MENGATASI ERROR F4 DAN ERROR F1 #AC CHANGHONG

Jumpa lagi Sobat-sobat teknisi, Pembaca dan Tim yang kami banggakan semoga sehat selalu dan selalu diberi kemudahan oleh Allah SWT. Salam sejahtera untuk kita semua.

Sudah hampir dua minggu tidak menulis bahasan karena kesibukan meningkat tajam sampai tidak sempat duduk di depan layar laptop. Okey, kali ini kami akan membahas mengenai modul ac Changhong dan asumsi kami sama juga dengan ac merek china lainnya, error yang akan kita bahas adalah error F4 dan Error F1 yang muncul pada layar displai.

Berikut ini adalah gambar modulnya,
ac merek changhong
Gb.1. Modul AC Changhong
 Sensor utama yang dipakai adalah:
1. Thermis pipa (pendeteksi suhu di evaporator) ukuran kisaran 8 kiloohm (kΩ).
2. Thermis ruang (pendeteki suhu ruangan) ukuran kisaran 8 kiloohm (kΩ).
3. Sensor listrik.
4. Sensor motor.

#Thermistor

Pada modul ini bila thermis bermasalah short (konslet) atau putus maka di layar displai akan muncul kode F1. Pemasangannya satu kabel ke tegangan 5V dan satunya menuju micom, tegangan normalnya adalah kisaran 2,5V. Apabila thermis ini kita ukur pada suhu kamar (25 derajat celcius) maka ukurannya kisaran 8 kiloohm (kΩ) dan apabila terkena panas maka resistensi (hambatan)-nya akan mengecil dan sebaliknya bila terkena suhu dingin maka resistensinya akan membesar. Dari perubahan atau naik-turunnya suhu thermis inilah micom membaca kondisi operasi kerja. Jadi perubahan yang terjadi adalah suhu ⇒ resistensi ⇒ tegangan

#Sensor Listrik

Sensor listrik ini fungsinya untuk mengetahui tegangan/arus listrik ataupun frekuensi listriknya (50-60 Hz). Skema rangkaian sederhananya adalah sebagaii berikut ini,
skema sensor listrik
Gb. 2. Skema power suplai dan sensor listrik
Pada gambar 2 di atas, sengaja kami bedakan antara ground bagian primer dan skunder agar tidak ada kesalahan pada saat membaca skema dan kondisi realnya di pcb modul. Sebagai catatan pada kondisi normal:
  1. Tegangan Vcc viper 22A yaitu kaki nomor 4 adalah 18Vdc
  2. Tegangan pada kaki nomor 4 PC817 adalah 1,2Vdc, pada kaki nomor 3 adalah 0,6Vdc dan pada kaki nomor 1 adalah 1,2Vdc.
  3. Tegangan pada kaki kolektor transistor atau pada pin 23 micom adalah sebesar 0,2Vdc.
Pada kondisi bagian primer sensor listrik short (konslet) atau open (putus) dimana kaki pc817 nomor 1 dan 2 tidak kerja maka kami dapatkan ukuran sebagai berikut:
  1. Kaki pc817 nomor 4 tegangannya kisaran 4,3Vdc, kaki nomor 3 tegangannya adalah 0V (nol).
  2. Tegangan pada kaki kolektor atau pin 23 micom adalah 4,2V.
Pada saat kondisi bagian sensor listrik bermasalah maka micom akan mengeluarkan sinyal ke displai sehingga akan muncul kode F4. Kalau kita perhatikan sebelum muncul kode error F4 motor akan berputar kencang karena micom memaksa motor untuk berputar full speed untuk memastikan ada perubahan pada sinyal listrik namun bila tidak ada perubahan sinyal listrik maka micom akan memunculkan sinyal error F4.

#Sensor Motor
Gb.3. Motor Fan Indoor Changhong
Dari gambar 3 di atas, AC tipe ini memakai motor dengan 6 kabel, 3 kabel besar untuk lilitan motor yaitu 1 kabel jalur N (Red), 1 kabel jalur kapasitor yang terhubung ke N (White) dan 1 kabel lagi terhubung ke triac sebagai kontrol kecepatan (Purple) yang terhubung ke jalur Line (L)  bisa juga pemasangan kabel listriknya kita balik sesuai keterangan digambar, sengaja kami beri keterangan terbalik dimana Red kami arahkan ke Line listrik dan Purple kami arahkan ke jalur Neutral (N) listrik. Hasilnya akan sama saja tetapi secara teknis hal itu tidak dibenarkan karena pada kondisi mati (off) pada unit masih ada jalur L sehingga masih ada sengatan listrik.
Dan 3 kabel kecil untuk sensor motor yaitu ground (Black), Vcc 5V (Brown) dan Vout (White). Pada merek dan tipe lain ada yang menggunakan Vcc 12V.
Pada gambar di motor di atas, andaikan kita pasang kapasitor pada kabel white dan purple, apakah yang terjadi? Silakan di praktekkan sendiri dan amati hal yang terjadi.
jalur motor indoor
Gb.4. Skema sederhana driver motor fan indoor
Pada gambar 4 di atas kami buat skema sederhana jalur sinyal micom sampai ke outputnya menuju motor fan indoor. Perlu diingat bahwa setiap merek dan tipe kemungkinan mempunyai jalur yang berbeda, dan hal tersebut sudah pernah kami bahas pada bahasan-bahasan yang telah lalu.
Sebagai catatan, pada kondisi normal, tegangan pada kaki nomor 1 optotriac (misal xx3063) adalah 11V dan pada kaki nomor 3 adalah 10V, dan pada kaki ULN2003 nomor 2 dimana sebagai input sinyal dari micom tegangannya adalah 0,6V besaran tegangannya berubah sesuai perintah kecepatan motor yang kita inginkan dan perubahan tegangan sangatlah kecil sekali.

Sensor motor yang berupa sensor De Effecto Hall akan membaca putaran magnet cincin yang menempel pada as rotor, semakin cepat putaran motor maka Vout sensor motor tegangannya akan semakin kecil dan berlaku sebaliknya. Apabila karena suatu sebab adanya kerusakan pada jalur sensor motor maka micom akan memaksa motor untuk berputar pada full speed agar sinyal putaran terbaca namun bila sinyal putaran tidak terbaca maka micom akan memunculkan sinyal error F4 pada bagian displai.
Sebagai catatan, pada putaran lambat Vout terukur tegangan 2,1V dan pada putaran cepat terukur tegangan 2V.

Kiranya cukup sekian dulu bahasan yang kami sampaikan, maaf bila ada hal yang salah atau kurang tepat dan semoga menjadi manfaat bagi kita semua.



Share:

AC SAMSUNG LED DISPLAI KEDIP-KEDIP

Salam sejahtera untuk kita semua. Sobat-sobat, Pembaca dan Tim kami semoga kita selalu diberi kesehatan dan dapat beraktifitas dengan tersenyum, seberapapun hasilnya yang penting berkah.

Sudah agak lama rasanya tidak menulis tentang modul ac hingga baru kali ini kami akan membahas mengenai modul ac samsung dengan permasalahan  bisa diremot (ditandai dengan bunyi nada di buzzer), 3 led displai berkedip bersamaan dan tidak ada reaksi kerja apapaun. 
ac samsung
Gb.1. Modul AC Samsung
Led displai ada 3 buah yaitu turbo, timer dan operation. Error yang kami temui kali ini begitu dihubungkan ke listrik ketiga lampu displai kedip-kedip, kami belum tahu pasti untuk jenis modul ini ketika diberi tegangan listrik lampu displai langsung kedip-kedip dan setelah di 'on'-kan pakai remot atau tombol manual maka hanya lampu operation yang menyala tanpa kedipan. Apabila ketika ketiga lampu kedip-kedip dan ketika diremot hanya bunyi beep yang terdengar namun ketiga lampu masih kedip-kedip dan tidak ada kerja sama sekali.

Okey guys,,, kita lanjutkan ke pengecekan.

1. Thermistor

Thermis yang digunakan pada modul ini, thermis ruang maupun thermis pipa ukuran sama yaitu 10k. Pengecekan dan pengujian pada kedua thermis ini hasilnya kami asumsikan bahwa kedua thermis masih baik-baik saja. Karakteristik thermis pada unit ac adalah bila terkena panas maka resistensinya atau hambatannya akan mengecil misalnya pada suhu kamar 25 derajat celcius ukuran thermis adalah 10k maka ketika bodi thermis kita panasi maka hambatannya akan menjadi lebih kecil dari 10k. Dan apabila terkena suhu dingin maka resistensinya akan menjadi lebih besar dari ukuran tahanan pada suhu kamar misalnya pada suhu kamar hambatan thermis adalah 10k maka ketika kita thermis kita tempelkan pada sebongkah es batu maka hambatannya akan menjadi lebih besar dari 10k.
Catatan: suhu kamar atau suhu ruang yang umumnya dipakai pada penghitungan teknis di Indonesia adalah 25 derajat celcius.

2. Sensor Listrik

Pada umumnya pada modul ac, sensor listrik berperan sebagai tranduser (alat pungut) yang mengidentifikasi apakah tegangan listik pada kondisi yang optimal untuk kinerja sistem baik fan indoor maupun jalur outdoor. Hal yang sering kami temui di lapangan adalah bahwa error yang berkenaan dengan sensor listrik biasanya muncul di awal proses atau bahkan pada kondisi standby. Kode error yang muncul di displai tergantung merek dan tipe, ada yang led timer kedip-kedip, ada yang F4 adapula yang F7
Gb.2. Sensor listrik pada modul ac samsung
Sensor listrik terdiri dari Resistor, photocoupler (pc) dan transistor. Pada bagian primer yaitu pada pin 1 dan 2 pc hanya terdiri dari resistor yang terhubung ke jalur listrik L dan N. Pada bagian skunder yaitu pada pin 3 dan 4 pc, kaki 4 terhubung ke ground dan kaki 3 terhubung ke resistor pull-up dari tegangan 5V dan terhubung ke kaki basis transistor npn. Kaki kolektor transistor inilah sebagai output sinyal menuju micom. Pada kondisi normal tegangan pada pin 1 terhadap pin 2 pc kami belum sempat mengukur, tegangannya adalah acv. Tegangan pin 3 pc adalah kisaran 1 vdc dan tegangan pada kaki kolektor transistor adalah kisaran 4 vdc. Photocoupler yang digunakan adalah PC814.

Kondisi bermasalah pada jalur ini:
- Kondisi 1,
Pin 1 dan 2 pc konslet (close) atau putus (open) atau salah satu atau kedua resistor putus maka bagian skunder pada pin 3 dan 4 pc tidak akan bekerja. Sehingga pin 3 terukur mendekati 5Vdc dan kaki kolektor transistor akan mendekati 0 Vdc, selanjutnya hal ini akan menyebabkan munculnya error atau atau motor fan indoor tidak akan berputar karena micom membaca bahwa listrik tidak normal sehingga sinyal ke driver motor fan indoor tidak dikeluarkan.
- Kondisi 2,
Pin 3 dan 4 pc konslet (hubung/close) maka tegangan pada kaki kolektor mendekati 5Vdc. Bila kaki 3 dan 4 tidak hubung (open) maka akibatnya seperti kondisi 1 diatas

3. Sensor Motor

Kabel sensor motor ada 3 buah yaitu Vcc, Ground dan Vout. Sensor pembaca kecepatan motor adalah De Efffecto Hall yang terletak di dalam bodi motor. Bila dibandingkan susunan kabel sensor motor dari beberapa merek maka kalau kita perhatikan ada yang sama dan ada yang berbeda. Yang paling merepotkan adalah pada saat penggantian motor fan indoor ternyata motor yang normal yang akan kita pasang tidak ada skema wiring di bodinya dan itu butuh pengukuran atau bahkan pembongkaran motornya, karena apabila jalur Vcc dan ground terbalik maka sensor Hall akan rusak dan ini artinya motor tidak terpakai lagi bila sensor tidak diganti tetapi motor masih bisa digunakan di indoor yang tidak memakai penyensoran kecepatan motor misal pada ac LG.

Pada kondisi standby pada modul ini tegangan Vout adalah 1 volt, apabila tegangannya 0 (nol) volt maka akan terjadi error. Pada saat motor berputar tegangan Vout adalah kisaran 2V. Sekedar untuk pengujian, coba sobat-sobat putar as motor pada kondisi modul standby dan ukur tegangan pada Vout mulai dari saat diputar sampai berhenti dengan sendirinya dan perhatikan apa yang terjadi.
Vout ini akan menuju kaki basis transistor (lihat gambar.1.) dan kami juga belum sempat mengukur besaran tegangan pada kaki kolektor transistor tersebut

Dari hal-hal di atas, ketiga hal yang mempengaruhi munculnya error ketiga lampu kedip-kedip bersamaan maka urutan dalam pengecekan adalah thermis--sensor motor--sensor listrik. Dan kita harus ekstra hati-hati dan berusaha semaksimal mungkin jangan sampai melakukan kesalahan sedikitpun.

Demikian bahasan kami kali ini, maaf bila ada hal yang kurang tepat karena keterbatasan ilmu dan pengalaman kami dan semoga ada manfaatnya.


Share:

MESIN CUCI SAMSUNG INVERTER DISPLAI MATI TOTAL

Jumpa lagi sobat-sobat modul😅😅😅, semoga sehat selalu.
Sekarang sudah jamannya inverter baik AC, Kulkas maupun Mesin Cuci. Sudah terbayang susahnya terutama cari suku cadangnya terutama ic ipm (intelligence power module) ditambah lagi kalau ic ipm terbakar bisa merembet sampai ke micom-nya. Kalau micom rusak solusinya sampai saat ini beli modul ke service center atau diganti total pakai noninverter.

Pada kesempatan kali ini kami bahas sedikit mengenai mesin cuci samsung inverter mati bagian displainya dimana displainya menggunakan layar lcd. Menurut pengalaman kami sampai saat ini ada beberapa syarat yang harus terpenuhi sehingga bagian displai bisa hidup atau "on" yaitu:
  1. Tegangan suplai harus benar-benar stabil yaitu 12v untuk ic array darlington seri uln2003 atau kidxxxx, 5v untuk ic displai dan 3,3v untuk ic micom displai.
  2. Tombol (switch) power on/off
  3. Ic displai normal
  4. Ic micom normal
  5. Ic reset (kia7025) normal
  6. Osc (oscilator) atau xtal normal
  7. Sinyal Rx-Tx normal
Dari 7 hal di atas, kita prioritaskan cek point 1, 5, 6 dan 7.
Pertama-tama kita bersihkan pcb modulnya yang tampak karatan, bisa dilap, dicuci pakai deterjen atau memakai penghapus pencil (sewaktu kecil kami menyebutnya "stip" bahasa kerennya "eraser"). Area yang bikin pusing adalah bagian jalur "rambut" atau jalur kecil-kecil yang tampak berubah warnanya karena karatan atau terbakar karena panas aliran listrik. Kalau mencurigakan sudah terjadi konslet maka jalur ini kita potong kemudian kita jumper dengan kabel jumper khusus biar aman kalau gerak tidak terjadi kerusakan pada jalur modul. Meskipun jalur rambut ini bila diukur dengan skala ohmmeter x1k tidak tampak konslet namun bila kita ukur dengan skala x10k atau x100k maka akan tampak konsletnya. Cek sekalian semua led-nya dengan skala x10k kalau bolak-balik hubung berarti led bermasalah meskipun masih bisa nyala normal. Cek juga semua tombol dengan skala x10k kalau ada hubung meski sedikit berarti tombol rusak

Okey guys, setelah jalur, led dan tombol aman kemudian kita melangkah pada cek power suplai yang masuk ke modul displai, ukur semua tegangan dan pastikan semua stabil kalau perlu ganti dulu elkonya. Berikutnya cek ic reset, kaki kiri 3,3v kaki tengah ground dan kaki kanan 2,5v sesuai kodenya 7025. (Kadang terukur sampai 3v kalau pakai tester kami, maklumlah testernya sudah tidak akurat). Kaki kanan atau output ini terhubung ke micom.

Berikutnya kita cek xtal-nya tetapi untuk melepas xtal kita terlebih dahulu melepas lcd displai karena xtal berada di dalam kotak lcd displai. Bisa juga kita hanya melepas solderan salah satu kaki xtal. Ukuran xtalnya adalah 10 Mhz (megahertz).
Setelah penggantian xtal dan kami tekan berulang-ulang tombol power terkadang terdengar bunyi buzer "ting" dan terkadang terdengar bunyi melodi tetapi lcd belum menyala. Asumsi kami ic micom kemungkinan masih normal. Kisaran tegangan pada jalur kaki input xtal adalah 1v dan pada jalur kaki ouput adalah 0,2v. Pada kaki output inilah apabila kita sentuh dengan jarum tester (probe) masih ada reaksi di buzer atau pada relai besar bunyi 'Tik" kemungkinan micom masih ada harapan normal.

Berikutnya kita cek bagian Rx-Tx, pada postingan yang lalu kami pernah menyinggung mengenai Rx (receive data) dan Tx (transfer data), secara mudahnya komunikasi data memakai Rx-Tx umumnya menggunakan transistor untuk pengolah sinyalnya, berbeda dengan SDA-SCL dimana komunikasi datanya melalui jalur langsung antar ic. Mengapa komunikasi data antar modul menggunakan Rx-Tx, tidak menggunakan SDA-SDL?? Silakan dianalisa sendiri jawabannya bila kita jeli maka akan menemukan jawabannya.

Pada saat awal diberi tegangan listrik jalur Rx-Tx bila kita ukur dengan tester skaka x10 DCV akan tampak getaran naik-turun pada jarum tester, beberapa saat kemudian pada kondisi standby tegangan jalur Rx-Tx terukur kisaran 4,8v. Hal ini pada kondisi modul normal.

Dari data yang kami miliki tersebut bila kami bandingkan ternyata pada kondisi standby tegangan  jalur Tx terukur 2,5v, rupanya disini masalahnya. Ada dua jenis transistor yang terdapat pada jalur ini, transistor smd-10k karena di dalamnya ada resistor 10k itu yang pernah kami baca di situs datasheetnya.

Setelah dilakukan pembersihan dan pemanasan  pada area Rx-Tx dan setelah tombol power ditekan berulang-ulang tiba buzer mengeluarkan bunyi melodi tanda 'on' dan displai menyala namun hilang-timbul tulisan osd-nya (on screen displai) atau tampilan menunya dengan perbandingan 3 detik timbul dan 1 detik hilang (layar hanya tampak putih polos) dan pada saat osd muncul muncul kode error AE (kami tidak membaca secara pasti dilayar kepanjangan dari AE mungkin Authorize Error) atau pada tipe lain AE6 yang error ini menandakan komunikasi data antar kedua micom terputus. Setelah beberapa kali layang hilang-timbul kemudian mati total lagi. Analisa kami masalah pada jalur Tx.
Gb.1. Jalur Rx-Tx
Langkah berikutnya adalah mencari penyebab berkurangnya tegangan Tx yang seharusnya pada posisi standby adalah 4,8V tetapi terukur 2,5V. Mengacu pada gambar diatas, ternyata setelah diukur kaki basis transistor Tr1 ada tegangan 0,2V harusnya pada kondisi standby nilainya adalah 0V. Cabut kedua transistor smd dan membersihkan jalurnya kemudian dilakukan pengukuran ternyata tegangan masih ada meskipun kedua Tr dilepas, jadi sudah jelas jalur pcb konslet. Jadi jalur basis konslet dengan 5v meskipun sangat kecil tegangan yang bocor. Langkah paling mudah adalah dengan menggunakan pisau cutter, kita gores pcb antara kedua jalur berdekatan kemudian kita semprot dengan cat bening, setelah benar-benar kering kita ukur masih ada tegangan bocor atau tidak kalau sudah benar-benar aman kemudian kita pasang kembali kedua Tr. Hasil dari semua yang kami lakukan diatas membuahkan hasil, on/off sudah lancar, displai menyala dengan normal dan proses pencucian berjalan normal juga.

Untuk modul mesin cuci memang jalur konslet lebih sering kami temuai dibandingkan modul AC karena kondisi ruang tempat mesin cuci yang basah atau lembab, beda halnya dengan modul AC dimana kondisi ruangan adalah dingin-kering.

Demikian hal yang bisa kami sampaikan semoga ada manfaatnya dan kami minta maaf bila ada hal yang salah atau kurang tepat.


Share:

ERROR LE1, 1E, OE DAN 4E PADA SAMSUNG INVERTER

Sobat-sobat teknisi dan pembaca yang budiman, salam sejahtera untuk kita semua.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas sedikit mengenai hal yang berkaitan dengan water level pada modul mesin cuci samsung front loading inverter. Kelemahan mesin cuci samsung adalah pada jalur pcb-nya, mudah karatan bila terkena lembab dan panas aliran listrik. Jalurnya yang kecil membuat mata lelah ketika menelusurinya dari ujung ke ujung. Demikian pula yang kami alami beberapa waktu lalu dimana modul mesin cuci tersebut muncul kode error LE1 (Liquid Error), error ini berhubungan dengan kondisi air di dalam drum pencucian, padahal kenyataannya drum pada kondisi kosong. Menurut asumsi kami, disinilah micom membaca bahwa sinyal dari water level kondisinya fluktuatif dan tidak menentu sehingga error LE1 dimunculkan di layar displai.

Hal ini bisa disebabkan beberapa hal:
  1. Water level dan kabel bermasalah
  2. Ic kontrol water level rusak (kode ic 14069UG)
  3. Tegangan suplai tidak stabil
  4. Jalur di pcb bermasalah

Langkah pertama tentunya mencoba ganti water level, ternyata hasilnya sama saja berarti kerusakan di modul. Setelah modul terbuka, kami perhatikan ternyata banyak sekali bagian yang karatan jalurnya mungkin disebabkan lembab atau karena panas yang ditimbulkan aliran listrik. Langkah berikutnya hanya untuk memastikan saja kami memakai rankaian kontrol water level modul lain yang sesuai, kami memakai modul bekas yang masih bagus bagian kontrol watel levelnya yaitu modul samsung top loading casing modul hitam.
ic 14069UG
Gb.1. Kontrol Water Level Samsung
Sebelum pemasangan kita harus memutus jalur output dari ic kontrol yang menuju micom pada ic kontrol aslinya. Kemudian sediakan kabel 5 buah yang akan kita gunakan untuk menjumper. Pada gambar 1 di atas tulisan kabel 1 dan kabel 2 terhubung ke kabel water level pinggir kiri dan kanan, kabel tengah pada water level adalah ground. Tegangan 3,3V dan ground diambil dari modul yang akan kita kanibal. Setelah jalur output pada gambar 1 diatas dicabut salah satu kaki resistornya kemudian kami hubungkan ke jalur micom dan hasilnya error LE1 tidak muncul lagi.

Langkah berikutnya pengecekan bagian ic kontrol water level, kami menemukan bahwa salah satu kaki ic bagian input ada yang short/konslet dengan ground. Perkiraan kami hal ini terjadi karena "jalur rambut" modul yang konslet. Berikutnya, sebelum penggantian ic kontrol water level kami putus 3 buah jalur yaitu jalur water level pin kiri, pin kanan dan output kemudian kami jumper dengan kabel untuk menghindari bagian yang karatan. Jadi kita harus memasang kabel jumper pada bagian jalur yang tidak karatan, pemotongan jalur harus kita lakukakan dengan hati-hati jangan memotong jalur lain. Masalah yang kami hadapi adalah kami belum mempunyai stok ic kontrol water level dengan kode 14069UG smd, mungkin ic ini bisa kita ganti dengan tipe lain misal CD4069UBE yang smd juga. Akhirnya kami mencari ic 14069UG ke beberapa sobat yang masih ada stok, bekaspun tiada mengapa asal normal.

Untuk memastikan jalur kontrol water level di modul konslet dengan jalur sebelahnya adalah dengan memutus jalur water tersebut kemudian ukur dengan ohmmeter skala x10k atau x100k kalau tester menunjukkan ada hambatan (resistensi) maka bisa dipastikan jalur tersebut konslet. Pada sistem kontrol kita benar-benar dihadapkan pada jalur sinyal yang sangat sensitif.

Berikut ini kami paparkan beberapa error yang berkenaan dengan water level bisa disebabkan water level rusak, tegangan suplai drop atau tidak stabil, konektor/kabel bermasalah, bagian ic kontrol water level bermasalah, selang water level bermasalah, bagian bawah drum banyak kotoran sehingga menyumbat jalur selang water level atau ic micom bermasalah.
  1. LE1, sudah dibahas diatas./
  2. 1E, error ini menandakan bahwa micom tidak membaca adanya water level yang terpasang.
  3. OE (Overflow), error ini menandakan bahwa micom membaca air melebihi kapasitas yang ditentukan sehingga pompa atau motor drain akan bekerja.
  4. 4E, error ini menandakan bahwa pengisian air terlalu lama, bisa disebabkan aliran air kecil atau ada sumbatan pada solenoid. Biasanya karena aliran air kecil sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk mengisi drum sesuai proses pemrograman maka akan mengakibatkan solenoid panas dan ujung-ujungnya lilitan solenoid terbakar dan berakhir pada terbakarnya triac/SCR di modul.

Demikian bahasan kami kali ini, maaf bila ada kesalahan atau kata-kata yang kurang tepat, dan semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat untuk kita semua.


Share:

DINAMO MESIN CUCI TIDAK BERPUTAR DAN ERROR "FE" #Front Loading

Salam sejahtera untuk kita semua dan semoga sehat selalu.
Kali ini kita bahas mengenai mesin cuci front loading merek LG noninverter tipe lama, dimana kerusakannya motor utama terasa berat berputarnya dan muncul kode error "FE" setelah beberapa menit proses.

Error FE (Fluida Error) munculnya di awal proses berarti berhubungan dengan water level. Kerusakan bisa di water level, kabel atau modulnya. Apabila kerusakan bukan pada ic program kemungkinan besar masih bisa teratasi karena suku cadangnya banyak dijual di pasaran dan di bagian modulpun bukan tipe smd (menempel). Yang berhubungan dengan hal ini bisa baca DISINI.

Selanjutnya pengecekan pada motor, setelah diperhatikan ternyata dinamo motor mesin cuci front loading ini yang tidak kuat berputar hanya bunyi 'krek-krek' saja. Dugaan awalnya motor yang bermasalah, setelah cek lilitan dan carbon brush/spull booster tampaknya masih baik-baik saja. Langkah berikutnya bongkar modul (dengan memotong plastik casing, jangan dicongkel modulnya) dan setelah diamati semua solderan dan jalur terlihat baik-baik saja. Untuk memastikan motor benar-benar rusak atau tidak, caranya jumper kaki SCR kontrol kecepatan nomor 1 (kiri) dan 2 (tengah) kemudian hidupkan unit modul pada proses pengeringan (spin) beberapa detik kemudian setelah relai bunyi "tik", motor berputar sangat kencang. Kami asumsikan bahwa motor masih normal.

Pengujian berikutnya kita bisa gunakan bolam 5 Watt yang sudah terpasang dua buah kabel fitting. Motor bekerja dengan tegangan DC, jadi jalur L-N listrik disearahkan (DC) dengan dioda bridge (4 kaki) yang menempel pada pendingin (heat sink), kita pasang 2 kabel bolam masing-masing pada kaki nomor 2 dan 3 dioda bridge. Cara pengujian ini sering kami lakukan bila mendapati motor mesin cuci yang terasa berat untuk berputar hal ini sering kami temui di merek LG dan Samsung. Kami menemukan cara ini pada awalnya diluar dugaan karena pada awalnya waktu itu hanya ingin mengetes apakah tegangan listrik sampai pada kaki dioda bridge atau tidak, namun hasilnya justru motor bisa berputar.
Analisanya, kalo di pasang lampu saja motor bisa berputar berarti rangkaian yang paralel dengan lampu yang bermasalah. Rangkaiannya Snubber terdiri dari R (resistor) dan C (kapasitor) disini R=220/2watt dan C=100nF/250v. Resistor masih bagus, berarti C-nya yang bermasalah. Setelah penggantian C (kapasitor) motor pun berputar dengan normal, ganti C dengan ukuran yang sama atau agak besar misal 150nF (154/630v) bila ukuran yang sama tidak kita temukan.
skema cr
Skema C-R (Snubber) Dinamo LG
Rangkaian snubber ini berfungsi sebagai proteksi tegangan induktif bisa juga sebagai pembatas tegangan agar tidak mengganggu rangkaian elektronik lainnya. Peralatan yang menimbulkan beban induksi misalnya motor DC, relay dan trafo switching power suplai. Jadi rangkaian snubber bisa menggunakan kombinasi dioda, kapasitor dan resistor tergantung kebutuhan kita. 

Dari hal diatas kita bisa mengambil hikmah bahwa kita jangan mudah menyerah meskipun dihadapkan pada hal-hal sulit, pengalaman pribadi atau pengalaman orang lain bisa menjadi pertimbangan dalam pekerjaan yang kita jalani. 

Saat ini dan beberapa waktu ke depan suku cadang peralatan elektronik yang sudah berusia 10 tahunan di service center kemungkinan besar sudah tidak ada karena sifatnya yang discontinu alias tidak diproduksi lagi hal seperti ini sudah kami jumpai beberapa tipe dimana pihak teknisi service center sudah angkat tangan mengatasi perbaikan modul kontrol. Dari analisa seperti inilah maka kami mulai mendalami modul kontrol, hanya bermodal semangat meskipun tanpa data sedikitpun mengenai modul kontrol. Pengalaman yang kami dapat kami publikasikan agar sobat-sobat atau siapapun yang membutuhkan bisa digunakan sebagai data awal pengerjaan modul. 

Masyarakat kita mempunyai kecenderungan mencari cara alternatif selain ke service center dengan biaya yang terjangkau dan dalam waktu yang singkat, disisi lain meskipun sebagian orang lebih suka ke service center tetapi bila suku cadang sudah tidak ada apa yang bisa dilakukan pihak service center? Disinilah peran seorang teknisi betul-betul diperhitungkan saat ini, jangan menyerah tetap semangat belajar, memahami, menganalisa dan jangan lupa mencatat karena yang akan kita hadapi adalah ratusan jenis dan tipe elektronik dan masing-masing mempunyai karakter yang berbeda. Silakan sobat-sobat membuat daftar mulai dari tv, mesin cuci, ac, kulkas, air cooler, dispenser dan lain sebagainya, tentunya kita akan mendapati begitu banyak merek dan tipe.

Kami rasa cukup sekian dulu bahasan kami apabila ada hal yang kurang tepat kami minta maaf, semoga bermanfaat dan apabila ada hal yang kurang jelas silakan tinggalkan pesan di kolom komentar atau lewat chat.


Share:

DAFTAR ENTRY

STAT

FRIENDSHIP

PUSAT BANTUAN

Butuh bantuan kami, klik KONTAK atau LOKASI di menu atas. "BENGKEL KAMI" Silakan kirim modul mainboard ke tempat kami

NEW COMMENTS