Showing posts with label AC. Show all posts
Showing posts with label AC. Show all posts

KOMPRESOR MATI HIDUP DAN ERROR E1 PADA AC GREE

Salam sejahtera untuk Sobat semua, semoga sehat selalu dan dimudahkan segala urusan. Selamat bersua kembali setelah beberapa waktu kami rehat tanpa aktifitas di elektronik, masih mengembara mencari "generasi berikutnya" .

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas sedikit mengenai AC Gree Floor Standing dimana trobelnya muncul error E1 dan kompresor mati-hidup. Meskipun ac ini bukan inverter namun menggunakan dua modul yaitu modul indoor dan modul outdoor. Komunikasi data antar modul melalui satu kabel dengan metode "half duplex" dua arah secara bergantian.

Gb.1. Diagram komunikasi data

Pada gambar 1, bagan atas adalah komunikasi data satu arah, contohnya pada salah satu tipe ac samsung inverter, apapun yang terjadi pada unit outdoor maka modul indoor "tidak peduli" kecuali hanya membaca suhu pada pipa evaporator.
Pada gambar 1, bagan tengah adalah komunikasi data dua arah secara bergantian, sistem ini banyak digunakan pada unit perangkat yang menggunakan dua buah micom yang saling berinteraksi, cirinya masing-masing modul menggunakan dua buah optocoupler pada jalur datanya.
Pada gambar 1, bagan bawah adalah komunikasi data dua arah penuh, sistem ini jalur komunikasi data menggunakan 2 kabel , 1 kabel untuk Rx atau SDA dan 1 kabel lagi untuk Tx atau SCL. Modul yang memakai Rx-Tx biasanya pada modul mesin cuci yang memakai dua micom terpisah. Unit yang memakai SDA-SCL misalnya hubungan komputer dan printer yang menggunakan kabel data.

Untuk kode error ac Gree, Sobat bisa membaca artikel di situs internet, banyak yang sudah membahasnya. Demikian juga yang kami lakukan ketika menemukan kode error E1, informasi yang kami dapatkan adalah proteksi tekanan tinggi sistem refrigeran, dimana sensornya menggunakan switch kontaktor bila membran terkena tekanan maka membran akan mendorong pin kontaktor agar 2 logam kontaktor terhubung.

Gb.2. Sensor High Pressure

Bila sudah diketahui sensor tekanan ini bermasalah maka untuk kepentingan pengujian jalur kabel sensor ini bisa kita langsungkan (bypass). Bila sistem  pendinginan sudah berjalan normal maka sensor harus diganti, itu idealnya.

Pengalaman  kami di lapangan setelah jalur sensor tekanan dijumper (bypass) ternyata kompresor nyala mati-hidup, nyala 5 detik dan mati 3 menit. 

Analisa:

1. Ukur amper dan tekanan freon (refrigeran).

2. Ukur tegangan listrik dan kapasitor.

Data yang kami peroleh dari dua hal tersebut di atas semua dalam kondisi normal. Berikutnya pengecekan pada modul kontrol outdoor dan relai kontaktor.

Relai kontaktor jalur kompresor coba kami beri tegangan kerja relai tanpa melalui modul kontrol  hasilnya relai kontaktor bekerja normal dan kompresorpun bekerja normal, jadi bisa kami simpulkan bahwa modul outdoor bermasalah. Hasil pengukuran semua thermis kondisinya normal semua.

Gb.3. Modul Outdoor Gree

Gambar 3 adalah modul outdoornya, kami tidak sempat menguji satu per satu error apa yang muncul bila masing-masing sensor dicabut atau dinonaktifkan jadi pada bahasan kali ini kami hanya membahas sensor nomor 2 dan nomor 6.
1. LPP (Low Pressure Pilot)
2. HPP (High Pressure Pilot)
3,4,5. Thermistor
6. Sensor Arus
7. Cap option
8. Komunikasi data

Di modul ini LPP tidak dipakai, pin soket dijumper pakai kabel. HPP dipakai sebagai sensor tekanan tinggi bila tekanan refrigeran dibawah tekanan kerja HPP maka akan muncul error E1 demikian juga bila kondisi kontaktor di dalam HPP kondisi terbuka karena rusak, meskipun tekanan refrigeran pada posisi normal.
Gb.4. Diagram unit outdoor

Pengamatan berikutnya pada sensor arus jalur ke kompresor yang menyebabkan relai kontaktor dan kompresor kerja beberapa detik. Sensor ini di modul pada gambar 3 adalah angka 6 atau pada diagram (gambar 4) adalah kode L1. Sistem kerja lilitan ini adalah kinerja induksi, bila kabel yang ke arah kompresor di aliri arus maka akan ada induksi pada inti besi (core iron) sehingga lilitan menghasilkan tegangan yang akan dibaca oleh micom / micon (microcomputer, microcontrol). Apabila arus yang menuju kompresor melebihi batas yang ditentukan maka micom akan menghentikan sinyal kerja relai kontaktor. Hal ini disebabkan oleh kompresor yang rusak sehingga amperenya sudah melebihi batas ketentuan atau disebabkan kerusakan pada jalur sensor arus pada modul kontrol.
Untuk mengatasi hal ini kita perlu mengganti kompresor atau modul outdoor atau kedua-duanya. Namun bila pemilik menghendaki harga murah dan siap dengan segala resikonya maka kita bisa melakukan modifikasi.

Cara modifikasi: (tidak disarankan bila pemilik belum sepakat)
1. Lepas soket kabel yang melalui tengah-tengah (lubang) inti besi kemudian pasang lagi soketnya tetapi tidak melalui tengah-tengah inti besi.
2. Lepas jalur N yang ke arah dinamo fan outdoor kemudian pasang kembali tetapi melalui tengah-tengah (lubang) inti besi.
Dengan cara ini modul outdoor tidak akan mengetahui apapun yang terjadi dengan kompresor.

Berikutnya coba nyalakan unit ac, biasanya tidak ada kendala lagi kecuali dinamo fan outdoor terbakar dan kompresor tidak hidup-mati lagi kecuali kompresor atau relai kontaktor memang waktunya pensiun.

Di bawah ini kami sertakan pula foto modul indoornya dan contoh modul outdoor yang memakai listrik 3 fase
Gb.5. Modul Indoor AC Gree


Gb.6. Modul Outdoor AC Haier

Gambar 6 menunjukkan modul ac Haier yang memakai listrik 3 fase dengan kerusakan kompresor hidup 1 menit kemudian mati lagi selama 5 menitan dan berulang, kami belum sempat mengumpulkan data untuk modul ini karena terbatasnya waktu kami. Kita perhatikan setiap jalur R-S-T disensor, ada 4 buah PC (photocoupler, optocoupler), 1 untuk sinyal dan 3 untuk R-S-T. Sensor arus ada 2 buah untuk sensor jalur listrik R dan T. Thermis pipa panas berukuran kisaran 100k seperti yang digunakan pada ac inverter LG ataupun Sharp.

Demikian bahasan kami kali ini semoga mendatangkan manfaat untuk Sobat semua dan maaf bila ada hal-hal yang salah ataupun kurang tepat. Hanya sedikit ilmu dan pengalaman yang bisa kami bagi.
Bila ada hal mendesak yang perlu ditanyakan silakan lewat chat WA atau Telegram.

Share:

FAN MOTOR AC DRIVER

DRIVER (PENGGERAK) FAN MOTOR INDOOR AC STANDARD

Salam sejahtera Sobat semua, semoga selalu diberi kesehatan, keselamatan dan kemudahan dalam segala urusan.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas sedikit mengenai beberapa driver fan motor air conditioner (ac). Tetapi data yang kami kumpulkan tentunya masih banyak kekurangan, belum semua modul kontrol tercakup dalam bahasan ini. Kami hanya menyampaikan beberapa modul sebagai sampel saja.

1. POLYTRON

Gb.1. Driver Fan Indoor AC Polytron

Gambar 1 di atas adalah driver motor fan indoor pada ac merek polytron, pada gambar sebelah kiri menggunakan elektronik yang lebih rumit namun sparepart mudah di dapat di pasaran. Kode ukuran resistor kami memakai kode angka, misal 600 = 60 ohm. R snubber memakai ukuran 1 watt karena akan panas bisa sistem beroperasi. Triac BT131 bisa diganti dengan seri yang lain tetapi harus menyesuaikan karakter kaki-kakinya. Pada gambar kanan rangkaiannya sangat sederhana dan efisien tempat tetapi kadang susah mendapatkan sparepart  di pasaran yaitu memakai SSR optotriac dimana di dalam chipnya ada optocoupler dan 2 buah triac dengan sistem zerocross, untuk lebih jelasnya silakan Sobat buka sendiri datasheetnya.

2. SAMSUNG


Gb.2. Driver Fan Indoor AC Samsung

Pada gambar 2 di atas, gambar bagian kiri merupakan driver fan motor pada samsung cina mirip dengan polytron sedangkan pada gambar sebelah kanan merupakan driver fan motor samsung non-cina. Samsung non-cina menggunakan SSR tipe pipih, sinyal perintah dari micom menuju switching uln2003 atau transistor tergantung tipe modulnya. Bila sparepart susah didapatkan dipasaran kita bisa melakukan modifikasi tetapi dengan kerja keras dikit dan teliti.

3. SHARP DAN PANASONIC

Gb.3. Driver Fan Indoor Sharp dan Panasonic

Pada gambar 3 di atas, gambar kiri adalah driver fan indoor pada ac sharp yang sangat mirip dengan polytron tetapi pada tipe lain ada juga yang menggunakan SSR pipih.

Gambar sebelah kanan adalah driver fan indoor pada ac panasonic yang menggunakan optotriac TLP360J sebagai jembatan perintah kemudian outputnya menuju triac sebagai penguat akhir. Penggunaan optotriac akan lebih sederhana dibandingkan bila menggunakan optocoupler seperti pada modul polytron. Dari hal ini kita harus hati-hati dalam penggantian optotriac jangan salah diganti dengan optocoupler sebelum penggantian kita bisa lihat datasheetnya terlebih dahulu.

4. LG

Gb.4. Driver fan indoor LG

Pada skema  driver fan modul ac lg mirip dengan panasonic menggunakan optotriac dan triac tetapi menggunakan optotriac yang berbeda meski fungsinya sama. 

Beberapa gambar yang kami bahas di atas hanya mewakili beberapa tipe driver fan motor pada modul ac standard dan tipe fan indoornya bukan inverter, untuk driver fan indoor tipe inverter akan kami bahas pada postingan yang berikutnya, insyaa Alloh. Untuk beberapa tahun ke depan kami memperkirakan bahwa hal yang kami bahas ini kemungkinan hanya tinggal kenangan karena teknologi yang dipakai akan berganti yang bersifat plug and play dan hanya sedikit bagian yang bisa diperbaiki oleh teknisi jalanan. Maaf kalau pendapat kami ini tidak sepenuhnya benar karena data modul terbaru yang kami amati hanya merek daikin inverter untuk tipe terbaru merek lain kami belum pernah mengamati.

Sementara kami simpulkan bahwa ada beberapa tipe driver fan motor indoor noninverter yaitu:

  1. Memakai optocoupler dan triac
  2. Memakai SSR
  3. Memakai optotriac dan triac
  4. Memakai Relai kontak (tidak kami bahas disini). Memakai 3 buah relai, tidak digunakan lagi untuk fan motor watt kecil, digunakan pada fan motor dengan watt besar.

Cara kerja driver ini kecuali relai kontak adalah adanya perbedaan tegangan atau arus antara input sumber tegangan dengan sinyal input.

Catatan Penting, penyebab dinamo fan indoor tidak kerja/berputar adalah:

  1. Lilitan motor putus ataupun terbakar
  2. Kapasitor lemah/rusak
  3. Driver motor bermasalah
  4. Sensor listrik
  5. Sinyal dari micom

Mengenai sensor listrik (ac detector) pernah kami bahas pada bahasan terdahulu, tetapi perlu diingat bahwa setiap merek mempunyai skema yang berbeda.

Untuk beberapa waktu kedepan kami akan membahas mengenai driver motor fan inverter model lama dimana ic IPM ada di dalam motor fan yang berbeda dengan teknologi terbaru dimana ic IPM ada di luar motor fan menyatu dengan mainboard modul.

Demikian bahasan kami pada kesempatan kali ini maaf bila ada hal-hal yang kurang tepat dan semoga bermanfaat.



Share:

MODUL AC POLYTRON INVERTER

Salam sejahtera untuk Sobat semua, semoga selalu diberi kesehatan dan dimudahkan segala urusan, tetap semangat, berdoa dan optimis kita bisa melalui pandemi saat ini.

Bahasan kali ini kita akan mengamati sedikit tentang modul ac polytron inverter awal trobel muncul kode error E5, awal pengecekan semua bagian di indoor normal semua. Apa yang kami sampaikan hanya sebagai data awal dan masih banyak kekurangan.

A. Bagian Indoor
Gb.1. Modul Indoor Polytron Inverter

Data ukuran thermis terlewatkan, kerja terburu-buru memang tidak baik tetapi waktu pengerjaan benar-benar terbatas ukur thermis saja terlewatkan. Kami hanya sempat mencatat beberapa error yang muncul di displai:

E1 = thermis udara
E2 = thermis pipa
E3 = fan tidak terdeteksi
E5 = komunikasi data

Power suplai memakai trafo konvensional yang outputnya 15V, tegangan 12V diperoleh dengan memakai 7812 dan tegangan 5V diperoleh dengan memakai 7805. Fan indoor menggunakan motor kapasitor dan menggunakan sensor putaran motor atau de effecto hall. Kami juga luput mengamati sensor listrik (ac detect) tetapi biasanya bila power suplai menggunakan trafo konvensional sensor listrik diambil dari output trafo ataupun dari tegangan plus setelah dioda bridge.

B. Bagian Outdoor
Gb.2. Modul Oudoor Tegangan 300VDC
Pada bagian outdoor untuk tegangan suplai 300VDC awalnya melalui ptc sebagai soft start dan jalur 300VDC menggunakan trafo lilitan dan kapasitor 450v/10uF sebagai filter sinusoid. Pada saat power suplai bekerja normal maka tugas ptc diambil alih oleh relai. Apabila ada bagian pada jalur 300VDC ada yang konslet maka ptc akan menjadi panas dan bisa terbakar. Apabila power suplai normal dan micom juga normal maka micom akan segera memerintahkan relai untuk bekerja sehingga listrik langsung (bypass) melalui kontaktor di dalam relai dan ptc menjadi nonaktif. Kipas outdoor mempunyai dua kecepatan yaitu low dan high yang koneksi listriknya masing-masing memakai relai yang bekerjanya menurut pendinginan kondensor yang diinginkan oleh micom dari data suhu yang diambil dari perubahan resistensi thermis.

Gb.3. Modul Outdoor Kontrol
IC power suplai menggunakan STRA6059, output power suplai adalah 15V untuk IPM (Intelligence Power Module) dan 12V untuk relai sementara tegangan 5V untuk micom diperoleh dari 12V dengan menggunakan ic regulator 7805.
Ukuran thermis pada bagian outdoor adalah sebagai berikut:

Thermis pipa kompresor = 62 kiloohm
Thermis pipa kondensor = 5,5 kiloohm
Thermis udara = 61 kiloohm

Untuk pengujian error thermis belum kami lakukan.
Sebelum melakukan pelepasan modul sebaiknya kita foto dulu setiap letak soket baik di modul kontrol maupun konektor di kompresor (UVW) karena bila salah pasang akibatnya bisa fatal.

C. Komunikasi Data

Jalur komunikasi data adalah bagian penting juga, jalur ini sebagai jembatan antara micom indoor dan outdoor untuk berkomunikasi. Bila jalur ini bermasalah maka di layar displai indoor akan muncul kode error E5, bagian ini ada beberapa komponen baik di indoor maupun outdoor biasanya terdiri dari Resistor, Dioda, Elko/kapasitor dan Photocoupler (pc). Pemasangan kabel data jangan sampai konslet dengan jalur L, N atau Ground body.

Apakah E5 disebabkan hanya oleh jalur komunikasi data? Jawabannya tentu tidak, hal lain yang menyebabkan munculnya kode error E5 adalah bagian power suplai tidak kerja (mati) sehingga kedua micom tidak bisa berkomunikasi atau micom rusak. Jadi sebelum melakukan pengecekan lebih lanjut hal terpenting adalah memastikan tegangan output power suplai benar-benar normal dan stabil. Begitu juga dengan tegangan listrik karena komponen-komponen bagian komunikasi data terhubung ke listrik langsung dan jalur ke micom dihubungkan oleh dua buah photocoupler. Photocoupler yang digunakan umunya adalah tipe directional (searah) semisal PC817.
=======
Hal-hal yang kami sampaikan di atas hanya bersifat umum pada modul imverter, ada beberapa merek yang memakai sistem modul lebih rumit sedikit ada tambahan sensor koneksi ke outdoor, misalnya yang memakai relai untuk koneksi listrik ke outdoor ketika relai tidak kerja atau beban outdoor konslet atau short sehingga arus ke outdoor melebihi batas ketentuan desain unit maka akan terjadi protek ataupun error, disisi lain trobel justru pada komponen bagian sensor detector outdoor, contoh modul yang memakai sistem ini adalah pada merek Daikin pada beberapa tipe termasuk yang bukan inverter. Semakin canggih dan rumit suatu sistem maka ia akan semakin cepat rusak

Demikian bahasan kami kali ini maaf bila ada hal-hal yang kurang tepat dan semoga bermanfaat.
Share:

MODUL AC LG INVERTER

Salam sejahtera untuk sobat semua dan semoga kita selalu diberi kesehatan dan kemudahan.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas sedikit mengenai salah satu ac inverter merek LG pada modul indoor maupun outdoor sebagaimana yang kami janjikan pada bahasan sebelumnya. Pembahasan tidak spesifik pada kasus tertentu saja namun lebih pada pengumpulan data.

A. Bagian Indoor
  1. Thermis ruang = 9,5 (10) kiloohm
  2. Thermis pipa = 4,5 (5) kiloohm
  3. Sensor listrik (ac detector) normalnya tegangan 0V di kaki photocoupler nomor 3 dan 4, tegangan di  kaki kolektor transistor 4V menuju micon (micro control)
  4. Fan motor menggunakan motor kapasitor bukan motor inverter, sensor fan motor (sensor hall) output tegangan (Vout) kisaran 2V.
  5. Jalur komunikasi data. Jalur ini bila kita ukur terhadal L maupun N listrik normalnya tampak bergetar naik turun  atau berdenyut pada skala 250 Vdc tester analog (jarum). Memakai sistem dua arah (Rx-Tx) yang dijadikan satu sinyal
  6. IC PSU menggunakan TNY285, output tegangan adalah 12V untuk relai dan dinamo swing, tegangan 5V untuk micon diperoleh dari 12V dengan menggunakan ic regulator 7805.
  7. Jalur listrik L ke outdoor dikendalikan menggunakan relai

Gb.1. Modul Indoor AC LG Inverter
B. Bagian Outdoor
Kami belum menguji semua error yang ada pada modul tipe ini karena keterbatasan waktu kami.
  1. Themis udara = 9 kiloohm
  2. Thermis pipa kondensor = 4,5 kiloohm
  3. Thermis pipa kompresor = 170 kiloohm
  4. Fan Motor menggunakan motor kapasitor bukan inverter
  5. IC PSU menggunakan STR5A164D, tegangan output 12V untuk relai, 15V untuk IPM dan tegangan 5V diperoleh dari 12V dengan 7805 untuk micom
  6. Komunikasi data memakai sistem dua arah (Rx-Tx) yang dijadikan satu sinyal
  7. Sensor listrik (ac detector)
  8. Sensor tegangan 300Vdc (dc detector)
  9. Kode IPM belum diketahui.

Gb.2. Modul Outdoor Tampak Bawah
Gb.3. Modul Outdoor Tampak Atas
Beberapa error pada led pcb modul outdoor:
  1. Kedip 2 kali kemudian 3 kali (2-3) secara berulang, hal ini menunjukkan micom membaca bahwa tegangan 300Vdc bermasalah (lemah atau tidak stabil). Pada gambar 2 label nomor 5
  2. Kedip 2 kali kemudian 6 kali (2-6) secara berulang, hal ini menunjukkan micom membaca bahwa tegangan sensor 5V ke micom bermasalah. Pada gambar 2 label nomor 7
  3. Kedip 2 kali kemudian 9 kali (2-9) secara berulang, hal ini menunjukkan micom membaca bahwa resistor penghubung kaki ground (Vss) IPM ke ground 300Vdc putus.
  4. Kedip 2 kali kemudian 1 kali (2-1) secara berulang, hal ini menunjukkan micom membaca bahwa IPM tidak kerja. Trobel pada IPM yang rusak, kompresor macet/rusak, tegangan 300Vdc, tegangan 15Vdc, Resistor common (penghubung ground) putus, tegangan 5Vdc ataupun sinyal u-v-w dari micom.

C. Komunikasi Data

Komunikasi data menggunakan sistem dua arah menggunakan 2 buah photocoupler (PC) dimana micom indoor selain memberikan perintah ke micom outdoor ia juga menerima informasi yang dikirimkan oleh micom outdoor mengenai keadaan unit outdoor. Apabila ada masalah pada unit indoor maupun outdoor maka micom indoor akan mengeluarkan sinyal error. Kami belum bisa menyertakan data mengenai kode error pada unit ini yang ditandai dengan kode kedip dan kami tidak sempat menguji satu per satu bila sensor ataupun tranduser kami nonaktifkan (dilepas) karena terbatasnya waktu. Silakan cek kode error di situs resminya sebagai langkah awal mencari letak trobel.
------------------
Catatan: Jangan utak-atik modul kontrol bila belum menguasai teori elektronik, akibatnya akan fatal. Bagi kami modul adalah barang mahal yang harus diperlakukan sebaik-baiknya kecuali bagi yang bisa beli tidak akan menjadi masalah.

Hal penting juga adalah mengambil gambar (memfoto) bagian-bagian soket kabel sebelum melepasnya dari modul kontrol maupun koneksi kompresor. Jalur U-V-W pada kompresor jangan sampai tertukar karena bila tertukar biasanya kompresor tidak kerja, sesuaikan dengan label koneksi yang ada di modul, kompresor maupun di wiring set.

Demikian bahasan kami kali ini bila ada hal yang kurang tepat harap dimaklumi karena keterbatasan pengetahuan kami dan kami berharap bahasan kami bermanfaat untuk kami dan sobat semua.

Bahasan berikutnya mengenai ac polytron inverter dengan tipe berbeda dengan modul yang pernah kami bahas pada bahasan terdahulu.


Share:

MODUL AC FUJITSU INVERTER

Salam sejahtera Sobat-sobat teknisi maupun pembaca, semoga kita selalu diberi kesehatan dan kemudahan. Dalam kesempatan kali ini kami akan membahas sedikit mengenai salah satu ac fujitsu inverter yang tipenya tidak kami catat, bahasan hanya sebatas pada bagian-bagian yang bisa diukur saja yaitu bagian sensor suhu dan tegangan.

A. Bagian Indoor
  1. Thermis ruang = 8,5 kiloohm
  2. Thermis pipa = 45 kiloohm
  3. Fan menggunakan motor inverter dimana IC IPM ada di dalam motor
  4. IC power suplai menggunakan TNY274, output tegangan adalah 15V, 12V dan 5V. Ground primer (Gp) menyatu dengan ground sekunder (Gs), Gp = Gs. Ground disini adalah tegangan 0 (nol) volt bukan jalur grounding listrik. Jadi bila ada bagian pipa evaporator terhubung dengan ground power suplai maka seluruh bagian pipa ataupun bodi kompresar akan ada sengatan listrik.
Gb.1. Modul Indoor Fujitsu
Dari gambar 1 di atas ada beberapa bagian yang kita bisa cek bila ada trobel di indoor yaitu:

  1. Power suplai, outputnya adalah 15V untuk motor fan inverter dimana IPM /CIPOS ada di dalam fan (IPM = Intelligent Power Module, CIPOS = Control Integrated POwer System). Tegangan 12V untuk kerja swing dan 5V untuk micom/micon (micro computer / micro control).
  2. AC Detector, yang berfungsi sebagai detektor apakah tegangan listrik normal ataukah tidak.
  3. Komunikasi data, mengirim perintah atau menerima sinyal informasi dari unit outdoor.
  4. Micom, mengolah sinyal dan memberi perintah sesuai firmware.

B. Bagian Outdoor
  1. Thernis udara = 8,5 kiloohm.
  2. Thermis pipa kompresor = 45 kiloohm.
  3. Thermis pipa kondensor = 4,5 kiloohm.
  4. Fan menggunakan tipe standart (bukan inverter), driver menggunakan relai.
  5. IC power suplai mwnggunakan TNY274 outputnya 15v (untuk IPM), 12v (untuk relai) dan 5v (untuk micom), ground primer menyatu dengan ground sekunder (Gp = Gs).
  6. IC IPM belun ada data.

Gb.2. Modul Outdoor Fujitsu
Kami belum mempunyai data IPM yang digunakan pada unit outdoor karena untuk membaca kode IPM harus melepasnya dari PCB. Tegangan 300Vdc di peroleh dari tegangan 220Vac listrik (jalur L dan N) yang disearahkan dengan dioda bridge, tegangan ini untuk menyuplai IPM dan ketika IPM bekerja outputnya adalah listrik 3 fasa (U-V-W) dimana besaran tegangan dan frekuensi adalah sesuai kebutuhan yang diatur oleh micom. Tegangan dan frekuensi output IPM sesuai data IPM dan data kompresor. Ketika kebutuhan pendinginan membutuhkan penambahan sedikit maka kompresor tidak bekerja pada daya maksimal berbeda dengan kompresor standart. 

Data pengukuran sekilas pada salah satu sampel, misalkan proses penambahan dingin  AC 0,5 HP standart (370 Watt) atau arusnya 1,7 Ampere sedangkan AC 0,5 HP inverter arusnya 0,9 Ampere (0,9 x 220 = 198 Watt) pengukuran kami lakukan pada kabel listrik bukan pada kabel kompresor karena arus pada kabel listrik berbeda dengan pada kabel kompresor. Kasus yang sering terjadi adalah ketika kompresor mati-hidup dalam rentang waktu tertentu misal 3 menit, mencari letak masalahnya sangatlah menyita waktu banyak variabel yang harus di cek mulai dari sensor suhu, sensor listrik, power suplai, tegangan 300Vdc, komunikasi data, IPM dan kompresor. Kalau untuk teknisi service center semua itu tidak menjadi masalah, ini adalah masalah kita😆😆😆. Cara paling gampang adalah dengan plug and play selama ada komponen cadangan/pengganti. Bila tidak ada cadangan maka kita benar-benar harus kerja keras.


C. Komunikasi Data

Komunikasi data menggunakan sistem dua arah menggunakan 2 buah photocoupler (PC) dimana micom indoor selain memberikan perintah ke micom outdoor ia juga menerima informasi yang dikirimkan oleh micom outdoor mengenai keadaan unit outdoor. Apabila ada masalah pada unit indoor maupun outdoor maka micom indoor akan mengeluarkan sinyal error. Kami belum bisa menyertakan data mengenai kode error pada unit ini yang ditandai dengan kode kedip dan kami tidak sempat menguji satu per satu bila sensor ataupun tranduser kami nonaktifkan (dilepas) karena terbatasnya waktu. Cara mengetahui kode error biasanya memakai remot aslinya ketika muncul EE:EE di remot kontrol kemudian tekas "energy save" + "zone control" secara bersamaan. Tabel kode error bisa dibuka di situs pabriknya atau situs lain.

Banyak teman yang menanyakan bagaimana menguji kerja kompresor inverter tanpa menggunakan modul inverter, sampai saat ini kami belum melakukan pengujian tentang hal ini meskipun sudah ada beberapa bahasan mengenai hal ini di beberapa situs internet. Salah satu cara yang paling mudah adalah menggunakan  alat VFD yang outputnya 3 fasa 220V. Harga alat ini yang paling murah kisaran 2 juta IDR. Sebenarnya kita bisa buat sendiri alat ini namun komponen-komponen sulit didapatkan di pasaran.

Saya (penulis) dulu berharap meninggalkan perbaikan televisi karena semakin rumit dan sparepart-nya semakin sulit tetapi ternyata sekian tahun di modul kontrol dirasa tidak jauh beda dengan televisi sama-sama beratnya. Selama harga modul kontrol di service center masih mahal atau modul kontrol sudah discontinu (tidak diproduksi lagi) "teknisi jalanan" masih akan tetap eksis.

Demikian bahasan kami kali ini, maaf bila ada hal yang kurang tepat baik tulisan maupun materi bahasan karena kamipun baru belajar juga dan semoga ada manfaatnya.

Untuk bahasan berikutnya adalah AC LG inverter datanya sedang dikumpulkan dan semoga kami diberi kemampuan untuk membahasnya.



Share:

MODUL OUTDOOR AC SHARP INVERTER

Salam sejahtera Sobat semua yang budiman. Sesulit apapun keadaan saat ini kita harus tetap hadapi dan bersabar sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Semoga kita selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk melaksanakan aktifitas kita sehari-hari.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas sedikit mengenai modul ac inverter merek sharp, sebenarnya pernah kami bahas pada bahasan beberapa waktu lalu. Bahasan berikut hanya mengenai titik-titik poin saja atau bagian penting yang bisa kita ukur dengan mudah. Sebenarnya kami juga ingin mempelajari modul inverter merek lain tetapi keterbatasan tidak tersedianya modul specimen untuk pengamatan dan pengumpulan data.
Bila ada sebagian sobat yang bertanya tentang trobel pada merek tertentu kami tidak bisa memastikan dimana trobelnya, tiap merek sistemnya berbeda dan banyak yang harus dicek. Jadi kalau belum memahami elektronik janganlah utak-atik modul karena akibatnya bisa fatal, pahami elektronik dan pahami sistem kerjanya.
sharp inverter
Modul Outdoor AC Sharp
1. Komunikasi Data.

Untuk bagian ini pernah kami bahas beserta modul indoornya, Sobat bisa baca DISINI.
Komunikasi data antara indoor dan outdoor bersifat spesifik artinya firmware micom indoor harus pasangan pada firmware micom outdoor sehingga penggantian salah satu indoor atau outdoor harus satu tipe. Bagaimana kalo satu merek beda tipe? Hal ini yang belum pernah kami buktikan.

2. Sensor AC Detector

Ini sudah sering kami bahas di modul ac maupun mesin cuci. Yang fungsinya micom membaca tegangan listrik normal atau tidak.

3. Sensor Suhu

a. Thermis pipa
b. Thermis heat sink (plat pendingin)

4. Sensor Overload

Sensor ini seperti trafo pada umumnya jalur L melalui trafo ini, bila jalur 300Vdc ada kelebihan beban maka output trafo (skunder) akan ada tegangan kemudian diolah dan outputnya menuju micom sehingga terbaca oleh micom, bila besarnya output trafo melebihi batas bormal maka micom akan mengeluarkan sinyal error. Kami belum punya data besaran tegangan output yang sampai ke micom.

5. Power Supply Unit (PSU) dan IPM

Berawal jalur L (line) listrik melalui ptc bila power suplai normal maka micom mengaktifkan relai utama untuk bekerja sehingga jalur L melalui kontaktor relai dan ptc nonaktif. Setelah kontaktor relai kemudian terhubung lilitan induksi sebagai filter gelombang sinus. Bila ada jalur power suplai atau tegangan 300Vdc terjadi konslet maka ptc akan panas atau bahkan terbakar.

Yang akan kami bahas lebih lanjut adalah pada tegangan 300Vdc karena disini yang sering terjadi kerusakan. Pada gambar di atas kerusakan pada jalur ini karena dijadikan sarang atau tempat sidang paripurna koloni semut ada juga kasus jadi tempat kencan si cicak.

Jalur L dan N listrik menuju kaki tengah dioda bridge 1 dan 2, output dioda bridge 2 (minus dan plus) menuju elko utama 450uF/400V (paralel) kemudian menuju ic IPM. Output dioda bridge 1 menuju IGBT dengan kode RJP6065 (40 ampere 600Vdc). IGBT digunakan untuk mengontrol besaran ampere yang melalui 'pc sensor 300Vdc'. RJP6065 bisa diganti dengan igbt tipe lain yang ampere dan tegangan sama semisal G40N60 (40A, 600Vdc) atau G40N120 (40A, 1200Vdc) yang biasa digunakan pada las listrik.

Jadi bila tegangan 300Vdc di kaki elko utama tidak ada maka yang harus dicek adalah:
1. Jalur L dan N sampai ke kaki tengah dioda bridge
2. PTC dan fuse (kemungkinan putus)
3. Dioda bridge 1 dan 2 (kemungkinan short (close) atau putus (open))
4. IGBT (kemungkinan short)
5. Elko utama (kemungkinan short)
6. IC IPM (kemungkinan short)
7. IC PSU (kemungkinan short)

Hal yang agak susah adalah menentukan ic IPM normal atau tidak karena kalau main ganti harganya lumayan mahal, ini menurut budget kami semata 😆😆😆.
Paling mudah adalah mengukur short atau tidaknya, putus/potong jalur plus 300Vdc yang menuju kaki IPM kemudian ukur short atau tidak terhadap jalur minus, berikutnya ukut kaki output IPM (UVW/RSC) short atau tidak dengan jalur plus atau minus. Data IPM bisa kita download di internet sehingga kita paham kegunaan dari masing-masing kaki (pin) ic IPM beserta karakter lainnya semisal tegangan dan arus maksimal dan tegangan catu dayanya (Vcc). Penggantian IPM dengan tipe yang berbeda bisa dilakukan dengan catatan bahwa karakter pin-nya sama dan ampere-nya sama atau lebih besar sedikit. berikut kami sertakan contoh IPM produksi mitsubishi.
Tabel Contoh IPM
Tegangan output psu adalah 5V (untuk micom), 12V (untuk relai) dan 19V yang diturunkan ke 15V melalui ic regulator 7815 (untuk IPM).

Demikian sedikit data yang kami kumpulkan untuk modul outdoor ac sharp, kemungkinan untuk modul terbaru ada perbedaan. Dari beberapa merek modul ac inverter yang kami amati memang sistemnya berbeda. Belum banyak data yang kami himpun dari masing-masing merek karena masih jarang modul ac inverter yang kami temui. Apa yang kami bahas di atas semoga bermanfaat dan bila ada hal yang salah atau kurang tepat kami minta maaf.


Share:

MODUL INVERTER, GAMBARAN UMUM

MODUL INVERTER AC, KULKAS, MESIN CUCI

Bagaimana kabar Sobat-sobat saat ini? Semoga selalu diberi kesahatan dan kelapangan.
Tujuan kami menulis bahasan ini bukan sebagai data yang valid karena data yang kami miliki sangatlah minimal bahkan ada yang sebagai dugaan saja. Kami berharap pada sobat-sobat yang mempunyai data mengenai inverter bisa berbagi kepada kami. Inverter bagi kami adalah tantangan saat ini dan yang akan datang dalam dunia modul kontrol. Kadang kami berhayal bahwa pihak produsen mungkin mentertawakan saja, dimana produk yang sekali pakai masih saja diperbaiki. Pandangan kami sampai saat ini adalah bahwa produk inverter adalah monopoli pihak produsen karena produsen yang mempunyai suku cadangnya. Teknisi jalanan seperti kami hanya mampu memperbaiki pada bagian-bagian yang suku cadangnya mudah diperoleh di pasaran.  Produk yang hanya sekali pakai saja masih ingin diperbaiki, bagi sebagian orang mungkin buang-buang waktu saja 😊😊😊.

Kami punya beberapa pengalaman memperbaiki modul inverter, dari hal itu hitungan biaya sangatlah penting disampaikan kepada pelanggan yaitu kalau diperbaiki biaya berapa kalau beli baru di service center (SC) biaya berapa karena bagian inverter yang paling mahal adalah IC IPM (Intelligent Power Module / Inverter Power Module) yang terkadang tidak ada di pasaran. Saat itu modul yang kami perbaiki kisaran harga di SC adalah 2 juta rupiah sementara kalau diperbaiki kisaran 750k rupiah. Resiko "rugi" teknisi elektronik lebih besar dibandingkan dengan teknisi teknikal misalnya sudah membeli IC IPM seharga 300k rupiah tiba-tiba pelanggan membatalkan kesepakatan perbaikan, mau dikemanakan IC IPM-nya karena biasanya tiap modul inverter memakai IPM yang berbeda, sedangkan pada sisi teknikal suku cadang bisa diaplikasikan ke unit yang berbeda.

Setiap produsen mengeluarkan produk yang berbeda meski tidak 100% berbeda, demikian juga IC IPM yang dipakai di dalam modul inverter juga kadang berbeda, IC IPM yang digunakan sesuai dengan besarnya beban daya pada kompresor atau motor. Hal inilah yang menyebabkan kami belum berani men-stok IC IPM karena variannya banyak dan harganya lumayan mahal. Bisakah IC IPM dimodifikasi dengan tipe lain sehingga kita hanya men-stok beberapa saja, sebagaimana pada ic power suplai watt rendah kami hanya men-stok beberapa macam ic saja karena bisa dimodifikasi. Pada IC IPM patokannya adalah arusnya (Ampere), untuk pengujian modifikasi kami terbentur pada terbatasnya modul inverter dan IC IPM.

1. Modul Inverter AC

Sistem kerja modul inverter ac pada berbagai merek sebenarnya sama saja letak perbedaan pada sparepart yang dipakai dan tata letaknya (lay out). Bila dilihat dari sistem transmisi data ada dua jenis yaitu komunikasi data satu arah dan komunikasi data dua arah.
Kami baru satu kali menemui modul yang memakai komunikasi data satu arah yaitu pada ac samsung dimana jalur komunikasi data hanya sebagai pemberi perintah ke bagian modul outdoor jadi apapun yang terjadi pada bagian outdoor modul indoor tidak mendeteksi. Modul yang memakai komunikasi data dua arah sangat banyak digunakan, modul yang pernah kami temui adalah LG, Panasonic, Toshiba, Sharp, Daikin dan lain-lain. Pada modul yang memakai komunikasi data dua arah, modul outdoor dan indoor saling memberikan informasi sehingga error yang terjadi akan ditampilkan di layar displai, led displai atau sinyal ke remot kontrol.

Hal penting lainnya adalah data mengenai resistensi (tahanan) thermistor, Sobat-sobat bisa mengumpulkan data ini dalam suatu catatan baik di buku maupun di file elektronik dari tiap merek dan tipenya. Data thermis yang kami miliki sangatlah terbatas. Data thermis sangat membantu bila thermis aslinya dalam kondisi konslet (short) ataupun dalam kondisi putus (open).

Sistem inverter juga digunakan pada jaringan ac skala besar misal pada industri dan bangunan yang memiliki banyak ruangan, dimana 1 unit outdoor digunakan untuk mendinginkan atau memanaskan banyak ruangan dengan unit indoornya masing-masing, teknologi ini dikenal dengan VRF atau VRV (VRF = Variable Refrigerant Flow, VRV = Variable Refrigerant Volume) tentang hal ini Sobat-sobat bisa searching di internet terutama yang dalam bahasa inggris. Kecepatan kerja kompresor bisa diatur sesuai kebutuhan. Kalau dihitung dari kebutuhan daya listrik sistem inverter lebih hemat daripada sistem konvensional tetapi kalau dihitung dari biaya perbaikan akan lebih mahal, benarkah demikian? Sobat-sobat bisa mengumpulkan data dan menghitungnya sendiri.
Sampai saat ini kami belum pernah menemui ac yang memakai sistem pendinginan dan pemanasan ruangan sekaligus, sistem ini banyak dijumpai di negeri yang mempunyai 4 musim ataupun di daerah kutub atau dataran tinggi.

Beberapa variabel dalam modul inverter menurut analisa kami meski tidak 100% identik adalah sebagai berikut:
Gb.1. Bagian Indoor
Gb.2. Bagian Outdoor
IC IPM hanya digunakan untuk catu daya mesin listrik dengan daya kecil sedangkan untuk mesin listrik dengan daya besar maka yang digunakan adalah commuter circuit atau commuter module. Pernah kami jumpai pada ac toshiba sistem penggerak kompresor tidak memakai IPM tetapi memakai rangkaian FET/IGBT seperti pada commuter modul.

2. Modul Inverter Mesin Cuci

Pada mesin cuci inverter catu daya juga sama dengan pada ac inverter. Perbedaan hanya pada putaran beban, pada mesin cuci putaran motor adalah arah kanan dan kiri. Sampai saat ini kami belum paham sistem kerja driver putaran kanan-kiri ini hanya terdengar suara relai saja, kami belum meneliti sampai detail baik di fisik jalur modul atau skemanya.
Tipe motor yang digunakan yang biasa disebut direct drive motor menurut bentuknya ada dua macam yaitu motor piringan (beltless) dan motor belt. Motor piringan letaknya menempel pada tabung drum bagian belakang, terdiri dari 12 magnet permanen dan jalur U-V-W masing-masing mempunyai 12 lilitan yang dihubungkan secara Star, banyak lilitan keseluruhan adalah 12x3=36. Motor piringan digunakan pada LG, Daewoo dan sebagian Samsung.
Motor belt juga memakai magnet permanen namun kami kehilangan data berapa banyak lilitan dan model sambungannya pakai Delta ataukah Star. Jenis ini dipakai pada Samsung. Sensor kecepatan motor pda LG memakai De Effecto Hall  dua buah sedangkan pada samsung sesnsor kecapatan menggunakan sinyal dari output seperti pada modul ac inverter atau kulkas inverter.

Pada mesin cuci micom displai dan micom inverter ada yang terpisah dan ada pula yang menjadi satu sistem. Contoh yang terpisah adalah pada Samsung dimana bagian displai tidak terhubung dengan listrik tegangan tinggi dan power suplainya pun terpisah, komunikasi antar modul menggunakan Rx (receiver) dan Tx (transfer). Sudah ada beberapa bahasan mengenai mesin cuci inverter di blog ini, bila dibutuhkan silakan buka di label "mesin cuci".

3. Modul Inverter Kulkas

Pada kulkas biasanya menggunakan tipe IC IPM dengan amper rendah karena kompresor menggunakan daya yang rendah kecuali kulkas dengan kapasitas ruang besar.
Modul ada yang terdiri dari dua blok misal pada merek Samsung dan ada yang hanya satu blok misal pada LG.
Gb.3. Modul Kulkas Samsung
==============
Kesulitan dalam menentukan letak kerusakan pada modul inverter adalah masalah yang umum apalagi secara fisik tidak ada tanda-tanda. Ada tiga hal yang sulit ditentukan adalah pada IC IPM, driver sinyal IPM dan pada software. Bila masalah karena kompresor maka masih bisa dideteksi dengan inverter analizer kita bisa membuatnya sendiri memakai lampu led atau memakai bolam pijar, namun pengujian dengan cara ini hasilnya tergantung sistem modul ada yang output UVW selalu kerja misal pada ac toshiba yang tidak menggunakan IPM tetapi menggunakan sistem FET (commuter) dan adapula outputnya hanya beberapa detik kerja (menggunakan IPM) karena bila arus beban terlalu rendah atau terlalu tinggi (diluar spesifikasi IPM) atau beban bukan lilitan maka akan terjadi protek.
Gb.4. Inverter Analizer Star dan Delta
Sobat-sobat bisa modifikasi sendiri mengenai inverter analizer tersebut, kami membuat sesederhana mungkin yang penting bisa berfungsi, rangkaian bisa dibuat dengan sistem Delta maupun Star. Pada gambar 3 di atas susunan led adalah Star dan pada bolam pijar adalah Delta.
Untuk mengukur lilitan beban (motor ataupun kompresor) masih normal atau tidak, bisakah kita menggunkan tester LOPT (Line OutPut Transformer) atau yang biasa disebut FBT (FlyBack Transformer) untuk mengukurnya? Teman-teman yang pernah berkecimpung di dunia televisi CRT (tabung) biasanya tidak asing dengan istilah tersebut atau sudah memiliki alat tersebut. Sampai saat  ini kami belum mencoba mengetes motor ataupun kompresor menggunakan tester FBT, semoga beberapa waktu ke depan alatnya sudah jadi, alat yang lama tidak diketahui rimbanya.
Gb.5. Motor brushless (inverter) Samsung
Pada gambar 5 diatas tampak gambar dinamo mesin cuci samsung inverter (brushless), kami menggunakan dinamo motor tersebut sebagai alat uji output modul inverter baik untuk mesin cuci maupun untuk kompresor karena dinamo tersebut mudah dibawa kemana-mana.

Catatan:
Bahasan-bahasan yang kami tulis di blog kami adalah murni pengalaman pribadi dan kami tujukan untuk bahan awal bagi Sobat-sobat teknisi yang sudah menguasai elektronika dasar. Hal ini kami sampaikan karena ada beberapa pihak yang meniru cara kami justru kerusakan semakin parah katanya dan ada beberapa pihak yang keberatan dengan tulisan-tulisan kami. Kami yakin masih banyak sobat yang membutuhkan tulisan-tulisan kami dan hanya ilmu meski sedikit yang bisa kami berikan untuk Sobat-sobat yang dekat maupun yang jauh disana.

Demikian bahasan kami pada kesempatan kali ini, maaf bila bahasan kurang detail dan semoga bermanfaat. Harapan kami ada Sobat yang bisa bahasa pemrograman sehingga kita bisa membuat sendiri chip modul kontrol sebagai pengganti micom, saya (penulis) lebih banyak di teori material (ilmu bahan) dan belum menguasai pemrograman chip kontrol.


Share:

ERROR F1, F2, E1, E3, E4 PADA AC AUX

AC AUX ERROR F1, F2, E1, E3 DAN E4

Salam sejahtera bagi Sobat-sobat teknisi dan pembaca yang budiman.
Sudah hampir satu bulan tidak menulis postingan karena kesibukan di kantor sebelah yang sangat menyita waktu.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas sedikit mengenai ac AUX 5PK floor standing yang baru-baru ini datang ke bengkel minta dipijit-pijit biar normal lagi. Sebenarnya errornya hanya E4 namun sekalian kami bahas mengenai beberapa error lainnya meskipun tidak semuanya karena di situs pabriknya masih ada error lainnya dan error yang kami bahas tidak berkenaan dengan proses pendinginan yang berlangsung biasanya kami menyebutnya sebagai "error awal" dimana sistem belum bekerja. Pada saat muncul error maka unit ac tidak akan bekerja.
Gb.1. Modul AC AUX 5 HP
1. Error F1

Error ini berhubungan dengan jalur N listrik pada kontaktor unit outdoor, digunakan untuk menyensor relai kontaktor listrik 3 phase. Bila kabel ini putus atau tidak dipasang maka akan muncul F1 meskipun demikian masih bisa diakali dengan menjumper jalurnya ke N listrik secara langsung.

Pada gambar 1, kalau kita perhatikan ada soket 1 kabel pada bagian yang biasanya kami sebut sebagai sensor listrik atau sensor common atau ac detector. Untuk mengatasi error F1 kita bisa jumper soket 1 kabel tersebit ke jalur N listrik . Namun demikian error F1 bisa juga disebabkan ada masalah pada bagian tersebut yang terdiri dari dioda, resistor, kapasitor dan photocoupler serta jalur yang menuju micom.

2. Error F2

Error ini berhubungan dengan thermistor sensor dinamo fan indoor yang hubung singkat atau short. Ukuran thermisnya kisaran 3,5 kohm sampai 4,5 kohm. Sistem kerjanya menyensor kondisi panas pada motor fan indoor, bila motor sangat panas maka resistensi thermis akan mengecil atau mendekati 0 (nol) maka ic program (micom = micro computer , micon = micro control) akan mengeluarkan sinyal error F1 pada display.

3. Error E1

Error ini berhubungan dengan thermistor pipa evaporator dimana pada kondisi terbuka (open) atau tidak terpasang (loss contact). Ukuran thermisnya kisaran 4 kohm. Kami belum mencoba bila thermis ini pada kondisi short (hubung singkat/konslet) akan muncul error apa.

4. Error E3

Error ini berhubungan dengan thermistor ruang dimana pada kondisi terbuka (open) atau tidak terpasang (loss contact). Ukuran thermisnya kisaran 4 kohm. Kami belum mencoba bila thermis ini pada kondisi short (hubung singkat/konslet) akan muncul error apa.

5. Error E4

Error ini berhubungan dengan thermistor motor fan indoor dimana pada kondisi terbuka (open) atau tidak terpasang (loss contact). Jadi bila thermis pada kondisi open akan muncul error E4 dan pada kondisi short akan muncul error F2.

Gb.2. Gambar displai dan tombol sentuh
Hanya 5 error itu yang kami dapatkan. Pada modul ini kontrol kecepatan motor fan indoor menggunakan relai. Sementara bagian displai (gambar 2) menggunakan angka digital dan tombol model sentuh. Kami belum sempat menganalisa lebih jauh pada bagian displai ini karena terbatasnya waktu kami hanya memperhatikan jalurnya saja, ada 1 ic kontrol displai, 2 ic array dan banyak transistor smd.

Gb.3. Bagian Micom
Gambar 3, ada empat bagian yang sengaja kami tambahkan yaitu micom, reset, xtal dan memori. Kami tidak sempat mencatat kode micom dan xtal. Xtal berfungsi sebagai pengatur frekuensi kerja micom bila rusak maka micom tidak akan bekerja, jenis xtal kaki 3 warna biru bisa diganti dengan xtal kaki 2 warna mengkilap logam dengan ukuran yang sama misal 4 Mhz, 8 Mhz dan lain sebagainya.

Bagian reset bila bermasalah maka ic micom pun tidak akan bekerja, besaran tegangan pin reset ic micom biasanya kisaran 3V samapai 4,5V tergantung sistem micomnya. IC memori yang digunakan adalah 24C02, "dugaan" kami memori ini berfungsi hanya sebagai penyimpan setingan selama unit bekerja misal menyimpan setingan timer off bukan sebagai penyimpan software. Bila aliran listrik putus maka program akan kembali reset ke default setingan pabrik. IC memori bisa diganti dengan ic kosongan yang banyak dijual di pasaran.

Demikian bahasan kami kali ini, maaf bila ada yang kurang tepat dan semoga bisa bermanfaat. Bila ada yang ingin ditanyakan silakan tinggalkan pertanyaaan di kolom komentar atau lewat chat WA.


Share:

ERROR EC, E5, E6, F4, LED TIMER, LED POUSE PADA AC MIDEA DAN CHANGHONG

TIGA JENIS KODE ERROR AC MIDEA DAN AC CHANGHONG

Pada kesempatan kali ini kami akan sedikit membahas mengenai ac midea dan ac changhong, kerusakan sama tetapi kode error berbeda. Kami hanya membahas mengenai kode error yang terjadi pada awal ac dihidupkan karena kami belum mempunyai data mengenai error yang terjadi pada proses pendinginan karena tim kami di medan tempur belum mempunyai data. Hal penting dalam hal error adalah kapan hal itu terjadi dan menjadi keharusan bahwa unit harus dimatikan total alias tidak ada koneksi ke listrik dalam waktu minimal 5 menit. Setelah dikoneksikan ke listrik lagi baru melakukan pengamatan bila error di awal maka tidak ada hubungannya dengan tekanan freon kecuali ac kapasitas besar yang mempunyai sensor tekanan freon.
modul ac midea
Gb.1. Modul AC Midea
Dilihat dari sisi modulnya, kedua ac ini sebenarnya cukup mudah dalam pengerjaannya karena mudah pelacakannya dan mudah penggantian komponennya. Kelemahannya pada elko-elko. AC changhong yang kami bahas ini menggunakan power suplai ac matic dengan ic Viper-22A kalau yang ac midea menggunakan power suplai trafo konvensional. Pada ac midea bila power suplai lemah biasanya displai menunjukkan angka 88.
Gb.2. Modul AC Changhong
Hal yang kami bahas berikut ini hanya mengenai error awal "on" yaitu mengenai error thermis dan motor fan indoor.

1. Error EC= E3 dan F4

EC = E3 = Error Circle (midea).
F4 = Error Fungsi 4 (changhong)

Error ini menandakan bahwa micom membaca motor fan indoor tidak berputar, kerusakan yang terjadi ada 2 kemungkinan yaitu pertama pada motor fan baik kumparan dan atau sensor hall serta jalurnya di modul, kedua pada driver motor dan atau pada sensor listrik (ac detect). Mengenai hal-hal ini sudah kami bahas pada bahasan-bahasan yang lalu, silakan baca-baca di label AC di blog ini.

2. Error E5 dan Led Pouse kedip-kedip

E5 (midea), Led pouse kedip (changhong).
Ini menandakan bahwa thermistor room (ruangan) tidak terdeteksi oleh micom, thermis rusak atau jalur di modul rusak. Pada changhong bila error ini terjadi maka motor fan indoor tidak berputar, pada midea kami belum ada data. Ukuran thermistor changhong 9k5 (9,5 kiloohm).

3. Error E6 dan Led timer kedip-kedip

E6 (midea), Led timer kedip-kedip (changhong).
Ini menandakan thermistor pipa tidak terdeteksi oleh micom, thermis rusak atau jalur di modul rusak. Pada changhong meski error motor fan indoor tetap berputar, pada midea belum ada data. Ukuran thermis changhong 9k5.

Pertama-tama yang harus dipastikan bila ada error adalah tegangan 5V harus normal dan stabil. Bagi sobat-sobat yang ada di lapangan tempur harus bisa mengukur tegangan-tegangan di modul kontrol, lakukan dengan hati-hati kalau belum paham sama sekali harus belajar terus jangan segan tanya kepada yang lebih paham. Bagi Sobat-sobat yang sudah mahir berikanlah ilmu dan pengalaman kepada siapapun yang membutuhkan.

Hanya tiga jenis error tersebut di atas yang dapat kami bahas, mengenai error setelah unit bekerja kisaran 30 misalnya, kami belum punya data namun kita bisa menganalisanya melalui beberapa kemungkinan yaitu:
1. Listrik dan atau power suplai modul tidak stabil
2. Laju pendinginan tidak terpenuhi atau proses pendinginan lama.
3. Thermis bekerja sudah tidak akurat

Mengukur ukuran resistensi (tahanan) thermis harus pada saat yang sama atau pada suhu ruang yang sama. Kami pernah melakukan pengukuran thermis pada siang hari saat terik matahari terukur 6k5 (6,5 kiloohm) namun ketika kami ukur saat malam hari terukur 9k5 (9,5 kiloohm).

Mengenai laju pendinginan yang berperan sangat penting adalah kompresor (yang biasa disebut "heart of system" jantungnya sistem), jenis refrigeran, pemipaan dan lingkungan. Kalau kita analisa dari sisi teknis di lapangan hal-hal tersebut bisa dibilang sederhana karena sudah ada petunjuk pemasangan atau service manual dari produsen ataupun berdasarkan pengalaman kita di lapangan. Namun bila kita analisa dari sisi desain bagi saya sangatlah rumit, dimana ketika sekolah kurang belajarnya, kemampuan berpikir yang hanya pas-pasan atau ada teman yang bilang "dulu tidak bisa sekarang lupa". Pelajarannya adalah thermodinamika teknik, konversi energi, perpindahan panas dan lain-lain, masing-masing melibatkan perhitungan yang rumit. Di bidang desain kondisi lingkungan juga sangat diperhitungan misalnya luas ruangan, bahan dinding, banyaknya sinar matahari, adanya sumber panas di dalam ruangan dan lain-lain.

Fluida (zat alir) mempunyai sifat yang istimewa pada suatu saat bisa menjadi gas, cair ataupun padat tergantung pada kondisi sistem. Pada kondisi sistem apapun tetap diperlukan energi dari luar, dari hal ini mungkinkah sistem dunia ini tercipta dengan sendirinya? Mungkinkah "ketiadaan" menciptakan "keadaan"? Sebagai orang yang beragama kita bisa menganalisanya dengan mudah.

Demikian bahasan kami kali ini, maaf bila ada hal-hal yang salah atau kurang tepat dan semoga bisa bermanfaat. 




Share:

AC SAMSUNG MOTOR INDOOR TIDAK BERPUTAR

DINAMO FAN INDOOR AC SAMSUNG TIDAK BERPUTAR

Kembali ke modul ac lagi, bertahun-tahun baru kali ini mengalami ac samsung dinamo fan indoor tidak bisa kerja atau berputar pada modul yang double side (atas-bawah) dan sebagian besar komponen smd. Sistem sama dengan modul lainnya tetapi kualitas komponennya mungkin yang berbeda.

Percobaan awal pada motor atau dinamo dengan cara dilangsungkan ke listrik, hasilnya motor bisa berputar dengan normal. Berikutnya pada SSR (solid state relay) 4 kaki, kotak-pipih, dimana SSR tipe ini driver penggerak motornya sudah dikemas di dalam paket SSR. Kaki 1 dan 2 adalah input-output listrik, kaki 3 adalah Vcc (di modul ini plus 12V) dan kaki 4 adalah fungsi negatif (input kontrol kecepatan motor).
Pengujian SSR jenis ini adalah dengan menghubungkan kaki nomor 4 ke ground, amannya pakai resistor 5 ohm atau 10 ohm. Hasil yang kami peroleh ternyata SSR rusak. Mungkin di pasaran masih jarang yang menjual SSR jenis ini, bisa juga cari di tempat barang bekas. Kalau di pasaran online bisa dipastikan ada, lebih murah lagi di online negeri "tirai bambu".
Modul Samsung Double Side
Setelah penggantian SSR motor fan masih tidak mau jalan, sampai disini ada dua kemungkinan, yaitu sinyal dari micom (pin 35) bermasalah atau sensor listrik (ac detect) yang bermasalah. Sinyal dari micom berupa tegangan positif kemudian menuju transistor NPN smd, kaki kiri adalah basis (sinyal positif dari micom) kaki tengah atas adalah kolektor (terhubung ke kaki negatif SSR kaki nomor 4) dan kaki kanan adalah emitor (terhubung ke ground). Cara analisanya bila kaki basis ada tegangan seharusnya kaki SSR nomor 4 tegangan yang terukur harus dibawah 12V, bila motor kecepatan penuh (full speed) maka tegangan kaki nomor 4 mendekati jauh dibawah 12V bisa juga mendekati 0 (nol). Dari hal ini kami menyimpulkan transistor rusak karena kaki basisnya ada tegangan tetapi kaki kolektor tetap 12V. Penggantian transistor ini bisa diganti transistor biasa misal C945 atau C1815 namun pemasangannya lumayan sulit, kami biasa stok untuk smd adalah S8050 dan S8550, bagi sobat-sobat yang pernah oprek modul dvd pasti kenal dengan transistor ini meski ada bedanya yaitu yang tipe biasa (TO-92) basisnya di tengah, yang smd basis di kiri, modul las inverter juga ada yang menggunakan tipe smd jenis ini. Setelah penggantian transistor, motor fan berputar dengan normal.

Sampai disini kasus selesai dan ditutup 😅😅.

Pertanyaan berikutnya, bila sinyal dari micom tidak keluar. Hal ini sudah pernah kami bahas pada bahasan yang telah lalu pada modul yang berbeda. Micom tidak mengeluarkan sinyal gerak motor disebabkan micom rusak, software korup dan sensor listrik (ac detect) bermasalah. Untuk kerusakan micom dan software sudah saatnya bagi kami untuk mengibarkan bendera putih, "menyerah".
Sensor listrik pada modul ini diatur oleh resistor smd dan optocoupler, masalahnya optocoupler atau photocoupler (pc) yang digunakan adalah tipe bidirectional artinya tegangan input (kaki 1 dan 2) adalah tegangan ac (arus bolak-balik), optocoupler jenis ini juga masih jarang di pasaran, kodenya PC814 sama dengan yang digunakan pada sensor putaran motor dinamo pada modul mesin cuci samsung. Bisakah PC814 diganti dengan PC817, di modul mesin kami pernah mencobanya dan berhasil, namun pernah kami mencoba pada modul front loading tidak berhasil, entah kalau pada modul ac ini karena seandainya rusak kami punya stok PC814.

Tegangan terukur pada optocoupler kaki 1 terhadap kaki 2 adalah 1 VAC  pada kaki 3 adalah 0 (groud) dan pada kaki 4 adalah kisaran 1-2 VDC. Kalau optocoupler atau resistor jalur listrik rusak maka kaki nomor 4 tegangannya mendekati 5VDC. Perlu diingat, ada modul lain yang menggunakan sistem berbeda yaitu kaki nomor 3 adalah 5V tentunya cara kerjanya akan berbeda. Sinyal output optocoupler akan diolah lagi oleh transistor, masuk ke kaki basis, pada titik ini mungkin setiap modul akan berbeda ada yang menggunakan sistem low atau high tergantung sistem micomnya. Low bila kaki emitor adalah ground dan high bila kaki emitor adalah 5V. Kaki kolektor biasanya output ke micom. Sensor listrik atau ac detect yang kami bahas ini adalah secara umum yang digunakan tetapi ada beberapa modul baik ac maupun mesin cuci yang menggunakan sistem berbeda, bila ada kesempatan akan kami bahas lain kali.

Hal penting: sebelum melangkah pengecekan lebih jauh hendaknya tegangan kerja modul harus benar-benar normal dan stabil. Umumnya tegangan 12V dan 5V. Sering kami temui pada modul ac Midea atau Changhong meski modul hidup dengan normal tetapi bagian outdoor tidak kerja ini disebabkan oleh tegangan yang harusnya 12V hanya ada 6V sehingga tidak mampu mensuplai relai sehingga relai tidak kerja. Tegangan 5V micom masih normal karena suplainya dari 6V diregulasi dengan 7805 dan itu masih mampu menyuplai micom.

Cukup sekian dulu bahasan kali ini, maaf bila ada hal-hal yang kurang tepat dan semoga bermanfaat. Bila ada pertanyaan silakan di kolom komentar atau lewat chat WA.

Share:

AC POLYTRON INVERTER OUTDOOR TIDAK KERJA

AC POLYTRON INVERTER OUTDOOR TIDAK KERJA

Bagaimana kabar Sobat semua? Semoga sehat selalu. Terasa lama tidak update tulisan, waktu menulisnya saat ini masih terbatas.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas sedikit mengenai ac inverter merek Polytron sebenarnya sekedar info saja karena kami belum memiliki data yang memadai mengenai ac jenis ini. Kerusakannya adalah unit outdoor tidak kerja. Baru kali ini ada ac inverter jenis ini yang singgah di workshop kami. Menurut pengamatan kami tipe ini menggunakan komunikasi data dua arah seperti pada ac sharp inverter, berbeda dengan ac samsung inverter yang pernah kami bahas beberapa waktu lalu yang jalur datanya hanya satu arah.

Catatan sensor yang digunakan adalah sebagai berikut:
1. Termis pipa indoor
2. Termis ruang indoor
3. Termis ruang outdoor = kisaran 4 kohm
4. Termis pipa kondensor = kisaran 4 kohm
5. Termis pipa discharge = kisaran 50 kohm
6. Termostat kompresor, bila over heat akan terbuka

Motor fan baik fan indoor maupun fan outdoor keduanya memakai tegangan listrik ac. Fan outdor selalu full speed, kontrol on-off memakai relai. Yang jadi perhatian adalah dioda bridge untuk tegangan 300vdc memakai ic seperti ic ipm, kami tidak sempat membongkar bagian ini sehingga kami belum punya datanya. Semua bahasan dibawah ini hanya mengenai bagian outdoor.

Setelah pengecekan dan pengukuran lebih lanjut, ternyata masalah awal pada power suplai, tegangan output hanya keluar 2V saja pada tegangan yang seharusnya 12V. IC power suplai menggunakan Viper22A, penggantian semua komponen bagian power suplai tidak membuahkan hasil, kesimpulan kami kerusakan pada trafo switching. Pengalaman kami di medan tempur, merek satu ini kelemahan pada trafo switching terutama pada mesin cuci top loading. Sebenarnya bisa diperbaiki dengan melilit ulang trafo namun bila waktu tidak mencukupi maka kita bisa pakai alternatif lain yaitu menggunakan trafo konvensional.
modul inverter
Gb.1. Modul outdoor polytron
Sebelum penggantian trafo kita harus tahu pasti tegangan yang dibutuhkan modul. Pada ac ini tegangan yang dibutuhkan ada dua dan terpisah, maksudnya tegangan 0V atau groundnya terpisah serta terpisah dengan ground primer power suplai (-300VDC) yaitu:
  1. Tegangan 12V untuk relai fan outdoor dan 5V untuk micom outdoor yang diambil dari 12V melalui ic 7805.
  2. Tegangan 15V untuk ic IPM dan 5V untuk ic kontrol IPM yang diambil dari 15V melalui ic 7805.
Dari data tersebut maka kita butuh 2 buah trafo konvensional (trafo biasa) meskipun sebenarnya bisa memakai 1 buah trafo yaitu dengan membelah jalur lilitan trafo pada CT-nya (center tap) tetapi bagi kami cara ini ada resikonya bila trafo terbakar lilitannya maka bagian micom dan bagian driver ipm akan menyatu (konslet) dan akibatnya kami belum tahu pasti bila hal ini terjadi maka cara paling aman adalah memakai 2 buah trafo. Kita bisa memakai trafo ukuran 1A CT dengan tegangan output 12V sampai 24V menggunakan 2 buah dioda dan ct sebagai 0V (ground) atau dengan 4 dioda (bridge) dan ct tidak dipakai. Kita juga bisa memakai trafo 1A 0 (nol) dengan tegangan output sampai 18V menggunakan 4 buah dioda (bridge). Kami tidak akan membahas membuat adaptor di bahasan ini karena sudah banyak artikel mengenai cara membuat adaptor di internet.
  1. Tegangan 12V dan 5V. Tegangan out adaptor harus minimal 15VDC kemudian diturunkan dengan 7812 dan 7805 agar output stabil, 7805 sudah ada di modul.
  2. Tegangan 15V dan 5V. Tegangan out adaptor minimal 18V, langsung bisa dihubungkan ke modul karena di modul sudah ada 7815 dan 7805.
Gb.2. Adaptor
Penggunaan tegangan output trafo lebih besar dari tegangan yang dibutuhkan adalah untuk penstabilan tegangan output regulator, ini dimaksudkan bila tegangan listrik naik-turun maka tegangan sebelum masuk regulator masih tetap lebih tinggi dari output regulator. Misalnya kita memakai regulator 7812 maka inputnya minimal 13V pada saat kondisi tegangan listrik minimal sehingga biasanya digunakan tegangan input 15 - 18V. Pelajaran yang kami peroleh sejak awal belajar bahwa hal paling aman adalah bahwa tegangan input ic regulator adalah Vo+1 sampai Vox2 dimana Vo adalah tegangan output tetapi itu pelajaran dahulu kala kalau masa kini semua orang bisa melihat datasheet setiap onderdil elektronik bila ada.

Untuk memudahkan pemasangan maka jalur listrik L-N maupun jalur output kita beri soket konektor sehingga saat pemasangan maupun melepas modul hanya tinggal tancap dan cabut. Penempatan trafo harus seaman dan sekuat mungkin. Setelah kami ganti power suplai menggunakan adaptor unit ac bisa bekerja dengan normal, jadi masalah hanya pada power suplai.

Demikian bahasan kami pada kesempatan kali ini, maaf bila ada hal yang salah, semoga bermanfaat dan bila ada hal-hal yang belum jelas bisa ditanyakan di kolom komentar atau chat WA nomor ada di judul blog, kami akan jawab sesuai kemampuan kami.


Share:

DAFTAR ENTRY

STAT

FRIENDSHIP

PUSAT BANTUAN

Butuh bantuan kami, klik KONTAK atau LOKASI di menu atas. "BENGKEL KAMI" Silakan kirim modul mainboard ke tempat kami

NEW COMMENTS