan mesin cuci merek midea, bisa lihat di postingan sebelumnya, DISINI

Trobel modul unitnya adalah tidak bisa proses apapun setelah start kecuali hanya pompa buang (drain) yang kerja hanya dalam 2 atau 3 detik kemudian diam saja, tidak ada reaksi apapun termasuk angka digitalnya. Di modul yang lain yang kami dapati angka digitalnya masih menunjukkan hitungan mundur.
Gb.1. Modul Mesin Cuci Electrolux
Apabila tacho diganti dengan lilitan yang resistensinya lebih kecil, misal 35 ohm kita ganti dengan 25 ohm, maka apa yang terjadi? Kami sudah mencobanya ternyata putaran motor sangat kencang sampai timbul percikan api yang besar di gesekan di kepala lilitan rotor dan karbon brush, dan akhirnya listrik jeglek/anjlok pada listrik 900 watt. Ini berarti tegangan ac yang dihasilkan tacho adalah kecil sehingga micom menambah sinyal input ke triac.
 Pertama-tama yang harus dicek adalah sensor-sensornya yang berada di luar modul:
1. Thermistor, ukuran thermis kisaran 5 kiloohm
2. Tacho, ukuran lilitannya kisaran 35 ohm
Hanya dua hal tersebut yang bisa kita ukur dengan multitester, tiap merek dan tipe bisa beda ukurannya. Water level diasumsikan tidak bermasalah karena tidak muncul error pada saat dihidupkan. Yang kami temukan adalah ternyata lilitan tacho putus, tidak ada tahanan (resistensi) sama sekali. Yang masalah berikutnya adalah dimana kita mendapatkan atau membeli lilitan tacho tersebut. Mungkin di service center juga tidak ada -itu dugaan kami saja- yang pasti ada adalah satu motor dinamo utuh, namun harganya kisaran Rp1 juta bagi kami itu adalah harga yang fantastis. Jalan termurah adalah mencarinya di pasar loak, mencari barang bekas yang masih normal.
Gb.2. Tacho
Tacho yang sama persis adalah pada dinamo merek Samsung –mungkin merek lain juga ada yang sama tetapi yang kami temukan adalah merek Samsung. Setelah penggantian tacho ternyata masih tetap sama saja hasilnya. Rasanya tambah berat juga pengerjaannya, kalau begini kita butuh rehat sejenak agar bisa fokus dan pikiran tenang.
Pengecekan berikutnya pada tegangan sensor-sensor, menuurut data yang telah kami miliki seperti pada postingan sebelumnya semuanya tampak normal-normal saja, semua jalur tampak utuh tidak ada yang karatan atau terbakar. Dugaan kami hal ini terjadi karena ic program (micom) masih menganggap adanya ketidaknormalan pada pembacaan sensor sehingga kami mencoba untuk “unplug and plug” (cabut dan pasang lagi) masing-masing sensor pada kondisi ‘on’ tetapi belum start. Dalam melakukan hal ini kita harus hati-hati jangan sampai kita terkena sengatan listrik. Apapun error yang muncul di display abaikan saja.

Pertama yang kami tes adalah tacho, kami putus salah satu sambungan dengan tang yang isolatifnya masih bagus, setelah sekitar 5 detik kami sambung lagi.
Kedua adalah thermis, kami cabut dan setelah 5 detik kami pasang lagi.
Ketiga adalah pompa drain dan pompa sirkulasi (unit ini menggunakan 2 buah pompa) cabut salah satu konektornya dan setelah 5 detik pasang lagi.
Keempat adalah water level, kami cabut dan pasang lagi setelah 5 detik.

Setelah melakukan keempat hal di atas kami matikan modul dengan menekan tombol power kemudian mencabut kabel listrik setelah sekitar 5 menit modul kami hidupkan kembali. Waktu 5 menit ini kami maksudkan agar semua tegangan di power suplai menjadi nol. Hasil yang kami dapatkan adalah setelah tombol start ditekan semua bagian sistem berjalan normal, door lock, 2 buah solenoid, 2 buah pompa, dinamo motor semua berfungsi sebagaimana mestinya.

Pernah kami bahas pula mengenai lilitan tacho yang nilai tahanannya bertambah besar yaitu putaran motor lambat dan terkadang sangat cepat kemudian terjadi error serta jeda antar putaran akan terasa sangat lama. Trobel yang sama belum tentu solusinya sama.

Catatan tambahan:
Hal terpenting dalam pengerjaan elektronik adalah pengalaman karena hal itu sedikit diajarkan di sekolahan -itu menurut mereka yang pernah sekolah jurusan elektronika- kecuali teori dasar elektronika, bagi yang tidak pernah sekolah jurusan elektronika bisa baca-baca buku elektronika atau belajar pada orang yang telah mahir. Sekolah adalah barang mahal saat ini, entah dimasa yang akan datang, janganlah kita memandang orang yang tidak sekolah adalah “sampah”, lihatlah apa yang orang bisa lakukan jangan melihat apa lulusannya. Bagi kami yang kelas sosial ‘elit’ (ekonomi sulit) kadang berpikiran sekolah itu tidak penting, yang penting adalah “belajar”.
Sekarang banyak hal menjadi mudah bila kami bandingkan dengan masa-masa awal belajar elektronik, ketika skema, data ataupun tempat bertanya begitu terbatas. Maaf kalau bahasan ini bercampur dengan curhatan, mengenang masa lalu bersama tim kami yang sekarang jauh disana.

Demikian bahasan kami kali ini maaf bila ada yang kurang tepat dan semoga bermanfaat bagi kita semua serta jangan berkecil hati meskipun kita belum bisa "membuat" hanya sekedar bisa memperbaiki.


Share:

MESIN CUCI SHARP MATI TOTAL DAN TIDAK BISA START

Sobat-obat teknisi dan pembaca yang budiman, salam sejahtera untuk kita semua.
Beberapa waktu yang lalu kami kedatangan dua tamu -modul china lisensi sharp- dengan tipe yang sama. Yang satu kerusakannya mati total dan satunya lagi tidak bisa start proses kerja. Berikut adalah pembahasan dari masing-masing kerusakannya.
Gb.1. Modul Sharp Top Loading
A. Mati Total

Langkah pertama kita harus memastikan kondisi power suplai harus benar-benar stabil, pada modul ini power suplai menggunakan trafo konvensional output 12V, fungsi dari tegangan 12V untuk suplai relai juga terkadang ic array uln2003. Tegangan 5V ic program (micon = micro control, micom = micro computer) diperoleh dari 12V yang diturunkan dengan menggunakan ic regulator 7805. Kami minta maaf karena kami tidak sempat mencatat kode ic micom-nya. Secara teknis syarat bisa 'on' pada ic micom ini adalah

  1. Tegangan 5V.
  2. Tombol 'power'
  3. Xtal, ukuran xtal atau kristal adalah 8 Mhz.
  4. Reset, tegangan reset adalah 3V yang diperoleh dari tegangan 5V melalui transistor jenis pnp dengan kode KN2907A dimana kaki basis pada kaki tengah, bila transistor ini rusak kita bisa menggunakan transistor dengan kode S8550 yang biasa dipakai pada modul dvd.
Kasus trobel yang kami alami adalah tegangan reset hanya sebesar 1,5V. Semakin besar nilai tegangan basis maka kaki kolektor (kaki kiri) tegangannya semakin kecil dan berlaku sebaliknya, kaki kolektor ini yang terhubung ke pin reset micom. Kita bisa menurunkan tegangan kaki basis dengan memperbesar resistor pull-up basis dari tegangan 5V atau memperkecil ukuran resistor pembatas kaki basis dengan ground. Cara yang kami tempuh adalah menggunakan dioda zener 3,3V karena cara ini yang termudah, dioda zener ini sebagai pembatas tegangan di kaki basis dimana katoda terhubung ke kaki basis dan anoda terhubung ke ground. Hasil yang kami peroleh, tegangan kolektor menjadi 3V dan ketika tombol power ditekan modul bisa menyala dengan normal.
Gb.2. Hal Pengaruhi Konerja
B. Tidak Bisa Start Proses

Start proses berawal dari ketika kita menekan tombol start, apabila tombol start kondisinya baik-baik saja berarti ada masalah lain, terlebih lagi bila tombol start ditekan ada bunyi beep/tit dan lampu indikator sudah kedip sebagai tanda berjalannya proses tetapi katup solenoid dan atau motor utama tidak kerja sudah bisa dipastikan ada masalah di bagian lain. Yang paling mudah menggunakan lampu bolam untuk mengetahui jalur solenoid normal atau tidak, apabila lampu menyala berarti solenoid rusak, apabila lampu tidak menyala maka kemungkinan triac atau uln2003 bermasalah. Kita cek jalur input-output uln2003, jalur input sinyal dari micom dan jalur output menuju triac adalah berseberangan, kita bisa lihat datasheetnya. Apabila kaki input uln2003 tidak ada tegangan  dan tegangan kaki output adalah 5V maka ic micom belum mengeluarkan sinyal perintah. Karena bila kaki input ada tegangan maka kaki output uln2003 tegangannya menjadi dibawah 5V atau nol sehingga triac akan bekerja.
Hal inilah yang kami alami pada modul jenis ini, dimana ic micom belum mengeluarkan sinyal perintah.

Pelacakan selanjutnya pada hal-hal yang mempengaruhi micom tidak atau belum mengeluarkan sinyal perintah. Sebagaimana halnya pada modul lain baik modul ac ataupun mesin cuci, penyebab utama ic micom tidak atau belum mengeluarkan sinyal perintah adalah sensor listrik (tegangan dan arus) kalau pada modul ac ada beberapa yang mengelurkan kode error F4 atau lampu timer kedip-kedip.

Pada modul mesin cuci ini jalur sensor listrik berasal dari tegangan yang diperoleh dari tegangan power suplai sebelum dioda bridge (empat dioda) melalui resistor menuju salah satu kaki input uln2003 dan outputnya terhubung 5V melalui resistor pull-up kemudian menuju micom melalui resistor lagi, tegangan di kaki micom ini normalnya 1,8V apabila kurang dari 1,8V maka micom tidak akan mengeluarkan sinyal kerja atau tegangan mendekati 5V maka micom pun tidak akan mengeluarkan sinyal kerja. Kami belum menguji, seandainya pin sensor listrik micom bila diberi tegangan 3V misalnya apakah micom akan mengeluarkan sinyal kerja atau tidak.

Catatan tambahan:
Bila kita perhatikan, model modul seperti ini ic micom mirip dengan modul universal yang dijual di pasaran tetapi modul ini menggunakan water level manual yaitu rotary atau diputar, di dalamnya memakai kontaktor yang akan hubung (close) bila tekanan air sudah terpenuhi tergantung pilihan ketinggian air di water level. Apabila pengisian sampai meluap maka kemungkinan trobel di selang yang bocor atau kontaktor tidak bisa hubung karena karatan atau patah.

Demikian ulasan kami kali ini, bila ada hal-hal yang terlewatkan akan kami update, maaf bila ada hal-hal yang kurang tepat dan semoga bermanfaat.


Share:

PENGERING ELECTROLUX PUTARAN SEARAH #DRYER

Jumpa lagi Sobat-sobat teknisi dan pembaca, salam sejahtera untuk kita semua.
Ini judul kami yang pertama mengenai pengering pakaian atau dryer, ada pengering yang memakai LPG sebagai bahan pemanasnya ada juga yang memakai elemen heater listrik, kami belum punya data lebih efisien mana yang pakai LPG atau pakai elemen heater listrik. Dari sisi elektroniknya ada pengering yang memakai timer manual ada pula yang memakai modul kontrol. Semakin sederhana suatu sistem maka semakin sedikit fungsi yang digunakan juga semakin sedikit bagian yang diperlukan dan sebaliknya semakin rumit suatu sistem maka semakin banyak fungi yang digunakan dan semakin banyak bagian-bagian yang diperlukan tetapi semakin banyak pula letak trobelnya.. Misalnya, pengering hanya memerlukan penyalaan pemanas, pengaturan suhu, putaran kanan dan kiri dan blower pembuangan gas buang (exhaust) lebih sederhana bila dibandingkan dengan sistem yang dipakai di mesin cuci..

Pada pengering yang memakai timer manual, timer yang digunakan adalah timer dengan waktu putaran kanan dan kiri lebih lama dibanding dengan timer mesin cuci manual, kami juga belum pernah tahu dimana membeli timer tersebut. Kasus yang kami alami adalah motor penggerak hanya berputar searah, sehingga jeda putaran terasa lama. Sudah dipastikan kerusakan pada timernya, karena belum tahu dimana membeli suku cadangnya dan perkiraan kami harganya pun mahal maka jalan satu-satunya harus mempebaiki timer tersebut.
Timer pengering manual
Kita harus sangat hati-hati dalam membongkar timer ini, karena apabila bagian-bagiannya tercerai-berai maka pekerjaan akan memakan waktu lebih lama dan cukup melelahkan. Bagian-bagian yang harus kita cek adalah bagian kontaktor biasanya karena adanya kerak pada bagian kontaktor. Kerak ini terjadi biasanya karena percikan api pada saat terjadi kontak, meskipun titik kontak terbuat dari bahan perak yang tahan karat namun karena adanya debu atau lembab lama kelamaan titik kontak ini akan tertutup debu hitam seperti jelaga. Kita harus membersihkan titik kontak ini dengan amplas halus sampai permukaannya tampak mengkilap. Apabila ternyata karena suatu sebab bagian-bagian didalam timer tersebut tercerai-berai maka kita harus merakit kembali dengan cermat, bagian-bagian di dalamnya yang mudah lepas terdiri dari gear, pegas, dan pengait. Timer ini selain untuk putaran kanan dan kiri juga untuk kontaktor jalur motor blower dan heater.

Apabila sistem pengeringnya sudah memakai modul kontrol maka yang harus dicek adalah bagian relai putaran kanan atau kiri. Secara garis besar relai yang digunakan juga ada empat buah yaitu untuk putaran kanan dan kiri, blower dan heater. Langkah pertama kita harus cek tegangan 12V yang masuk ke kaki lilitan relai, apabila kedua kaki lilitan relai ada tegangan 12V maka berarti relai belum bekerja masalahnya ada di sinyal dari driver relai atau sinyal dari ic program atau lilitan relai terbakar sedikit. Apabila kaki lilitan relai yang satu ada tegangan 12V dan satunya lagi tegangannya nol maka berarti relai sudah bekerja atau lilitan relai putus. Cabut relai, ukur dengan multitester pada bagian lilitan, hubung atau tidak, kalau tidak hubung maka lilitan relai berarti putus.
Pada posisi relai dicabut dari pcb berilah kaki lilitan relai dengan tegangan 12V, antara plus dan minus bolak-balik tidak masalah selanjutnya ukur pada bagian kontaktor relai kalau hubung berartii relai normal dan apabila tidak hubung maka relai rusak.

Apabila relai normal dan masih belum bekerja di modul kontrol maka yang harus kita cek adalah pada bagian driver relai biasanya terdiri dari transistor. Kita cek bagian basis transistor pada saat seharusnya giliran relai harus bekerja maka kaki basis harus ada sinyal berupa tegangan dari ic program (micom) dan pada saat seharusnya giliran relai tidak bekerja maka tidak ada tegangan di kaki basis bila adanya sinyal dan tidak adanya sinyal ini terjadi atau normal maka rusaknya di transistor. Ganti transistor dengan tipe yang sama, kalau smd (nempel) bisa kita ganti dengan transistor biasa yang banyak di pasaran dengan menyesuaikan letak kaki-kakinya.

Untuk pengaturan suhu bila manual menggunakan thermostat jenis jengkolan atau jenis lainnya dan bila menggunakan modul kontrol pengaturan suhu menggunakan thermistor yang pengaturan suhu sepenuhnya dikendalikan oleh ic program dan waktu lamanya beroperasi juga diatur oleh ic program sesuai waktu yang kita pilih di panel displai. 

Demikian bahasan kali ini meskipun hanya sebagai tambahan pengalaman yang tidak seberapa dan harapan kami semoga bermanfaat untuk kami dan Sobat-sobat.


Share:

AC DAIKIN OUTDOOR TIDAK KERJA #INVERTER

Sobat, pembaca dan team - salam sejahtera untuk kita semua.
Kembali ke AC, rasanya sudah lama tidak utak-utik modul ac karena kerusakan di ac tidak serumit di modul mesin cuci kecuali di tipe inverter. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas modul ac inverter merek Daikin dengan kerusakan awal outdoor tidak kerja dan tanpa error kedip di bagian displai.

Langkah awal adalah cek dulu kode kedip, di bagian outdoor lampu led indikator menyala dengan kedip yang menurut tabelnya adalah normal dan bagian indoor, led di modulnya menyala dengan kedip yang bererti normal juga, motor fan indoor bekerja dengan normal.
Gb.1. Tabel Nyala Led Modul
Langkah berikutnya adalah mencari error dengan remot kontrol, error yang keluar di displai remot kontrol kita cocokan dengan tabel error ac daikin, tabel error ac daikin ada di situs resminya, kami belum meng-upload kode error ac daikin, doakan saja beberapa waktu ke depan kami punya waktu untuk mengetik ulang kode error tersebut dalam bahasa indonesia beserta solusinya menurut pengalaman kami.
Caranya: tekan dan tahan tombol "cancel" pada remot hingga di layar displai muncul angka "00" kemudian arahkan remot kontrol ke unit indoor kemudian tekan "cancel" berulang-ulang sampai buzzer berbunyi beep/tit panjang, perhatikan kode yang muncul di layar displai remot, baca tabel kode error. Setelah melakukan hal tersebut kami mendapatkan kode U4. Menurut tabel kode, error ini berkaitan dengan transmisi/komunikasi data antara modul indoor-outdoor.

Sebelum melakukan pengecekan pada jalur komunikasi data sebaiknya kita pastikan dulu power suplai benar-benar stabil baik indoor maupu outdoor. Kita lakukan tes diagnosis terlebih dulu yaitu kita tekan swit tombol yang ada di dekat panel listrik outdoor. Hasil yang kami dapatkan adalah ternyata relai di modul outdoor tidak ada yang bekerja, sepengetahuan kami ada 3 buah relai di bagian outdoor. Tentu saja hal pertama yang kami curigai adalah tegangan 12V karena tegangan kerja relai adalah 12VDC.
modul daikin outdoor
Gb.2. Modul Outdoor 1
Tegangan power suplai pada ac jenis ini adalah sebagai berikut:
  1. Indoor = 12V, 5V diperoleh dengan regulator 7805 untuk catu daya micom.
  2. Outdoor = 15V (IPM), 12V (relai), 7V, dan 5V diperoleh dari 7V dengan regulator 7805 untuk catu daya micom.
Setelah melakukan pengukuran hasilnya adalah tegangan 12V hanya terukur 4V, ternyata diodanya setengah mati bila diukur (dicabut) normal tetapi kalau dipasang tidak normal. Setelah penggantian dioda tegangan 12V sudah muncul dan stabil. Tes diagnosis menghasilkan suara "klik" yang berarti relai telah bekerja. Berikutnya kami nyalakan unit ac-nya, setelah menunggu beberapa saat tiada tanda-tanda kehidupan pada fan outdoor maupun kompresor, pengecekan berikutnya pada jalur komunikasi data.
Modul outdoor daikin
Gb.3. Modul Outdoor 2
Gb.4. Modul Indoor

Pada gambar 3 dan gambar 4 terlihat jalur komunikasi data antara indoor dan outdoor, bagian ini terhubung langsung dengan listrik 220V dan terpisah dengan bagian micom, transfer datanya menggunakan 2 buah photocouler (PC) pada masing-masing indoor dan outdoor. Photocoupler yang digunakan adalah TLP521 dan TLP421 keduanya adalah jenis directional (satu arah) menggunakan arus searah (dc-direct current), kami belum pernah membeli tipe PC tersebut karena kami biasanya menggantinya dengan PC817 yang melimpah di pasaran. Bagi kami jaringan komunikasi  data ini terasa rumit, kami juga belum sempat menggambar skemanya untuk dijadikan data service.
Catatan penting, ketika kita memasang jaringan listrik pada ac jenis inverter hendaknya perhatian kita harus fokus, perhatikan kode pada terminal kabel listrik karena apabila kabel data terbalik dengan kabel listrik maka akibatnya bisa fatal, bagian komunikasi data bisa terbakar bahkan sampai ke jalur micom (ic program). Sehebat apapun seseorang pasti akan mengalami "human error" terlebih lagi pada saat galau 😂😂😂.

Catatan tambahan, pada gambar 4 kami sertakan jalur sensor listrik (tegangan/arus) terdiri dari resistor dan PC. Tipe PC yang digunakan adalah bidirectional (dua arah) menggunakan listrik bolak-balik (ac-alternating current), kami lupa mencatat kode di modul ini, pc jenis ini sulit didapat di pasaran biasanya kami menggunakan kode PC814. Cara membedakan pc arus searah dengan pc arus bolak-balik tanpa melakukan pengukuran adalah dengan melihat bagian kaki 1 dan 2, apabila jalur kaki 1 dan 2 terdapat dioda maka bisa dipastikan pc tersebut adalah pc arus searah (directional) dan apabila pada jalur kaki 1 dan 2 tidak terdapat dioda maka kemungkinan besar adalah tipe pc arus bolak-balik (bidirectional).

Bisakah pc bidirectional diganti dengan directional? kami tidak bisa menjawabnya dengan "bisa" atau "tidak bisa" karena tergantung program pembacaan ic program (micom), kami akan menjawabnya dengan pengalaman yang kami peroleh dari medan tempur. Kami pernah mengganti pc814 yang digunakan untuk sensor putaran motor mesin cuci, putaran kanan dan kiri akan terbaca oleh micom namun apabila diganti dengan pc817 maka micom akan membaca bahwa motor hanya berputar satu arah dengan jeda lama, kami pernah mencobanya dan tidak terjadi error.
Lain halnya dengan Modul mesin cuci samsung pintu depan yang pernah kami kerjakan pc814 untuk sensor listrik, kami menggantinya dengan pc817 memang hasilnya tidak muncul kode error akan tetapi semua sistem tidak berjalan baik solenoid, pompa, dinamo motor semua tidak kerja.

Demikian bahasan kami kali ini apabila ada hal yang kurang tepat kami minta maaf karena keterbatasan pengalaman dan ilmu kami dan semoga bermanfaat.




Share:

MESIN CUCI LG MATI KETIKA ISI AIR #INVERTER

Pada kesempatan kali ini kami bahas mengenai mesin cuci LG top loading inverter dengan kerusakan pada power suplai dan pada saat solenoid mulai bekerja tiba-tiba mati (off). Kerusakan awalnya adalah mati total, ic power suplai yang digunakan adalah kode TOP243 tipe berdiri sehingga bisa dipasang pendingin (heat sink).
Pengecekan dimulai dari bagian skunder power suplai pada kaki-kaki elko, hasilnya tidak ada yang konslet (short), kemungkinan besar hanya ic power suplai yang rusak. Mesin cuci tipe ini menggunakan saklar push-on (hubung pada saat ditekan) yang dihubungkan dengan resistor 3 watt ukuran kisaran 100 ohm sampai 220 ohm untuk start power suplai, setelah posisi 'on' saklar diambil alih oleh relai dan relai akan terputus pada saat tombol 'power' ditekan. Setelah penggantian ic power suplai, modul sudah bisa menyala normal. Setelah dicoba ternyata masih ada masalah lain yaitu pada saat solenoid bekerja (pengisian air) tiba-tiba sistem mati total.

Asumsi kami adalah solenoid bermasalah, setelah pengecekan ternyata solenoid menggunakan tegangan 12V jadi pada saat solenoid mulai bekerja tegangan 12V menjadi drop dan power suplai terprotek. Solusinya daripada susah payah mencari solenoid tegangan 12V yang belum tentu ada di pasaran dan mungkin di service center juga mahal kita bisa melakukan modifikasi solenoid diganti dengan solenoid tegangan 220V yang sangat mudah didapat di pasaran. Sebelum modifikasi dilakukan sebaiknya coba jalur solenoid diberi beban kipas angin komputer kalau modul masih mati berarti power suplai masih bermasalah.
Modifikasi Solenoid
Keterangan gambar: RL = relai, SL = solenoid

Dari gambar di atas, sparepart yang kita butuhkan adalah dua buah relai 12V dan satu buah solenoid 220AC dua jalur. Kami sudah membuktikan cara ini bisa dipakai dan hasilnya memuaskan. Yang perlu diperhatikan adalah pada pemilihan relai, cari relai yang bagus. Perhatikan pula pin kaki-kakinya, paling mudah relai yang kakinya empat. Bila pemasangan kabel relai salah modul bisa rusak terbakar. 

Perkiraan kami, pada tahun-tahun mendatang kelihatannya kita akan dihadapkan pada hal-hal yang semakin sulit karena keterbatasan sparepart untuk produk-produk terbaru karena di pasaran belum ada sementara di sisi lain service center tidak melayani pembelian sparepart, kami biasa menyebutnya 'monopoli' karena teknisi di luar service center akan semakin kesulitan mendapatkan suku cadang. Ada hal lain lagi yaitu teknologi 'plug and play' teknologi microchip yang tidak bisa diperbaiki, teknologi sekali pakai, akibatnya semua hal didominasi oleh service center pabrikan. Kami hanya berhayal bahwa banyak produk akan jadi barang rongsokan ketika pihak pabrikan berhenti memproduksi sparepartnya (discontinu) yang sudah terjadi adalah pada produk tabung CRT tv, plasma tv dan lain sebagainya. Demikian juga teknologi otomotif (mobil dan motor) bisa kita bayangkan andaikan umur ECU/ECM (Engine Control Unit atau Engine Control Module) kendaraan hanya dibatasi 10 tahun sementara pabrikan sudah tidak memproduksi suku cadang akan ada banyak rongsokan dimana-mana tetapi bagi teknisi ataupun engineer yang kreatif akan berpikir 'bisakah dimodifikasi'.

Memang dari sisi energi yang dibutuhkan pada saat operasional, sistem inverter bisa dibilang lebih irit tetapi dari sisi produksi noninverter biayanya lebih murah, sehingga harga produk lebih terjangkau oleh konsumen terutama di negara miskin dan berkembang. Bila kita memperhatikan barang-barang baru ternyata produk noninverter masih banyak diproduksi.

Kembali ke masalah relai, ada banyak ragam relai yang dijual dipasaran tergantung kebutuhan kita. Dalam pemilihan relai yang perlu kita perhatikan adalah tegangan kerja, beban yang digunakan dan posisi pin kaki-kakinya. Relai yang sering kami temui adalah sebagai berikut:

  1. Relai 5V, tegangan kerja 5V digunakan untuk beban rendah
  2. Relai 12V, tegangan kerja 12V contoh penggunaan pada modul mesin cuci, modul ac, modul kulkas , UPS 1 battery dan lain sebagainya
  3. Relai 24V, tegangan kerja 24V contoh penggunaan pada las listrik, UPS 2 battery seri.
  4. Relai 110V, tegangan kerja 110V contoh penggunaan pada las listrik untuk soft start
  5. Relai 220V, tegangan kerja 220VAC contoh penggunaan pada motor listrik, AC 2 PK keatas.
Cara cek pin kaki lilitannya, ukur dengan multitester pada skala x10 ohm dimana yang hubung sedikit itulah kaki lilitannya atau biasanya ada gambar di bodi relai. Kemudian menentukan NO-NC-nya, NO adalah singkatan dari Normal Open dimana kontaktor pada posisi relai "off" adalah terbuka/tidak hubung dan pada posisi relai "on" akan tertutup/hubung. NC adalah singkatan dari Normal Close dimana kontaktor pada posisi relai "off" adalah tertutup/hubung dan pada posisi relai "on" akan terbuka/tidak hubung.

Demikian bahasan kami kali ini semoga bermanfaat, maaf bila ada hal-hal yang kurang tepat dan apabila ada hal yang perlu ditanyakan silakan tinggalkan komentar di kolom komentar.


Share:

MESIN CUCI MIDEA MATI TOTAL SETELAH 5 MENIT PROSES

Pada kesempatan kali ini kami akan mengulas sedikit mengenai mesin cuci merek midea dengan gejala kerusakan setelah proses kisaran waktu 5 menit tiba-tiba mati dengan sendirinya. Dugaan trobel pada power suplai, setelah penggantian elko-elko pun tidak sembuh juga dan ic power suplai terasa panas bila disentuh. IC power suplai menggunakan TNY264 tipe smd, kami sudah merasa lega karena kami masih mempunyai banyak stok untuk seri ic tersebut meskipun tidak sama persis tetapi datasheet-nya sama cuma beda watt-nya. Watt yang lebih besar biasanya kami stok adalah TNY266 dan TNY268 meskipun tipe bukan smd.

Setelah penggantian ic power suplai justru muncul error yaitu buzer-nya bunyi 'tulat-tulit' dan lampu indikator ada yang kedip-kedip yaitu led suhu 60 derajat celcius. Asumsi kami karena adanya power suplai yang kurang stabil ada beberapa titik protek yang bermasalah. Data yang kami miliki pada modul jenis ini pada kondisi normal sensor-sensornya adalah sebagai berikut ini diukur pada kondisi standby sebelum 'start'.
Gb.1. Sensor Modul Midea 1
Gb.2. Sensor Modul Midea 2
Dari kedua gambar di atas, penjelasannya adalah sebagai berikut:

  1. Sensor water level (WL) yaitu sensor yang terhubung dengan output kontaktor di dalam WL pada saat tekanan air sudah memenuhi kapasitas pengisian, tegangan menuju micom adalah 3,2V.
  2. Sensor panas yaitu jalur thermistor (pengukur suhu air) tegangan output yang menuju micom adalah 2,3V.
  3. Sensor pompa yaitu sensor yang terhubung dengan output ic acs (scr/triac) tegangan yang menuju micom adalah 4,2V. Apabila pompa tidak bekerja karena lilitan konslet atau terbakar atau putus maka micom akan mengeluarkan sinyal error.
  4. Sensor motor yaitu sensor yang terhubung ke output ACR/Triac tegangan yang menuju micom adalah 3,2V. Apabila motor tidak kerja maka akan muncul error.
  5. Sensor listrik (common/com) yaitu sensor yang terhubung ke output kontaktor doorlock tegangan yang menuju micom adalah 1,8V. Apabila doorlock tidak kerja maka akan muncul error
  6. Sensor tacho yaitu sensor yang mengatur kecepatan motor, tacho yang terletak di ujung motor berupa lilitan dengan ukuran kisaran 100 ohm, salah satu kabel terhubung ke ground dan satunya lagi menuju pengatur sinyal tegangan yang menuju micom adalah 4,2V.
Dari data yang kami miliki di atas, ternyata masalahnya di sensor tacho hanya terukur 2,5V, ini artinya micom mendeteksi bahwa motor sudah berputar pada kondisi standby karena pada saat motor berputar melakukan proses pencucian tegangan sinyal tacho yang menuju micom terukur kisaran 4,3V (diam) sampai 3V (kecepatan tertinggi pencucian / washing). Kami belum punya data berkaitan dengan tegangan ini pada proses spinning (belum sempat ukur).

Langkah selanjutnya melakukan solder ulang pada bagian pengolah sensor tacho, kemungkinan ada resistor, kapasitor dan transistor yang "ngupil" di dalam onderdil tersebut atau pada bagian solderan. Hasilnya menggembirakan ternyata tegangan menuju micom sudah 4,3V dan error tidak muncul lagi. Apabila sensor tacho ini tidak sesuai dengan program yang ada di dalam micom, misal fluktuasi (naik-turun) tegangan yang terbaca micom tidak beraturan maka putaran motorpun tidak teratur kadang cepat, kadang lambat dan kadang jeda antara putaran kanan-kiri terasa lama, hal ini pernah kami alami pada mesin cuci electrolux dimana lilitan tacho-nya mungkin putus atau terbakar sehingga ukurannya menjadi 1 kiloohm. Lilitan tacho mungkin tidak ada yang jual, solusinya bisa cari bekasan asal diameter luar dan dalam sama bisa dipakai, bisa juga digulung atau dililit sendiri. Hal ini pernah juga kami bahas DI SINI

Perlu di ketahui pada saat penggantian ic power suplai kita cek terlebih dahulu elko-elko pada bagian primer (400V/10uf) dan bagian skunder (25V/220uf) ganti yang sesuai ukuran atau kapasitas yang lebih besar misal 400V/22uf atau 450V/22uf dan 25V/330uf atau 25V/470uf.

Pada modul jenis ini ada jalur film karbon yaitu jalur tipis yang kemungkinan terbuat dari lapisan karbon atau grafit sebagaimana pada resistor smd yang banyak dipakai pada saat ini. Grafit banyak dipakai dalam banyak hal misal carbon brush (arang motor), pensil (jangan gunakan pensil yang masih ada grafitnya untuk utak-atik listrik pln bisa tersengat listrik) dan pada pengecoran logam besi untuk mengatur keras-lunaknya besi. Maaf kalau ada beberapa hal yang menyimpang dari topik pembahasan sebagai ilmu dan tambahan pengalaman saja.

Demikian bahasan kami kali ini bila ada hal yang kurang tepat kami minta maaf karena keterbatasan ilmu dan pengalaman kami.

Share:

MESIN CUCI LG ERROR 'LE' #INVERTER

Salam sejahtera untuk kita semua. 
Bahasan kami kali ini mengenai mesin cuci Inverter LG front loading (pintu depan) dengan kode error "LE" atau Load Error (kesalahan beban) ini berarti bahwa putaran motor penggerak bermasalah bisa jadi motornya yang bermasalah atau sensor dan jalur yang berhubungan dengan motor yang bermasalah. Pada merek lain kode errornya ada yang menggunakan kode 'EC' (error circle). Hanya sebagai informasi saja bahwa LG juga mengeluarkan produk untuk tipe Top Loading (pintu atas) inverter.

Gambar modul utamanya seperti berikut:
Gb.1. Mainboard LG Inverter
Karena errornya LE maka kami langsung mengecek motor dan bagian sensor geraknya. Bagian motor terdiri dari Stator dan Rotor, bagian Stator ada 3x12 (36) lilitan pada Core Iron (inti besi) dan bagian Rotor ada magnet statis 12 buah. Lilitan motor kelihatan baik-baik saja tidak ada tanda-tanda putus atau terbakar, maka perhatian kami tertuju pada sensor gerak motor yang terdiri dari dua buah sensor DE EFFECTO HALL, yang outputnya adalah Sa dan Sb, kami belum tahu pasti mengapa menggunakan dua buah sensor, apakah untuk mendeteksi putaran kanan dan kiri?
Gb.2. Rotor dan Stator motor inverter LG
Gb.3. Rotor dan magnet statis
Di bodi mesin cucinya garansi motor adalah 10 tahun kalau dilihat susunan motornya memang motor bisa bertahan lama tetapi modulnya yang tidak tahan lama terutama ic IPM. Kembali ke pembahasan, sensor de effecto hall kami cek dan hasilnya menunjukkan bahwa sensor masih normal ternyata kerusakan pada kapasitor smd/tempel yang short dengan ground dan resistor smd paralel ukuran 681 (680 ohm) putus, kapasitor kami ganti bekas yang kami ambil dari hard disk bekas ataupun komputer bekas dan R kami ganti dengan R biasa. Setelah penggantian mesin cuci tidak error lagi alias normal.
Gb.4. Sensor gerak dan kecepatan motor
Kami sudah beberapa kali memperbaiki modul sensor ini kode sensor de effecto hall yang digunakan di modul sensor ini W12C namun dipasaran kami belum tahu dimana membeli sensor hall tersebut. Kerusakan yang sering terjadi adalah pada resistor. Kami pernah mengganti sensor hall namun sensor aslinya telah hilang pada saat kami menangani mesin cuci tersebut, kami ganti dengan kode 3144 dan hasilnya modul sensor bisa normal. Kami juga pernah mencoba mengganti sensor hall dengan kode 49E namun tidak cocok. Ada banyak tipe sensor hall tetapi kami belum tahu secara pasti karakteristik dari masing-masing tipe karena terbatasnya informasi yang kami dapat. Dari pengukuran dengan multitester analog yang kami lakukan memang terdapat perbedaan yang sangat mencolok pada karakteristik kaki-kakinya.

Ada beberapa tipe mesin cuci inverter yang diproduksi LG yang tidak menggunakan modul sensor motor, sensor gerak/kecepatan motor kemungkinan ada di sekitar ic IPM sebagaimana pada sistem inverter mesin cuci samsung. Apabila ternyata setelah pengecekan bagian modul sensor motor ataupun penggantian sensor hall ternyata masih muncul error 'LE' maka kita harus cek di bagian modul kontrol khususnya yang berkaitan dengan ic IPM dan tentunya pekerjaan akan semakin rumit karena kita dihadapkan pada mainboard double side dimana jalurnya ada pada kedua sisi board butuh waktu dan kesabaran ekstra, fokus dan jangan tergesa-gesa.

Di masa-masa yang akan datang atau beberapa tahun ke depan kemungkinan semua merek akan melakukan discontinu produk sparepart ini bagi kita sebagai teknisi di luar service center adalah sebuah kesempatan, tidaklah mungkin bagi teknisi service center akan meng"oprek" modul, jawaban mereka pastilah ganti unit baru. Ini sudah beberapa kali kami alami, pada saat pemilik sudah menghubungi service center dan dijawab bahwa stok modul di service center sudah tidak ada yaitu tipe LG inverter yang modulnya ada dibagian depan menyatu dengan displai. Ini adalah tantangan untuk kita semua dimana hari demi hari harus belajar memahami sistem kerja setiap modul tetapi kita juga akan 'mentok' atau kandas ketika onderdil tidak tersedia atau tidak bisa lagi di modifikasi.

Demikian ulasan kami semoga bermanfaat bagi kita semua, maaf bila ada hal yang kurang tepat karena keterbatasan pengalaman dan pengetahuan kami.


Share:

CARA PERBAIKI DOOR LOCK MESIN CUCI

Maaf sebelumnya Sobat-sobat yang budiman kalau judulnya sangat bersifat umum tidak spesifik, disini sebenarnya kami akan bahas secara spesifik tentang door lock (pengunci pintu) pada mesin cuci front loading namun juga akan dibahas sedikit mengenai door lock secara umum.
Mengapa harus memakai door lock??
Jawabannya sederhana saja "agar aman", bisa kita bayangkan andai saja pada saat proses pencucian (washing) sampai pengeringan (spinning) lalu tiba-tiba pintu terbuka, apa yang akan terjadi terutama pada tipe front loading (pintu depan), air dan pakaian akan tumpah keluar, lebih-lebih lagi bila ada anak-anak di dekat unit mesin cuci, lebih parah lagi bila unitnya adalah pengering pakaian (dryer).

Sebenarnya bukan hanya door lock itu yang menjadi pusat perhatian tetapi juga kinerja sistem yang berhubungan dengan door lock, berikut ini beberapa informasi yang bisa kami bagi:

1. Mesin cuci pintu atas manual dua tabung

Pada mesin cuci manual pintu atas, sebenarnya pengaitnya yang bekerja yaitu menghubungkan 2 plat konektor yang berfungsi sebagai saklar dan akan terhubung (close) bila pintu tertutup dan akan terbuka (open) bila pintu terbuka dan sistem akan mati. Masalah pada kontaktor adalah biasanya karatan. Sehingga bila spinning tidak berjalan maka cek listrik dan kabel-kabel >> timer >> kontaktor >> kapasitor >> motor.

2. Mesin cuci pintu atas otomatis

Pada mesin cuci tipe ini yang sering dipakai adalah sensor magnet (Reed) namun sudah di packing sedemikian rupa sehingga berbentuk persegi panjang, sensor reed sebenarnya bentuknya seperti sekring namun bentuknya lebih kecil. Logam yang ada di dalam tabung kaca akan terhubung bila ada medan magnet di dekatnya. Bila sensor rusak akan muncul kode dE di layar displai digital atau led kedip-kedip bila tidak memakai displai digital.
Setahu kami hanya merek Toshiba yang memakai pengunci pintu, bentuknya kotak putih berada di sebelah kiri depan.

3. Mesin cuci pintu depan

Secara umum door lock untuk mesin cuci pintu depan ada dua jenis yaitu 3 kabel dan 4 kabel. Sebelum kita pelajari lebih lanjut, kita asumsikan dulu bahwa listrik yang masuk modul adalah jalur N dan masuk door lock adalah jalur L, ini hanya sekedar asumsi karena pada kenyataannya kita mencolokkan steker lisrik tidak memperdulikan jalur L-N-nya.
  • Door Lock 3 Kabel biasanya terdiri dari:
1. Kabel jalur L yang melalui relai atau Triac/SCR sebagai saklar.
2. Kabel jalur N.
3. Kabel sebagai output jalur N menuju modul kontrol sebagai Common

Door lock tipe ini ada beberapa model juga setiap merek mempunyai seleranya masing-masing. Selain 3 kabel ada bagian penting lainnya yaitu plat plastik di tengah-tengah yang bisa bergerak maju mundur. Apabila pintu ditutup maka pengait di pintu yang bentuknya seperti cangkul akan mendorong plat plastik tersebut maju atau mundur sesuai desain pabriknya, sehingga lubang pengunci tepat tegak lurus dengan pengunci.

Cara test secara manual, apakah door lock normal atau tidak adalah sebagai berikut:
1. Lepas terlebih dahulu door lock dari kabel jaringan modul.
2. Ukur antar kabel dengan multitseter, apabila ada sepasang kabel yang terhubung dengan kisaran hambatan 3 kiloohm sampai 7 kiloohm maka kedua kabel ini yang harus dihubungkan ke listrik.
3. Geser maju atau mundur plat plastik sehingga penampang pengunci terlihat, tahan plat plastik dengan dengan suatu benda sehingga tidak bergerak lagi.
4. Hubungkan kedua kabel tadi dengan jalur listrik, tunggu kisaran 5 detik sampai bunyi klik dan pengunci menyembul keluar mengunci plat plastik.
5. Bila sudah terdengar klik, cabut listrik dan ukur antar kabel bila ada 2 kabel dengan hambatan 0 (nol) ohm maka door lock dinyatakan normal dan bila selain kondisi tersebut maka door lock dinyatakan rusak.
door lock fl
Gb.1. Door Lock 3 kabel
 Catatan: Setiap merek dan tipe bisa berbeda urutan kabelnya
Gb.2. Skema sederhana Door Lock

Cara memperbaikinya:

Bongkar door lock dengan hati-hati, bersihkan setiap bagian kontaktor dan plat logam. Bersihkan PTC dengan dilap jangan pakai amplas bisa tambah parah. Kami belum ada informasi dimana membeli PTC jenis ini, ada PTC yang agak mirip dengan itu yaitu pada PTC televisi bagian degausing tetapi ketinggiannya lebih kecil dan diameternya lebih besar. Kerusakan yang sering terjadi adalah PTC pecah atau retak-retak bagian tepinya (jawa: grimpil) sehingga pemanasan kurang maksimal.

  • Door Lock 4 Kabel biasanya terdiri dari:
1. Kabel jalur L yang melalui relai atau Triac/SCR sebagai saklar untuk pemanas PTC
2. Kabel jalur L yang melalui relai atau Triac/SCR sebagai saklar untuk solenoid penggerak roda gigi
2. Kabel jalur N.
3. Kabel sebagai output jalur N menuju modul kontrol.

Yang menjadi perhatian adalah solenoid penggerak roda gigi, gunanya adalah untuk buka-tutup konektor jalur N. Pada saat unit pada posisi "on" maka ic program (micom) memerintahkan relai/SCR untuk bekerja sehingga PTC memanas dan menggerakkan bimetal kontaktor untuk terhubung apabila kisaran 3-5 detik kontaktor tidak terhubung maka akan muncul error dE2 kemudian selang kisaran 1-2 detik ic program (micom) memerintahkan relai/SCR untuk bekerja sehingga peluru solenoid bergerak maju dua kali memutar roda gigi dua langkah akibatnya jalur dua kabel N terputus apabila dua kabel input dan output jalur N tidak terputus maka akan muncul error dE1.

Pada model door lock tipe ini yang sering rusak pada PTC-nya namun masih bisa diakali, itu sudah kami praktekan di medan tempur, hehehe. Gambarnya seperti dibwah ini:
Gb.3. Door Lock 4 Kabel
Pada gambar 3 diatas, kabel kuning-coklat kami gabung ke kabel merah karena di dalam door lock sudah di modif karena ada bagian yang hilang. Kalau semua bagian masih utuh tidak perlu di modif jumper, cukup di potong saja kabel kuning-coklat dan diisolasi yang rapat dan kuat. Dan buang saja PTC-nya.

Skemanya door lock aslinya seperti di bawah ini:
Gb. 4. Skema Door Lock 4 kabel
R= Red, B= Black, Bu= Blue, Y/Br=Yellow-Brown

Dan skema setelah dimodif seperti di bawah ini:
Gb.5. Skema Door Lock yang dimodifikasi

Pada gambar di atas, kabel kuning-coklat tidak dipakai, kita buang saja PTC yang sudah rusak kemudian kita beri penahan atau ganjalan agar konektor selalu terhubung tetapi harus masih bisa putus-sambung (open-close), yang kami lakukan memakai kawat kabel tembaga.
Cara kerja door lock ini adalah sebagai mana sudah kami sebutkan diatas pada saat standby atau sebelum "start" konektor belum terhubung kemudian pada saat tombol start-pause ditekan maka solenoid menggerakkan roda gigi satu langkah dan konektor terhubung. Misalkan pada saat di tengah proses pengoperasian kita menekan tombol start-pause maka kerja sistem akan berhenti, solenoid menggerakkan roda gigi dua langkah sehingga konektor door lock terbuka.
Jadi roda  gigi dua langkah untuk pause dan satu langkah untuk start.

Demikian bahasan kami kali ini semoga bermanfaat dan bila ada hal yang kurang tepat kami minta maaf, bila ada hal yang kurang jelas bisa tinggalkan komentar atau chat by phone.



Share:

MESIN CUCI LG TOMBOL ERROR #TOP LOADING

Kali ini kami bahas mengenai mesin cuci LG otomatis pintu atas dengan gejala kerusakan inti adalah pada tombol atau jalur yang error, meskipun terkesan sederhana tetapi ada beberapa hal yang cukup merepotkan juga. Ada beberapa gejala yang kami temui di antaranya:
1. Mati total atau tidak bisa on
2. Begitu on langsung start
3. Hanya tombol on atau power yang berfungsi
4. Setelah bebarapa waktu proses berjalan tiba-tiba off sendiri atau tidak mati tetapi berhenti
5. Ditekan fungsi A ternyata yang menyala indikator fungsi B
Modul pintu atas
Gb.1. Modul LG Pintu Atas
Tipe modul pada gambar diatas yang sering bermasalah pada tombol-tombolnya. Okey Sobat-sobat kami bahas hal-hal yang berkaitan dengan tombol.
Permasalahan tidak bisa on ada beberapa syarat yang harus terpenuhi selain tombolnya yaitu tegangan power suplai 5V harus stabil, sensor listrik stabil di kisaran 2,3V, Capasitor Resonance (atau yang biasa disebut Xtal) harus normal, tegangan reset harus normal (misal ic reset 7042, tegangan output atau pada kaki nomor 3 harus 4,2V), ic program atau micom (micro computer) atau micon (micro control) normal dan ic displai (bila ada) normal juga. Kita asumsikan bahwa semua kondisi diatas dalam keadaan normal, sebenarnya langkah awal mendeteksi mati total adalah tegangan suplai 5V dan tombol power apabila setelah kita ukur tegangan 5V normal maka yang dicek berikutnya adalah tombol power. Setelah kita bongkar modul--ingat yang dibongkar plastiknya misal dengan solder 100 watt jangan dengan gerinda atau pisau cutter--buka solderan salah satu kaki tombol power setelah benar-benar tidak hubung dengan jalurnya kita ukur kedua kaki tombol dengan multitester dengan skala minimal x10k𝛺 (10 kilo ohm) apabila ada hubung sedikit saja maka tombol bermasalah, atau apabila tombol ditekan tidak hubung sama sekali berarti tombol "open" biasanya karena karatan.

Permasalahan berikutnya pada point 2 sampai 5 yang tersebut diatas biasanya karena tombol konslet meskipun sedikit dan terkadang adanya getaran dari unit mesin cuci tombol akan aktif dengan sendirinya. Cara mengetesnya seperti cara diatas, cara memperbaikinya dengan solder ulang pada kedua kaki tombol bila 2 kaki atau keempat kaki tombol bila kakinya empat, apabila tidak sembuh penyakitnya terpaksa tombol harus dibongkar caranya bisa baca pengalaman kami DISINI, apabila tipe tombolnya layar sentuh bisa baca pengalaman kami juga DISINI.
Gb.2. Jalur konslet/short
Apabila setelah kita pastikan semua tombol sudah normal tetapi masih terkadang ada error pada tombol maka yang harus kita cek berikutnya adalah pada jalur tombol. Hal pertama yang harus diamati adalah jalur tombol ada yang karatan atau berwarna kehitaman seperti terkena panas kemudian lepas semua bagian yang terhubung dengan jalur tombol setelah itu ukur jaur yang berdekatan dengan skala minimal x10k𝛺 pada multitester apabila ada hubung meskipun sedikit maka bisa dipastikan jalur tombol ada yang konslet atau short. Adapun cara mengatasinya ada beberapa teman di tim yang membuang jalur tombol kemudian diganti dengan kabel khusus jumper hanya saja terkesan tidak rapi, adapula yang memakai pisau cutter yaitu dengan menggaris dengan ujung cutter diantara dua jalur tombol, biasanya cara ini dilakukan oleh tim kami yang masih fokusnya tingkat tinggi dengan bantuan kaca pembesar atau webcam mikroskop, bagi sobat-sobat yang tangannya bisa goyang-goyang sendiri jangan lakukan cara ini bisa-bisa jalurnya terpotong semua. Kalau jalurnya terlalu kecil (jalur rambut) tidak bisa dilakukan dengan cutter lebih aman memakai jumper kabel setelah jalur aslinya dibuang atau dipotong. Setelah melakukan itu semua ukur lagi masih ada jalur yang konslet atau tidak kemudian jangan lupa jalur yang sudah diperbaiki tadi semprot dengan cat bening (clear) agar tidak short lagi bila terkena panas modul dan agar tidak karatan. Dan tutup kembali plastik modul dengan cara dipanasi seperti pada las plastik, tidak bisa dilakukan dengan cara pengeleman dengan lem bakar karena pada modul mesin cuci LG terdiri dari dua buah modul yang pemasangannya saling merapat-menempel berbeda dengan modul mesin cuci samsung pintu atas yang hanya satu buah modul. Jangan mengelem plastik penutup modul dengan lem berbahan bensin karena akan menimbulkan karat.

Demikian ulasan kami meskipun singkat semoga bermanfaat, apabila ada hal-hal yang kurang tepat kami minta maaf dan bila ada hal yang perlu ditanyakan silakan tinggalkan di kolom komentar atau chat.



Share:

MESIN CUCI POLYTRON LAYAR SENTUH ERROR

Dunia elektronik kian hari makin cepat perkembangannya, rasanya kian terseok-seok juga menghadapinya tetapi tetap semangat guyyss.

Okey Sobat kali ini kami akan bahas mengenai mesin cuci Polytron dimana bagian displainya adalah layar sentuh (touch screen) dan memakai angka digital. Desainnya memang elegan tetapi bila dilihat dari resikonya, bisa dikatakan "bunuh diri", mengapa?? Bagi sebagian orang yang tidak atau belum memahami kondisi, mereka akan memasukkan dan mengeluarkan pakaian basah ataupun setengah kering dari arah depan, sudah bisakah kita bayangkan resikonya? Belum lagi efek dari percikan air dari dalam drum pencucian meskipun bisa dibilang kecil kemungkinannya.
Dari hal di atas resikonya adalah mainboard displai akan terjadi error apabila terkena air dan tidak cepat-cepat dilap. Error yang kami jumpai adalah apabila layar kaca/mika tebal bila kami sentuh di bagian manapun maka tombol "peras/spin" dan "start-pause" akan kedip (nyala terang) seperti pada saat disentuh dan pada saat tombol "peras/spin" disentuh tombol "start-pause" akan ikut menyala. Dan intinya seluruh bagian kaca/mika bila kami sentuh maka tombol "start-pause" akan aktif.
Gb.1. Displai Polytron layar sentuh
Ini adalah pengalaman baru kami, cukup menguras energi untuk mengatasinya, bagaimana cara membongkar modul displainya? Sebelum dilanjutkan kita lihat dulu modul secara keseluruhan.
Polytron layar sentuh
Gb.2. Modul Mesin Cuci Polytron Layar Sentuh
Dari gambar di atas, kita bisa melihat mesin cuci tipe ini menggunakan dua buah modul yaitu modul power dan modul displai, kami belum melihat bagian bawah modul power ini karena memang kerusakan yang dialami tidak berkaitan langsung dengan modul power. Dugaan dan asumsi kami bahwa bagian power primer tidak terhubung dengan bagian skunder karena penghubung antara primer dan skunder menggunakan optotriac dan apabila hal tersebut benar maka bagian skunder tidak terhubung dengan listrik 220V sehingga tidak ada sengatan listrik di bagian skunder. Untuk kebenarannya kita tunggu waktu saja sampai ada modul tipe ini yang masuk ke bengkel kami dengan kerusakan bagian power-nya. 
Gb.3. Modul displai mesin cuci polytron
Berikutnya kami bahas mengenai modul displai, diagnosa kami ada jalur yang masih terkena sisa-sisa embun sehingga jalur konslet. Bongkar bagian plastik penutup modul jangan dicongkel bagian kaca/mika karena akan pecah, bongkar plastik dengan solder khusus kita bisa modif sendiri atau beli yang sudah ada di pasaran biasanya 100 watt, potong plastik dari arah samping dengan sudut kemiringan kira-kira 45 derajat, hati-hati jangan sampai mengenai pcb modul bisa memotong jalur bisa tambah berat pekerjaan bila jalur putus.

Setelah plastik penutup terbongkar pekerjaan terberat adalah melepas pcb modul, congkel dengan obeng minus bagian pinggirnya, sedikit terangkat saja kemudian gunakan obeng plus, serba salah pokoknya, obeng didorong ke atas kena modul, ke bawah kena kaca/mika serta lem double side-nya sangat kuat. Pengalaman kami, kami gunakan bensin untuk melunakkan lemnya kemudian congkel pcb sedikit demi sedikit sambil siramkan bensin, saat mencongkel harus ekstra hati-hati karena bisa melukai pcb ataupun lampu led bisa rusak, kelihatannya modul displai ini memang didesain tidak untuk diperbaiki, hehehe, hanya teknisi saja yang tetap ngeyel memperbaikinya. Setelah modul displai terbongkar bersihkan dengan bensin atau minyak kayu putih karena bensin bisa membuat pcb karatan, bersihkan juga kacanya dengan tisu basah atau lap lainnya kemudian keringkan pcb dan kaca/mika dengan di jemur matahari atau pakai hair dryer.

Kami belum tahu berapa harga modul displai baru di service center tetapi pastinya teknisi jalanan tidak dilayani ketika membeli modulnya. Okey kembali ke bahasan, setelah kami bersihkan pcb dan kacanya kami coba nyalakan, ternyata hasilnya memuaskan, tombol tidak lagi konslet. Lega sudah rasanya, namun pekerjaan belum selesai, ternyata susah juga menutup modulnya, bila dilem bakar ternyata susah masuk ke box unitnya, cara lainnya kita las lagi plastiknya menggunakan solder, jangan dilem dengan lem yang bahan dasarnya menggunakan bensin karena akan menyebabkan karat pada pcb modul. Jangan lupa pula pcb modul harus dicat dengan warna bening atau clear biar tidak karatan atau terkena air atau uap air.

IC displai digital menggunakan ET6202 pada ic tipe ini juga digunakan pada seri polytron yang lain, yang jadi pertanyaan adalah bisakah layar sentuh ini diganti dengan switch tombol? Belum ada jawaban pasti namun kemungkinan besar masih bisa seperti pada tipe lainnya namun butuh kerja keras.

Demikian bahasan kami semoga ada manfaatnya, bila ada hal yang salah atau kurang tepat kami minta maaf karena ini pengalaman terbaru kami.


Share:

WATER HEATER MATI TOTAL, GANTI MODUL UNIVERSAL

Pemanas air atau water heater ada yang menggunakan listrik, gas lpg ataupun solar cell sebagai sumber energi panasnya, hitung-hitungan lebih efisien yang mana kami belum punya datanya. Namun belakangan ini yang banyak beredar adalah menggunakan gas lpg sebagai sumber energi panasnya dan tersedia berbagai macam merek.
pemanas air
Contoh Water Heater Sederhana
Ada beberapa bagian yang harus di cek ketika memperbaiki water heater gas lpg dengan gejala kerusakan tidak berfungsi dengan normal:

1. PSU (power supplay unit), Power suplai atau catu daya

Power suplai ada yang menggunakan batterai (untuk yang model lama) dan ada yang menggunakan listrik (untuk yang model baru), unit power suplai tentunya menyatu dengan modul sistem kontrol.

2. Sensor aliran air

Sensor aliran air ada yang menggunakan sensor Reed yang berada di luar pipa air masuk sementara magnetnya ada di dalam pipa, magnet ini akan naik tepat pada posisi reed sehingga kontaktor di dalam reed akan terhubung (close) dan ada yang menggunkan saklar biasa yang bentuknya kecil yang bekerja berdasarkan tekanan air yang masuk, ada membran dalam pipa yang akan menggerakkan pengait. Kedua sensor ini kerjanya sama-sama menggunakan tekanan air jadi bila tekanan airnya rendah maka sistem tidak akan bekerja karena pemantik tidak mengeluarkan api listrik. Ada juga yang menggunakan tekanan air untuk buka-tutup saluran lpg, bila tekanan air rendah maka lpg tidak akan masuk ke ruang bakar.

3. Solenoide

Solenoid berfungsi untuk membuka dan menutup jalur lpg.

4. Katup/Kran

Katup/kran biasanya ada 3 yang masing-masing berfungsi untuk mengatur besaran air masuk, besaran gas lpg dan besaran semburan api.

5. Sensor Suhu Air

Sensor ini berfungsi untuk mengontrol kondisi maksimal suhu air di dalam pipa, sensor ini sama dengan yang digunakan pada tangki panas dispenser atau kami biasa menyebutnya thermostat jengkolan.

6. Sensor Gas Buang

Sensor ini bekerja berdasarkan suhu gas buang sisa-sisa pembakaran yang masuk ke selang khusus tahan panas dan bimetal thermostat akan menekan membran yang akan mengaktifkan kontaktor saklar. Apabila kontaktor posisi terhubung/terbuka (close/open)  dan dalam hal ini tergantung sistem yang digunakan apakah close ataukah open maka micom akan mengaktifkan motor blower untuk berputar meniup gas buang melalui cerobong asap.

7. Sensor Nyala Api

Sensor ini digunakan untuk membaca apakah api di ruang bakar menyala atau tidak, bentuknya seperti kawat pemantik namun bentuknya lebih panjang.


Catatan penting:
Modul yang lengkap dengan pembacaan semua sensor di atas menurut pengalaman kami saat ini belum ada di pasaran, pertanyaannya bisakah diganti dengan modul universal. Jawabannya tentunya bisa, modul universal hanya ada 3 sensor yaitu sensor tekanan air, sensor suhu air dan sensor nyala api.

Hal-hal yang harus dilakukan bila mengganti modul water heater dengan modul universal apabila modul aslinya sesnornya lengkap seperti hal diatas:

1.  Power Suplai

Cek apakah menggunakan battery ataukah menggunakan psu listrik. Apabila menggunakan psu listrik maka kita harus membuat adaptor 3 Vdc karena modul universal menggunakan tegangan kerja 3Vdc. Cara yang biasa kami lakukan dengan menggunakan trafo convensional 500mA baik tipe 0 (nol) atau tipe CT. Supaya tegangan stabil adaptor kita gunakan tegangan 6v kemudian kita turunkan dengan ic regulator 7833 atau 78D33 penghasil tegangan 3,3Vdc,  kode ic regulator tergantung pabriknya. Tegangan output 3,3Vdc kemudian kita sambungkan ke modul.

2. Blower pendorong gas buang

Kita amati saklar yang menempel pada thermostat pada jalur gas buang, kalau saklarnya besar kita langsung bisa menggunakannya untuk saklar listrik. Jadi, jalur kabel listrik kipas blower yang asalnya kontaktornya adalah relai di modul asli kita ubah ke jalur saklar di thermostat. Saklar yang digunakan harusnya tipe push-on atau pada saat tombolnya ditekan maka kontaktor terhubung sehingga listrik akan terhubung dan kipas blower berputar.

Untuk modul water heater tipe gas lpg, biasanya jarang diperbaiki karena harganya yang terjangkau dan mudah didapatkan.

Demikian sobat-sobat bahasan sederhana kami kali ini, bila ada hal-hal yang salah hendaklah dikoreksi dan semoga bahasan ini bermanfaat untuk kita semua.

Share:

MESIN CUCI TOSHIBA MATI TOTAL #PART II

Sobat-sobat yang baik hati, salam sejahtera untuk kita semua dan semoga sehat segalanya.
Pada kesempatan kali ini kami akan bahas sekilas mengenai modul mesin cuci toshiba dimana kerusakannya mati total sebagaimana sudah pernah kami bahas pada bahasan sebelumnya, DISINI.
Power suplai pada kondisi normal baik 12V maupun 5V. Namun pada modul yang ini letak kerusakannya berbeda. Sempat kami berasumsi bahwa kerusakan pada bagian micom (micro computer - biasa juga disebut micom (micro control)) yaitu pada Crystal Oscillator atau Xtal namun kodenya aneh yaitu D556E41 kami mencoba mencari datasheet-nya di internet namun hasilnya nihil, sampai saat ini kami belum tahu ukurannya apakah 4 Mghz, 5 Mghz ataukah 8 Mghz. Bila kita lihat dari datasheet ic micom yaitu TMP87CH46N, ic ini menggunakan Xtal dengan nilai 4 sampai 8 Mghz tergantung penggunaannya.
toshiba pintu atas
Modul Mesin Cuci Toshiba
Sebelum penggantian Xtal kami coba cek bagian lain yaitu pada sensor arus listrik karena modul ini tidak akan bisa hidup bila sensor listrik bermasalah, kami bongkar bagian modul power suplai kami telusuri bagian sensor listrik yang terdiri dari transistor npn kecil, kaki emitor (kanan) terhubung ke 0V (salah satu jalur listrik), kaki kolektor (tengah) ke micom dan kaki basis (kiri) ke resistor-dioda-jalur listrik.
Tegangan kaki kolektor terukur 1V,, nah.. disini ternyata masalahnya harusnya tegangannya adalah 2,3V bila diukur dengan ground pada ic micom. Asumsi kami masalah di jalur basis transistor, setelah melakukan pengukuran ternyata resistornya nilainya molor, ukurannya bila dilihat dari gelang-gelangnya adalah 560k ohm yang terukur 1 mega ohm lebih. Setelah penggantian resistor modul bisa hidup kembali.
Area Sensor Tegangan Listrik
Sebagai tambahan, power suplai modul ini menggunakan ic hybrid seperti pada modul samsung box modul warna hitam, namun jalurnya berbeda, outputnya adalah -12V dan bukan sebagai ground modul, bila kita ukur dengan salah satu jalur listrik yang masuk ke micom hasilnya adalah 12V jadi salah satu jalur listrik yang masuk ke micom adalah 0V. Bagaimana jalur ground modul? Ground modul diperoleh dengan menggunakan ic regulator 7905 (ingat: beda dengan 7805 seperti yang digunakan di modul samsung) dimana kaki kiri terhubung ke listrik yg masuk micom (0V), kaki tengah ke jalur -12V dan kaki kanan sebagai output atau ground micom, tegangannya adalah -5V. Ini sebenarnya hanya asumsi saja, bila kita mengganti power suplai dengan trafo konvensional atau adaptor maka cara memasang kabelnya adalah: (cabut ic hybrid)
tegangan 12V adaptor ⇒⇒ ke salah satu jalur listrik yang masuk micom (0V)
tegangan 0V (CT) adaptor ⇒⇒ ke jalur output ic hybrid (-12V)

Berbeda dengan jalur pada samsung modul box hitam, salah satu jalur listrik adalah 12V, ground modul sama dengan output ic hybrid, tegangan 5V  dihasilkan dengan 7805. Bagaimana Sobat? Kalau dibayangkan memang membingungkan tapi kalau sudah praktek akan terasa mudah.

Penting!
Patokan dalam menentukan power suplai adalah tegangan 0V atau ground pada micom, ya "ground pada micom" jangan sampai salah karena micom akan terbakar.
#Modul samsung, asumsinya adalah:
1. Output hybrid = ground micom = 0V
2. Salah satu jalur listrik = 12V
3. Tegangan 5V diperoleh dengan  ic 7805, kaki kiri ke 12V, kaki tengah ke 0V, kaki kanan output 5V.
Urutan tegangan dari yang paling kecil adalah 0, 5, 12.

#Modul Toshiba, asumsinya adalah:
1. Out hybrid = -12V
2. Salah satu jalur listrik = 0V
3. Tegangan -5V diperoleh dengan ic 7905, kaki kiri ke 0V, kaki tengah ke -12V, kaki kanan output -5V dan ini sebagai ground micom.
Urutan tegangan dari yang paling kecil adalah -12, -5, 0.
Dari uraian di atas semoga bisa membantu memahami power suplainya

Pada modul Toshiba ada beberapa tipe yang mempunyai perbedaan pada tombol power ada yang menggunakan tombol on-off ada juga yang menggunakan tombol on terpisah dengan tombol off, yang terpisah ini tombol on adalah saklar push-on hanya untuk menyambungkan jalur listrik, bila modul sudah hidup maka tugas saklar ini diambil alih oleh relai. Hal lainnya adalah memori, ada yang menggunakan 24C01 dan ada yang menggunakan 24C02

Demikian bahasan kami semoga bermanfaat dan bila ada kesalahan kami minta maaf.



Share:

MESIN CUCI LG TIDAK BISA START #INVERTER

Sobat-sobat yang budiman, salam sejahtera untuk kita semua.
Rasanya sudah beberapa waktu kami tidak update bahasan karena kesibukan yang cukup melelahkan 😆😂😂. Pada kesempatan kali ini kami bahas sedikit mengenai mesin cuci LG front loading dengan kerusakan tidak bisa start. Modul sudah pernah diperbaiki oleh teknisi lain dan masih belum beruntung alias gagal, cover plastik sudah dibuka dengan cara dipotong memakai solder dan hasilnya memang tampak rapi, bagus. Menurut yang punya, dia ditawari ganti modul satu paket atau satu set (depan-belakang) dengan harga kisaran 1,5jt rupiah. Yahh.. cukup mahal juga, kalau barangnya masih ada stok di service center (SC) karena modul yang tipe lama biasanya sudah discontinu alias sudah tidak diproduksi lagi.
Displai LG Inverter
Menurut asumsi atau dugaan kami sebenarnya masalah bukan di modul micom melainkan di modul displai tetapi karena modul micom sudah terbuka maka sekalian kami lakukan pengecekan walaupun hanya dibagian power suplai dan sensor listrik.
Sebelum kita lanjutkan pembahasan perlu kami sampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan modul inverter LG yaitu:
  1. Sensor listrik, bila bermasalah maka motor tidak akan berputar (masih bisa start)
  2. Sensor suhu (thermistor) akan terjadi protek bila ic ipm (integrated power module) sangat panas melebihi suhu normalnya.
  3. Sensor suhu pemanas (heater) akan error tE atau kedipan setelah power "on".
  4. Water level, bila bermasalah akan muncul error IE atau PE atau kedipan setelah power "on".
  5. Sensor gerak motor, bila bermasalah akan muncul error LE (load error) atau CE (circle error) atau kedipan, muncul setelah "start". Ada beberapa tipe yang tidak memakai sensor ini (sensor hall).
  6. Sensor beban berlebih, motor bermasalah atau ipm bermasalah, muncul error bE (burn error) pada saat setelah motor mulai berputar. Di sensor oleh ic kecil berkaki 4x2. Letak ic ini biasanya dibawah ic ipm di sisi pcb sebaliknya.
  7. Sensor door lock, bila bermasalah akan muncul error dE (door error).
Pada saat kami cek pada area sensor listrik pada pengukuran pin photocoupler (pc) 1 terhadap 2 terukur 0,5 Vdc, dan pada kaki 3 terhadap 4 terukur 2,3 Vdc dan ini normal. Tegangan ini (pin 4 pc) akan menuju ic array (seri ulnxxx atau kidxxxx) dan outputnya akan menuju ic micom, tegangan terukur pada kaki ic micom ini haruslah 2,3 Vdc juga. Jalur ini mendapat tegangan dari 5V melalui R90 sebagai resistor pull-up, apabila jalur di pc ada masalah maka tegangan di kaki micom akan mendekati 5V, dan akan terjadi protek begitu juga bila jalur ini short dengan ground. Pernah kami bahas DISINI.
Jalur Sensor Listrik
Kesimpulan kami kerusakan bukan pada modul micom tetapi pada modul displai karena bila kami perhatikan ada beberapa tombol yang normal dan ada beberapa tombol yang apabila kami tekan ternyata ada led indikator pemrograman yang terletak pada switch rotary (putar) yang padam. Dugaan kami ic displai rusak, tipe ic-nya adalah IK2102. Setelah download datasheet-nya ternyata ada dua buah pin Key yaitu K1 dan K2. Setelah diukur ternyata K2 sedikit short (konslet) dengan ground. Jelas sudah ic displainya rusak. Ic ini dijual di pasaran online Indonesia kisaran 25 ribu sampai 40 ribu. Kami ada ide, sebelum membeli ic baru kami coba memakai ic tipe lain yang kaki-kakinya sama, kami temukan ic displai di bekas dvd, serinya SM1628C, datasheet-nya mirip kecuali kaki nomor 1.
IC Displai
Berikutnya kami lepas kedua ic tersebut dengan solder blower, kami ganti ic IK2102 dengan SM1628C dan hasilnya ternyata  modul displai berfungsi dengan normal. Selain kedua seri ic displai tersebut diatas masih ada seri lain diantaranya ET6020. Bisa dilakukan substitusi atau penggantian bila pin-pin sama persis dan adanya kecocokan program di dalam micom, seperti halnya pada modul dvd, apabila displai digital tidak cocok angka, huruf, tombol atau nyala led-nya akan kacau. Komunikasi data antara micom dan ic displai menggunakan jalur data input-output (DI/O), Strobe (STB) dan Clock (CLK).

Demikian ulasan kami semoga bermanfaat dan apabila ada hal-hal yang salah atau kurang tepat kami minta maaf.



Share:

DAFTAR ENTRY

STAT

FRIENDSHIP

PUSAT BANTUAN

Butuh bantuan kami, klik KONTAK atau LOKASI di menu atas. "BENGKEL KAMI" Silakan kirim modul mainboard ke tempat kami

NEW COMMENTS