CARA PERBAIKI OTOMATIS STEAM PUMP (STIM)

Salam sejahtera Sobat-sobat.
Pada kesempatan kali ini kami membahas mengenai pompa steam atau pompa uap untuk alat cuci ac atau kendaraan dan sebagainya. Alat ini adalah penghasil tekanan yang cukup besar, besaran tekanan tergantung kapasitasnya masing - masing sesuai spesifikasi produknya. Jadi air yang masuk ke sistem ditekan (compress) sedemikian rupa sehingga sesuai hukum fluida (zat alir) cair bahwa bila fluida cair ditekan maka akan terjadi pengembunan, berbeda dengan udara dimana bila udara ditekan masih bisa mampat. Kami tidak akan membahas tentang hitungan teori fluida disini karena memang rumit, seperti kata teman-teman sebelah "dulu tidak bisa sekarang lupa" bagi yang tertarik tentang fluida bisa belajar di fakultas teknik mesin (mechanical engineering) bahkan tentang ac (air conditioner) dipelajari di sana.

Okey guys... kembali ke pembahasan.
Kita bisa bayangkan betapa susahnya pada saat service ac ternyata pompa steam (baca: stim) kita tidak otomatis mati (off) pada saat kran ditutup, pipa atau sambungan bisa jebol. Biasanya kita akan membutuhkan orang lain untuk hidup - matikan pompa steam jadi tidak bisa service sendirian, sebenarnya bagus sih untuk menambah lapangan pekerjaan untuk orang lain 😃😃😃.
Namun kendalanya pada saat tidak ada teman untuk diajak berangkat service. Ada beberapa teman yang memodifikasi pompa steamnya dengan berbagai cara yang penting hasilnya pada saat kran ditutup pompa bisa mati dan pada saat kran dibuka pompa bisa hidup. Disini kami membahas salah satu cara memodifikasi pompa steam yang aman meskipun kurang tampak rapi bila dilihat mata namun bisa sebagai alternatif.

Tidak bisa otomatis mati sendiri? Penyebabnya karena memang bukan steam otomatis atau aslinya steam otomatis tetapi sistem otomatisnya bermasalah. Dari pengalaman kami di lapangan penyebab otomatis tidak kerja karena adanya kebocoran di bagian output pompa atau di bagian pendorong pengait saklar listriknya. Berikut ini kami ambil contoh steam yang rusak otomatisnya:
kotak on-off
Kotak saklar (asli)
Gambar di atas adalah salah satu contoh kotak saklar otomatis on-off steam yang bekerja tergantung tekanan. Apabila kran dibagian penyemprot ditutup maka ada piston plastik yang akan terdorong sesuai anak panah hingga akan mengaktifkan pengait mendorong saklar pada posisi terbuka (open/off). Dan sebaliknya, apabila kran penyemprot dibuka maka sebagian besar tekanan air akan mengarah ke kran, sehingga piston plastik akan kembali ke posisi semula karena didorong oleh pegas di dalam kotak saklar tersebut yang selanjutnya saklar akan kembali hubung (close/on). Apabila terjadi kebocoran tekanan maka pada saat kran ditutup saklar bisa posisi off namun beberapa detik kemudian saklar kembali posisi on karena piston plastik terdorong oleh pegas. Hal inilah yang sangat merepotkan bila kebocoran pada seal-seal atau pada piston plastik, ada yang jual atau tidak. Jalan yang termudah yang bisa ditempuh adalah mengganti sistem kontrol on-off-nya, yang penting aman dan murah meriah.
Onderdil yang kita perlukan adalah adaptor 12V minimal 500mA (beli atau kita bisa membuatnya sendiri), relai 12V,  mur-baut kecil, switch on-off dan kabel sepanjang selang pompa steam kita.
Katup
Gun Valve
Pertama-tama kita modif bagian kran atau katup, saklar kita pasang seperti pada gambar di atas. Saklar bisa kita beli di toko onderdil elektronik pilih yang ada platnya, plat ditekuk ke arah baut. Baut kita pasang pada pengait buka-tutup kran/katup, panjang baut menyesuaikan kebutuhan yang penting pada saat pengait ditarik saklar bisa posisi close/on. Ada tiga pin pada saklar, ambil yang pada saat plat ditekan dua pin tersambung, ukur dengan multitester biar mudah kemudian solder kabel pada kedua pin tersebut.
Otomatis dengan relai
Modifikasi dengan Relai
Langkah berikutnya adalah pemasangan relai di dalam bodi pompa steam.  Kami memakai relai 12V dengan kaki kontaktor 4 baris jadi biar kuat tidak panas, hubungkan 4 pin yang sebaris seperti pada gambar, 4 kaki tepi tidak digunakan. Pasang -12v pada kaki minus relai bila telai ada lampu led di dalamnya, bila tidak ada led di dalamnya kabel 12v bisa bolak balik dalam pemasangannya. Tegangan +12V dari adaptor sambung dengan kabel menuju handle kran, kita gunakan 2 kabel yang panjangnya sama dengan panjang selang steam kita. Jalur kabel yang satunya disolder ke kaki plus relai. Pada saat pengait kran ditarik maka relai akan bekerja dan kontaktor menyambung (close) dan motor pompa steam akan bekerja. Jadi kita pakai relai supaya aman, kita tidak berhubungan dengan tegangan 220VAC. Posisi relai sebagai saklar tegangan 220.

Cara ini bisa juga dipakai pada steam yang belum ada otomatisnya, walaupun kenyataan di lapangan sudah jarang dipakai. Hanya dengan modal kira-kira 50 ribu otomatis steam sudah bisa berfungsi. Bagi yang berminat bisa coba sendiri cara di atas.

Cukup sekian dulu bahasan kami, maaf bila ada kalimat yang kurang jelas dan semoga bermanfaat.


Share:

AC PANASONIC MATI TOTAL #NONINVERTER

Salam sejahtera untuk kita semua Sobat-sobat, jumpa lagi di blog belajar dan tukar menukar pengalaman ini. Ilmu dan pengalaman kami tak seberapa banyak namun hanya itu yang bisa kami berikan untuk sobat-sobat yang ingin belajar. Untuk belajar perancangan mekanika-elektronika , kami sudah tak mampu lagi, keterbatasan waktu, biaya dan lab yang menjadi kendala, semoga teman-teman yang di lab mechatronika masih tetap semangat.

Pada kesempatan kali ini kami bahas mengenai modul ac Panasonic. Sudah sering kita dengar dari teman-teman teknisi bahwa ac merek Panasonic dan Mitsubishi yang paling sensitif, kami pun sering menemui modulnya yang agak sedikit berbeda dari yang lain. Okey frends,, meskipun tergolong jadul namun modul ini sempat bikin pusing juga, kondisi mati tidak bisa "on" padahal power suplai normal. Power suplai menggunakan trafo konvensional, tegangan output setelah dioda bridge 18V kemudian direduksi menjadi 12V menggunakan ic regulator 7812 untuk catu daya relai dan motor swings. Tegangan 5V micom direduksikan dari tegangan 12V menggunakan ic regulator 7805. 

IC micom menggunakan ic smd µPD780022A, sebelum memvonis micom-nya rusak kita harus mencari dan mengukur komponen-komponen pendukung kondisi on-start. Oleh karena itu kita membutuhkan datasheet micom tersebut. Terutama jalur resonansi dan reset. Kita bisa searching di internet dan download datasheetnya, dari datasheet kami peroleh jalur resonansi terletak pada kaki nomor 40 dan 41, kristal yang digunakan adalah 4MHz. Pin reset adalah pada kaki nomor 36.
Modul ac panasonic tidak bisa on
Modul AC Panasonic
Pada pin Xin terukur 5V dan pada pin Xout terukur 2V menurut pengalaman biasanya Xin terukur kisaran 3V sampai 3,5V dan pada Xout terukur kisaran 1V sampai 1,2V. Pada pin reset biasanya terukur sesuai ic reset misal ic 7045 akan terukur 4,5V namun pada modul panasonic ini tidak memakai ic reset tetapi memakai 3 buah transistor smd (surface mounted device) yang kodenya sudah tidak kelihatan.

Langkah selanjutnya adalah penggantian kristal 4Mhz namun hasilnya masih sama saja. Selanjutnya menelusuri jalur reset, pin reset tegangannya terukur 2V, tentunya bagi kami ini sangat aneh. Perhatikan gambar diatas sebelah kanan, jalur reset micom menuju transistor yang lingkaran tengah, tegangan dari 18V masuk ke transistor yang lingkaran atas kemudian outputnya masuk ke transistor lingkaran bawah kemudian outputnya masuk ke basis transistor lingkaran tengah. Pada transistor lingkaran tengah, emitor terhubung ke ground dan kolektornya terhubung ke kaki reset micom serta mendapat tegangan pull up dari 5V melalui resistor 10K. Asumsi kami kerusakan terjadi pada transistor tengah atau pada resistor pull up. Kami mencoba langkah by pass dengan melepas jalur ground yang terhubung ke kaki emitor. Dan hasilnya tegangan pin reset micom terukur 3,5V dan pada saat tombol on auto ditekan ternyata modul bisa hidup alias "on". Dan pengujian memakai remot pun tampak normal-normal saja.

Saatnya pengujian total:  pasang semua konektor, pasang beban pada soket motor fan indoor dan pada soket outdoor biar mudah kita gunakan bolam 5 watt atau 15 watt saja. Setelah semua beres saatnya dicoba dan hasilnya keseluruhan sistem bisa berjalan dengan normal. Dan jalur yang dilepas atau yang dipotong tadi tidak perlu dipasang lagi. Kami menggunakan bolam sebagai alat pengetesan karena terhitung praktis. Namun pengetesan jalur fan indoor harus tetap menggunakan fan indoor bila modul menggunakan sensor kecepatan motor ( De Effecto Hall ) bila tidak menggunakan sensor kecepatan motor kita bisa menggunakan bolam tetapi yang watt rendah.

Sebagai tambahan informasi, thermis pada modul jenis ini mempunyai ukuran 18 kΩ untuk thermis suhu pipa dan 13 kΩ untuk thermis suhu ruang. Kita janganlah sembarangan dalam mengganti thermis ini karena akan menyebabkan error, jadi program micom sudah disetting sedemikian rupa sehingga micom akan membaca range atau jarak pengukuran yang sudah ditentukan tadi, misal pada suhu ruang biasanya 25˚C ukuran thermis adalah 18 kΩ dan 13 kΩ maka pada saat ada proses pendinginan dalam jangka waktu tertentu maka nilai thermis akan membesar. Bila thermis diganti dengan ukuran berbeda maka outdoor akan mati-hidup dalam jangka waktu yang singkat atau bahkan sistem akan terprotek ditandai dengan lampu led timer kedip-kedip. Demikian juga bila dalam jangka waktu tertentu pendinginan tidak tercapai sesuai program micom maka akan terjadi error yang sama.

Demikian ulasan kami, semoga bermanfaat dan mohon maaf bila ada hal-hal yang salah atau kurang tepat. Bila ada pertanyaan silahkan di kolom komentar atau lewat chat WA di momor pada gambar judul blog diatas.


Share:

MODIFIKASI POWER SUPLAI MODUL MESIN CUCI DAN AC

Apa kabar Sobat-sobat seperjuangan, sudah beberapa waktu tidak sempat buat postingan hanya ketik-ketik saja tapi belum ada yang diposting, masih sibuk di workshop sebelah 😊😊😊. Hari berganti hari rasanya semakin susah juga di service elektronik, kita selalu bersusah payah mencari sparepart yang kita butuhkan, toko-toko sparepart pun tidak menjual sparepart yang kodenya aneh-aneh karena jarang dipakai di pasaran dan jenisnya sangat beragam, di sisi lain mereka pun tidak akan menyetoknya karena perubahan sparepart yang begitu cepat dari hari ke hari kecuali sparepart yang umum di pasaran. Namun kita harus tetap semangat.

Disini kami akan bahas sedikit modifikasi power suplai unit (psu) watt kecil karena ic power suplai yang banyak ragamnya diantaranya TNY, LNK, TOP, ICE, Viper, STR, MIP dan lain sebagainya tidaklah mudah untuk mendapatkan ic-ic tersebut kecuali di kota-kota besar, bagi kita yang ada di kota kecil atau daerah terpencil sangat tergantung pada pasaran online. Untuk ic power suplai tipe terbaru terkadang belum ada di pasaran online negeri ini kita pun harus membelinya ke negeri seberang itupun kalau ada. Mengapa kita tidak memakai power suplai rakitan yang sudah ada di pasaran atau memakai trafo konvensional? Hal itu patut dipertimbangkan namun ada beberapa modul yang tidak support karena tegangan output yang bervariasi misal 5V, 12V, 15V atau 24V dan terkadang jalur antar power suplaipun terpisah misal pada beberapa modul jenis inverter. Bisa juga kita menggunakan trafo konvensional, bila tegangan yang dibutuhkan menjadi satu kesatuan sistem tidaklah masalah namun bila tegangan output terpisah itu yang menjadi masalah karena kita harus modifikasi trafo sedimikian rupa. Kami ambil contoh pada modul mesin cuci Samsung inverter, tegangan 5V dan 12V untuk suplai tegangan bagian displai dan tegangan 15V untuk suplai tegangan pada bagian inverter, sistemnya tidak menyatu karena hubungan komunikasi data antara displai dan bagian inverter melalui RX-TX memakai optocoupler.

Sebenarnya ic power suplai ada yang identik antar kode misalkan LNK500 bisa diganti dengan TOP209 atau TOP210 meskipun kita harus sesuaikan kaki-kakinya. Dalam hal ini yang perlu kita perhatikan adalah datasheet terutama pada bagian tegangan kerja, watt ouput dan data masing-masing kakinya. Di bawah ini kami sertakan gambarnya:
Pin LNK500 dan TOP209
Apa yang kami sampaikan ini pernah kami coba, yaitu pada modul ac yang memang hanya watt yang dibutuhkan rendah kisaran 5 watt. Modulnya memakai LNK500 tetapi yang kami punya hanya TOP209.

LNK500:
S = source / ground primer (pin 1,2,3,4,7)
C= control (pin 8)
D = Drain / +300VDC (pin 5)

TOP209:
Pin N/C = nonconection, dihubungkan ke source (1,2,3,6,7,8)
Modif LNK500 dengan TOP209
LNK500 vs TOP209
Gambar yang atas adalah skema di modulnya dimana yang tegangan yang masuk trafo adalah -300V dan outputnya menggunakan dioda dengan arah masuk trafo skunder, bila dibandingkan dengan gambar bawah memang ada perbedaan tetapi ternyata bisa ditukar penggunaannya kita hanya menyesuaikan pin-pin kakinya.

Kesulitan lain yang mungkin kita hadapi adalah bila output yang dibutuhkan watt-nya cukup besar misal ICE3BR4765J atau ICE2QR2280Z produksi Infineon yang dipakai pada modul mesin cuci inverter Samsung. Pada saat ini 2QR2280Z masih sulit didapat di pasaran mungkin bisa di modif dengan TNY280 itupun kalo ada di pasaran.

Kami bahas modul inverter samsung yang menggunakan 2QR2280Z sebagai tambahan pengalaman, tegangan output (skunder) ada 3 buah yaitu 5V, 12V dan 15V. Ada pertanyaan dari teman di bengkel, mengapa kita tidak pakai gacun/astello atau semacamnya? Itu pertanyaan bagus. Kami jarang menyarankan pakai gacun/astello karena agak ribet untuk mendapatkan tegangan yang stabil, dikhawatirkan ada lonjakan tegangan output yang bisa membuat micom error atau justru mati. Di sisi lain, modul ini tegangan start bagian primer adalah 110VDC, bisa atau tidak gacun/astello bekerja di tegangan tersebut? Kita bisa mengakalinya dengan membuat jalur 300VDC dengan rangkaian tersendiri, memang agak ribet.
Harga 2QR2280Z kisaran 65 ribu belum termasuk ongkos kirim dan kalau di negeri seberang kisaran 20 ribu pengiriman gratis tetapi 3 mingguan atau 1 bulan baru sampai.

Demikian ulasan kami saat ini, semoga bermanfaat dan maaf bila ada hal-hal yang salah karena kekurangan pengetahuan kami.


Share:

SOLUSI LAS LISTRIK LAMPU OC MENYALA (OVER CURENT)

Baru kali ini kami membahas mengenai las listrik kecuali di blog sebelah, bahasan berikut hanya mengenai las listrik ampare kecil saja. Kasus yang kami angkat adalah led indikator OC (over curent) menyala dan bisa dipastikan las tidak bisa berfungsi. Dugaan kami awalnya pada sensor panas (thermistor) yang bermasalah namun setelah dilakukan pengecekan ternyata thermis baik-baik saja. Ada perbedaan karakter thermis pada las merek Rhino dan Lakoni, pada las merek Rhino pada saat dingin tidak hubung (open) dan letaknya pada trafo output jadi fungsinya untuk menyensor suhu trafo, pada saat trafo output suhunya sama dengan suhu kerja thermis maka thermis akan menyambung (short) dan sistem kontrol akan memprotek kerja sistem dan lampu led OC akan menyala. Tetapi pada las merek Lakoni karakter thermisnya adalah hubung (short) bisa diukur dengan multitester, letak thermis menempel pada pendingin (heatsink) mosfet jadi bila pendingin suhunya sama dengan suhu kerja thermis maka thermis akan terbuka (open) sehingga sistem kontrol akan memprotek kerja sistem dan mengeluarkan sinyal pada lampu led OC untuk menyala.

Kami mengambil contoh sebagai bahasan topik kali ini adalah las listrik Rhino, gambar modulnya seperti di bawah ini:
modul kontrol las
Modul Las Listrik Rhino
Langkah pertama kita harus cek jalur kabel led OC, jalurnya akan menuju pada thyristor dengan kode MCR100-6 kemudian masuk ic kontrol. Jalur lainnya menuju dioda 4148 empat buah (bridge) kemudian terhubung ke trafo resonansi (lihat gambar ada tiga lingkaran yang kami hubungkan dengan garis putih). Dari pengamatan inilah seharusnya pada dioda bridge ada tegangan meskipun kecil, kenyataannya tegangannya adalah 0V dan bisa dipastikan bagian inputnya ada masalah. Jalur input trafo adalah penghubung tegangan 300VDC dan drain mosfet, bila mosfet short maka di trafo tidak terjadi induksi sehingga tidak ada tegangan di bagian output trafo. Dari analisa ini bisa disimpulkan bahwa ada masalah di mosfet, setelah dilakukan pengukuran pada mosfet ternyata ada dua buah mosfet yang sedikit short pada kaki drain (kolektor) dan kaki source (emitor). Kode mosfet adalah TSA20N50M, namun di pasaran daerah kami mosfet tersebut tidak ada. Setelah baca-baca datasheetnya mosfet tersebut mempunyai arus kerja maksimal 20 ampere dan tegangan kerja 500V. Karena belum ada mosfet yang sama maka kami mencoba pakai kode lain yang mempunyai karakteristik yang sama atau hampir sama, kami temukan pada mosfet IRFP460.

Setelah penggantian mosfet kemudian mesin las dinyalakan ternyata lampu led OC sudah tidak menyala lagi dan pada konektor output las sudah muncul tegangan 55VDC yang kemungkinan bisa disimpulkan las sudah normal namun untuk memastikannya maka harus dicoba untuk mengelas. Kami minta maaf bila hanya sebatas itu pengecekannya karena untuk menelusuri semua jalur memang agak susah, semua pcb yang double side memang bikin lelah dalam penelusuran jalurnya apalagi modul yang komplek seperti pada modul mesin cuci inverter ataupun ac inverter yang double side. Terlebih lagi pada saat pengetesan atau penggantian sparepart, butuh kerja keras dan ekstra hati-hati dalam melepasnya.

Dari hal-hal diatas bisa kami simpulkan secara garis besar dalam mengatasi error OC, yaitu:
  • Cek thermistor sesuai karakternya, tipe open atau short
  • Cek thyristor dan resistor samai ke ic kontrol
  • Cek resistor dan dioda bridge
  • Cek trafo resonansi
  • Cek Mosfet atau IGBT
  • Cek tegangan 300VDC
Dalam penggantian Mosfet, kita usahakan yang kodenya sama, bila ternyata kita tidak menemukannya maka baru kita mencari cara alternatif yaitu mencari mosfet yang karakteristiknya sama agar kerja sistem tetap seimbang. Hal penting lainnya adalah tegangan 300VDC harus stabil, amati kondisi elko besar atau kalau perlu lakukan pengukuran, bila elko lemah maka tegangan akan berkurang dan mosfet akan cepat panas atau bahkan bisa short atau jebol.

Demikian ulasan kami meskipun sedikit semoga bisa bermanfaat bagi teman-teman yang mengalami kasus yang sama tetapi kalau ternyata solusi di atas tidak membuahkan hasil berarti ada bagian lain yang harus dicek dan diamati lebih mendalam lagi. Bisa jadi setiap merek dan tipe mempunyai bentuk pcb yang berbeda namun pada prinsipnya cara kerjanya hampir sama. Untuk las dengan daya besar memiliki struktur yang berbeda pula karena arus keluaran yang diperlukan lebih besar.



Share:

MENGATASI ERROR EA MESIN CUCI SANYO

Error atau Galat atau Kesalahan pada suatu sistem mikrokontrol pastilah akan dipengaruhi oleh banyak hal baik dari internal maupun external dan bila eror tidak diatasi maka sistem tidak akan bekerja normal bahkan sama sekali tidak berfungsi. Hal yang berperan penting adalah sensor (pengindera) ataupun tranduser (alat pungut) dan jaringan pengolah sinyalnya.

Berikut ini kami bahas mengenai mesin cuci Sanyo dengan kode eror EA yang kerusakannya pada bagian pengolah sinyal. Maaf, kami belum tahu pasti mengapa kodenya EA, kami hanya mengambil kesimpulan bahwa EA adalah eror yang dideteksi pertama kali oleh sistem yaitu sensor yang mengontrol keadaan air. Dalam postingan di blog sebelah pernah kami bahas eror EA pada mesin cuci sanyo tetapi hanya pada power suplainya saja (EA= Error Amplifier, eror penguat daya dan sinyal). Pada merek lain bisa jadi kodenya juga beda misal 1E, E1, IE atau kode lain misal pada merek Polytron kodenya 4 digit.

Faktor-faktor yang mempengaruhi sehingga muncul kode EA adalah:

  1. Pasokan air masuk sangat kecil/lambat sehingga micom mendeteksi dalam jangka waktu kurang lebih 2 menit tidak ada perubahan tekanan air di dalam drum mesin cuci. Kemungkinan yang terjadi adalah tekanan air di kran air rendah (aliran air kecil), filter di dalam solenoid tersumbat kotoran.
  2. Water Level (WL) rusak pada bagian lilitan, magnet, membran, pegas ataupun konektornya.
  3. Jalur kabel dari WL ke modul ada yang putus.
  4. IC penguat sinyal WL yaitu TC4069UBP atau semacamnya rusak
  5. Sparepart atau onderdil yang berhubungan dengan ic penguat ada yang rusak.
  6. Jalur Ground atau 5V ke ic penguat sinyal ada yang putus.
  7. Micom rusak pada jalur dari ic penguat sinyal WL.
Langkah-langkah perbaikannya adalah cek dari ke tujuh point diatas. Berikut kami sertakan skema rangkaian penguat sinyal WL.
TC4069UBP
IC TC4069UBP
SKEMA PENGUAT SINYAL WL
SKEMA PENGONTROL WL TOP LOADING
Skema sederhana diatas dipakai di merek Sanyo (atas) dan Sharp (bawah), beda merek mungkin berbeda pula sistem yang digunakan ic yang digunakan mungkin juga berbeda. Adapula tipe yang menggunakan ukuran resistor 563 (56k) atau 472 (4k7) bukan 473 (47k) semua tergantung sistem logic yang digunakan dalam micom. IC TC4069UBP bisa juga digunakan yang kaki 1 sampai 6. Apabila ada kerusakan pada resistor maupun kapasitor, kita harus mengganti nilanya dengan ukuran yang sama karena apabila tidak sama akan mengakibatkan adanya perbedaan tingkat ketinggian air saat pencucian, bisa lebih tingi atau lebih rendah tergantung nila resistor dan kapasitor. Yang menyulitkan adalah bila ic yang digunakan adalah jenis smd (suface mount device) harus ekstra hati-hati mengerjakannya dan bila jenis smd tidak ada di pasaran maka bisa kita ganti dengan jenis biasa (dip) setiap kakinya harus di jumper dengan kabel.

Mesin cuci produk negeri sakura biasanya memakai water level dua pin tetapi untuk produk keluaran baru ada yang memakai water level dengan tiga pin. Mesin cuci produksi keluaran korea biasanya memakai water level dengan tiga pin kalau yang produksi sudah lawas ada yang memakai water level switch putar. Sedangkan untuk produk eropa kami belum mengamati dengan seksama. Perbedaan yang sangat menyolok adalah pada tipe front loading electroluk dan beberapa merek lain, memakai water level kontaktor bukan menggunakan lilitan, sehingga level air hanya mempunyai dua ukuran yaitu saat pencucian dan pembilasan. Berbeda dengan yang memakai sistem lilitan level air bisa diatur oleh mikom menyesuaikan berat beban pencucian dan penyesuaian pada saat pembilasan yang biasanya kapasitas air lebih banyak.


Ada hal yang agak membingungkan pada saat water level setengah error, yang pernah kami temui adalah pada saat pencucian prosesnya tampak baik-baik saja namun setelah air terbuang pada saat proses spin ternyata sistem berhenti padahal bila digunakan pada program spin saja tidak terjadi error.

Demikian ulasan kami semoga bermanfaat dan maaf bila ada hal yang salah karena keterbatasan kami dan apabila ada pengalaman terbaru yang berkenaan dengan error tersebut akan kami tulis dalam ulasan ini.


Share:

DAFTAR ENTRY

STAT

FRIENDSHIP

PUSAT BANTUAN

Butuh bantuan kami, klik KONTAK atau LOKASI di menu atas. "BENGKEL KAMI" Silakan kirim modul mainboard ke tempat kami

NEW COMMENTS