CARA MEMPERBAIKI TOMBOL MESIN CUCI

Sebelum masuk ke pembahasan kami ingin menyapa Sobat-sobat yang jauh disana dimanapun berada meskipun belum pernah jumpa di darat tetapi kita tetap bersaudara, bagaimana kabar Sobat hari ini, semoga kabar baik selalu.

Pada kesempatan kali ini kita bahas hal yang ringan yang tidak terlalu banyak berfikir yaitu mengenai memperbaiki tombol mesin cuci yang tidak bisa berfungsi ataupun yang konslet. Mengapa harus diperbaiki? Ada beberapa teman yang berkata seperti itu, jawaban dari pertanyaan itu adalah pertanyaan juga, "dimana kita bisa beli switch tombol seperti itu?" Sampai saat ini kami belum tahu dimana membeli switch tombol seperti itu, jenis tombol yang kedap air. Apakah tidak bisa dimodifikasi dengan tombol jenis lain, tentunya bisa tetapi bertahan berapa lama di kondisi ruang lembab atau basah namun begitu kami pernah memodifikasinya dengan tombol yang besar seperti yang digunakan pada tombol televisi digitec tempo dulu.

switch tombol mesin cuci
Tombol Mesn Cuci
Pada gambar di atas adalah salah satu contoh tombol mesin cuci, bentuknya yang panjang dari kiri ke kanan adalah bagian-bagian dari atas sampai bawah. Cara congkelnya adakah pada bagian sisi bukan pada sudutnya, usahakan jangan sampai patah penguncinya yang terletak di pojok atau sudut. Berikutnya bersihkan pada logam kontaktornya, kita korek-korek dengan ujung pinset atau benda lain yang runcing. Setelah dirasa bersih ukur tahanan atau resistensi antar pin yang berdekatan kalau pin-nya ada 4, ukur dengan skala minimal x10k ohm pada multitester kalau hasilnya jarum tester masih bergerak berarti masih terjadi konslet meskipun jika kita lihat bagian dalam sudah sangat bersih solusinya kita lakukan pemanasan dengan solder pada pin logamnya biasanya teratasi kalau masih konslet lakukan pemanasan lagi tetapi jangan sampai rusak. Kemudian rakit kembali sampai bagian kedap air yaitu bagian nomor 2, coba tekan bersamaan ukur pin dengan multitester skala x1 atau x10 ohm kalau terhubung berarti berhasil dan selanjutnya rapikan bagian-bagian tombol seperti semula.
Kami sudah melakukan perbaikan tombol seperti cara di atas dan hasilnya sangat memuaskan. Apabila pengunci patah kita lakukan pengeleman dengan lem yang tidak merusak biasanya kami gunakan lem bakar pada bagian luar bodi tombol.

Perlu kehati-hatian dalam melepas tombol ini dari solderan di pcb-nya karena pin yang mudah patah. Kami juga pernah memperbaiki yang tombol pendek juga bisa dilakukan seperti cara di atas. Beda halnya dengan switch tombol yang kecil seperti yang digunakan pada tombol televisi saat ini biasanya kami tidak memperbaikinya kami ganti langsung dengan yang ada dipasaran meskipun tidak awet seperti aslinya karena memang tidak kedap air dan mudah karatan.
Jika Sobat-sobat punya pengalaman adanya toko yang menjual tombol mesin cuci yang model seperti gambar di atas, tolong kabari kami di nomor telepon di gambar blog kami.

Keadaan yang memaksa kita untuk berfikir, logika sederhananya semakin kita dalam keadaan terjepit semakin maksimal kita dalam menggunakan akal kita, namun disisi lain ada banyak orang yang malas sehingga mencari jalan pintas dalam hidupnya. Jangan pernah menyerah dalam belajar dan bekerja, entah untuk masa-masa yang akan datang apakah teknisi jalanan seperti kami ini apakah masih bisa bertahan karena betapa sulitnya sekarang mencari onderdil. Bagi teman-teman teknisi yang masih semangat silakan belajar bahasa pemrograman, modul apapun bisa kita ganti dengan kit elektronik program kita tinggal memasukkan (inject) program ke dalamnya, itulah informasi yang kami dapat dari teman kami yang berkutat di dunia mechatronika.

Informasi harga switch tombol yang kami dapatkan adalah sebagai berikut:
1. Ukuran 10x10x23 mm (4pin) harganya kisaran Rp.13.000,00/biji,  belum termasuk ongkir
2. Ukuran 10x10x13 mm (4pin) harganya kisaran Rp.42.000,00/20 biji, ongkir gratis
3. Ukuran 6x6x10 mm (4pin)    harganya kisaran Rp.120.000,00/100 biji, ongkir gratis
4. Ukuran 8x8x13 mm (2pin) harganya kisaran Rp.213.000,00/50 biji, belum termasuk ongkir
Info ini kami ambil dari negeri seberang, kalau kita perhatikan tombol yang gambarnya kami tampilkan di atas harganya kisaran 13 ribu belum termasuk ongkos kirim, bagi kami harganya cukup mahal.

Demikian ulasan kami pada kesempatan kali ini, meskipun hal sederhana semoga banyak manfaatnya.


Share:

MESIN CUCI MIDEA LED SUHU KEDIP-KEDIP #FRONT LOADING

Salam sejahtera untuk kita semua, Sobat-sobat teknisi dan pembaca, semoga selalu sehat segalanya.
Kami kembali akan bahas mengenai modul mesin cuci front loading, kali ini yang jadi objek pembedahan adalah mesin cuci Midea. Error-nya yang terjadi adalah led suhu atau temperatur kadang kedip semua tetapi terkadang pada angka 40˚ (empat puluh derajat) hal ini terjadi ketika air terisi hampir memenuhi level yang ditentukan. Level air sudah disetting otomatis dalam artian ketinggian air dalam drum adalah konstan atau tetap karena water level yang digunakan adalah tipe kontaktor bukan tipe lilitan. Modul ini pernah kami bahas di postingan beberapa waktu lalu, DISINI.

modul kontrol midea
Gb.1. Modul Midea FL
Water level mempunyai 3 pin yaitu 2 pin sejajar dan 1 pin letaknya lebih tinggi. Bila level air sudah terpenuhi maka kontaktor pada 2 pin akan terhubung dan solenoid akan tertutup. Apabila karena suatu hal air melebihi level maksimal maka ketiga pin water level akan terhubung maka pompa drain akan aktif/kerja untuk membuang air karena pin water level yang letaknya lebih tinggi tadi terhubung ke kabel jaringan pompa. Namun sebenarnya dalam kondisi normal hal tersebut tidak akan terjadi karena dalam waktu tertentu micom telah menghitung waktu pengisian air, apabila dalam rentang waktu tersebut air tidak terpenuhi maka akan muncul error bila tanpa displai digital akan muncul kedipan di bagian led displai.

Hal demikian yang pernah kami alami, asumsi kami bahwa micom membaca bahwa air tidak terisi meskipun air sudah banyak di dalam drum. Langkah pertama adalah pengecekan water level caranya kita ukur nilai kontaktor di dalam water level bila normal nilainya harus 0 (nol) ohm. Kita posisikan multitester pada nilai hambatan x10, sesuaikan/kalibrasi saat probe tester probe merah dan hitam terhubung nilai menunjukkan 0 (nol) ohm. Pasang probe tester pada masing-masing kedua pin water level yang sejajar, pasang selang pada lubang water level untuk memudahkan peniupan, tiup selang sampai di dalam water level terdengan klik, lihat jarum tester menunjukkan nilai berapa, kalau nol berarti water level normal kalau tidak di angka nol maka kemungkinan besar kontaktor di dalam water level terjadi karatan. Perlu diingat bila kita tiup selang lebih kuat maka akan terdengar bunyi klik yang kedua akibatnya ketiga pin water level akan terhubung semua.
Kasus yang kami alami, pada saat klik yang pertama nilainya bukan nol tetapi di kisaran 5 ohm.  Solusinya kita harus membongkar water level untuk mengamplas titik (point) kontaktor, caranya kita congkel dengan hati-hati jangan sampai pecah karena water level jenis ini agak susah mendapatkannya di pasaran. Hanya water level jenis kontaktor yang mudah diperbaiki. Setelah terbuka kita bersihkan titik kontak dengan menggunakan amplas atau benda lain yang fungsinya sama.

Setelah water level normal, langkah berikutnya adalah kita cek jalur water level di modul. Ada beberapa merek yang membuat kita sangat kerepotan pada saat menelusuri jalur di modul karena jalurnya di bawah komponen smd ( surface mounted device) yaitu Electrolux, Midea, Modena, Sharp, Panasonic dan Lux Royal. Mungkin juga Sobat-sobat menemukan hal serupa di merek lain.  Sensor water level setelah melalui resistor seri menuju ke balis transistor smd, kolektor tegangannya terukur 4,5V kaki kolektor inilah yang terhubung ke micom, kaki emitor terhubung ke ground.
Setelah beberapa waktu berkutat mencari jalurnya sampai ke micom, akhirnya kami temukan juga, tegangan di jalur water level dekat micom terukur 0V, setelah diselidiki ternyata jalur putus cinta di tengah jalan😂😂😂.
Segera kami jumper kabel jalurnya dan hasilnya tegangan di kaki kolektor menjadi 2,5V. Setelah coba di unit hasilnya proses pencucian sudah berjalan normal.

water level sensor
Gb.2. Jalur sensor water level
Hal yang paling merepotkan lagi adalah apabila jalur putus-sambung, kasus seperti ini pernah kami alami dimana kadang 2 berikutnya error kadang 3 hari kadang 1 minggu betul-betul menghabiskan waktu dan tenaga, ditambah "nyanyian" si pemilik. Bagi kita yang tak kenal menyerah, solusinya adalah kita harus punya stok mesin cuci untuk dipinjamkan sehingga pelanggan tetap bisa mencuci dan kitapun dalam berexplorasi dengan mesin cuci yang bermasalah tadi lebih tenang.

Pada mesin cuci jenis ini bila led suhu yang kedip-kedip adalah 60˚ (enam puluh derajat) maka yang harus dicek adalah jalur tacho bila motor masih bisa berputar namun bila motor sama sekali tidak berputar maka yang harus dicek adalah motor (soket dan tacho), relai, SCR/Triac dan sinyal dari micom.

Scr kontrol
Gb.3. Jalur SCR
Demikian ulasan kami, maaf bila ada yang kurang tepat dan semoga bermanfaat.



Share:

MOTOR FAN INDOOR TIDAK BERPUTAR

Salam sejahtera untuk kita semua, apakabar Sobat-sobat yang baik hati. Sudah agak lama kami tidak mengulas modul ac baru pada kesempatan kali ini kita akan membahas sedikit mengenai modul ac yang difokuskan pada motor fan indoor yang tidak berputar dan bukan motor fan sistem inverter. Kami akan mengambil contoh pada modul ac merek LG yang modulnya disablon atau dicat sehingga kita akan dibuat repot mencari jalur-jalurnya.
Ada modul tipe lain yang mirip dengan modul bersablon ini namun jalurnya agak sedikit berbeda dan jalurnya tidak disablon tetapi kami belum mempunyai gambarnya.

Beberapa penyebab motor fan indoor tidak berputar adalah sebagai berikut:
1. Motor mati, lilitan terbakar atau putus, kabel atau sekering putus.
2. Kapasitor lemah, ditandai dengan masih adanya getaran pada motor.
3. Jalur driver motor (optocoupler/resistor/triac/scr/opto triac/SSR) ada yang rusak.
4. Jalur sensor listrik ada yang bermasalah.
5. IC ULN2003 rusak.
6. Tidak ada sinyal dari micom.

modul lg sablonan
Modul AC LG
Langkah pertama adalah cek kondisi motor fan indoor, untuk cek motor normal atau tidak bisa kita lakukan dengan cara bypass atau jalur dilangsungkan yaitu--pada contoh gambar diatas-- kita bisa men-jumper kaki 1 dan 2 triac/scr sehingga motor fan indoor akan berputar dengan kecepatan penuh (full speed) namun bila putarannya lambat kemungkinan motor bermasalah di lilitan atau kapasitor.

Langkah kedua, jika motor berputar dengan dengan normal langkah berikutnya kita cek bagian driver motor, caranya adalah dengan men-short-kan (jumper) ke ground jalur yang dari optotriac menuju ic array uln2003 dan amati hasilnya, bila motor berputar maka bagian driver tidak bermasalah namun bila motor tidak berputar maka bagian driver bermasalah. Kita harus cek optotriac, resistor, triac/scr, tegangan 12V pada bagian input optotriac.

Langkah ketiga, jika bagian driver tidak bermasalah maka kita harus cek sensor tegangan/arus listrik. Bagian ini terdiri dari resistor yang terhubung dengan 5V dan ground, kapasitor, optocoupler, transistor, pada bagian tegangan tinggi terdiri dari resistor, dioda. Bila tegangan input (pin 1 dan 2 optocoupler/photocoupler) menggunakan arus DC (direct current) maka jenis photocouplernya (pc) adalah directional misalnya pc817 dan bila menggunakan arus AC (alternating current) yaitu apabila resistor terhubung langsung dengan tegangan listrik maka photocouplernya adalah bidirectional misalnya pc814 yang sekarang masih jarang ada di pasaran. Output dari bagian ini adalah jalur kolektor transistor dan besaran tegangan yang menuju micom adalah sesuai desain program di micomnya. Sebagai salah satu gambaran saja (tiap modul bisa berbeda), tegangan kolektor bisa terukur 4,5V atau 2,3V atau 0V tergantung pembacaan micom. 
Asumsi tegangan kolektor transistor adalah 4,5V (tegangan ini diperoleh dari 5V melalui resistor pull-up) maka tegangan basis transistor akan terukur 0V (nol) karena tegangan pull-up basis akan di-short-kan ke ground oleh photocoupler. Apabila photocoupler dilepas maka tegangan basis menjadi 4,5V dan tegangan tegangan kolektor menjadi 0V karena kolektor-emitor terhubung dimana emitor terhubung ke ground, akibatnya micom membaca bahwa kondisi listrik tidak normal sehingga sinyal penyalaan motor fan indoor tidak dikeluarkan (diprotek).
Begitu juga dengan asumsi tegangan kolektor 2,3V,  apabila kaki kolektor tegangannya tidak terpenuhi maka sinyal akan diprotek juga. Kesimpulannya kita harus mencoba-coba tegangan kaki kolektor berapa sebenarnya yang diinginkan micom, kita harus cek bagian input dan input photocoupler.

Langkah keempat, mengacu pada gambar di atas sebagai contoh, kaki output uln2003 yang menuju driver motor adalah kaki nomor 16 maka kaki inputnya dari micom adalah kaki nomor 1. Apabila langkah merubah tegangan kolektor sebagaimana hal atas dari low (0V) sampai high (4,5V) ternyata ic micom tidak mengeluarkan sinyal yaitu berupa tegangan kisaran 2-4V pada kaki nomor 1 uln2003 maka kita bisa asumsikan bahwa micom bermasalah pada bagian pembacaan sensor listriknya. Apabila hal ini menjadi asumsi kita maka langkah terakhir adalah akal-akalan 😅😅😅😅. Sobat-sobat bisa meniru cara kami atau mengganti modul karena cara kami ini akan menghasilkan motor fan akan berputar dengan full speed, namun masih bisa dimatikan melalui remot. Apabila motor bisa berputar maka ic uln2003 normal dan bila motor tidak berputar maka uln2003 rusak.

Caranya adalah potong jalur dari micom ke kaki nomor 1 uln2003, kemudian jumper kaki nomor 1 tadi dengan kabel ke kaki nomor 1 uln2003 kontrol displai. Kaki nomor 1 uln2003 displai inilah yang mengontrol led power on-off, sehingga fan indoor akan on-off mengikuti on-off-nya led power. 

Sobat-sobat  bisa meniru cara diatas bisa dipandang ada manfaatnya, apabila ada kesalahan kami mohon maaf dan semoga bahasan kami ini bisa bermanfaat untuk kita semua.



Share:

MODIFIKASI POWER SUPLAI MESIN CUCI

Sobat-sobat yang baik hati, salam sejahtera untuk kita semua.
Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mesin cuci yang mati atau error karena power suplai bermasalah. Pembahasan ini hanya pada jenis modul yang memakai transformator switching misalkan mesin cuci samsung top loading modul casing putih dimana modul power suplai (power supply unit (psu)) berupa modul tersendiri.  Tanda kerusakan di antaranya adalah mati total (lampu led indikator tidak menyala), hidup-mati sendiri, hidup sesaat kemudian mati dengan sendirinya. Yang sering rusak adalah ic power suplainya bisa beli di toko onderdil elektronik atau lewat online. Kalau Sobat kesulitan mencari ic-nya bisa juga di kanibal dengan power suplai dvd (tegangan 5v dan 12v), bisa juga pakai adaptor yang dibuat serata mungkin arusnya dengan memakai ic 7812 dan 7805 (pernah kami bahas pada postingan yang lalu. 

Cara lainnya, dengan syarat trafo switching masih bagus, kita bisa menggunakan gacun/astello/hanaya atau merek lainnya, namun bagi kami untuk saat ini sudah kami tinggalkan karena tegangan yang dihasilkan terkadang tidak stabil, hingga akhirnya kami memakai driver power suplai 5 kabel, teman-teman umumnya menyebutnya gacun 5 kabel, yang biasa dipakai untuk kanibal driver power suplai LED tv, dan power suplai lainnya dengan watt rendah. Harganya terbilang murah meriah tergantung ic yang digunakan, misal menggunakan ic DM0465 harga kisaran 15.000 rupiah dan watt outputnya kisaran 40 watt.

Namun driver power suplai ini tidak kompatibel dengan semua jenis psu, karena ia menggunakan power suplai vcc external minimal 12v bagian primer dan harus ada photocoupler (pc), selama ada dua hal tersebut masih bisa digunakan. Bila psu aslinya tidak tersedia vcc 12v atau pc maka kita harus membuat rangkaian untuk dua hal tersebut, agak ribet dan beresiko bagi yang belum ahli.
Untuk pemasangannya sebenarnya sangat mudah, ada sebagian teman yang mencatat data setiap kabelnya, ada juga yang sudah hafal karena sudah terbiasa, ada juga yang berpegang pada datasheet ic-nya meskipun warna kabel diubah-ubah tidak akan menjadi masalah. Datasheet bisa di download di internet.

Menurut pengalaman kami di medan tempur hasilnya baik meskipun ada beberapa yang tidak support ditandai dengan led indikator power kedip-kedip tetapi untuk watt rendah 99% berhasil. Berikut ini kami ambil salah satu contoh dari modul mesin cuci samsung cover plastik putih.

psu modul samsung
Gb.1. Power Suplai Mesin Cuci Samsung Cover Putih
Gambar di atas adalah hasil modifikasi power suplai mesin cuci samsung top loading dengan driver power suplai 5 kabel. Adapun pemasangan kabelnya adalah seperti gambar berikut ini,
driver 5 kabel
Gb.2. Skema ic FSDM0465
Pada gambar di atas, ic power yang digunakan sesuai kebutuhan tergantung daya (watt) yang dibutuhkan, ada beberapa seri ic yang digunakan yaitu DM0465, DM0565, DM07652, ataupun tipe yang lain, daya output semakin besar harga ic-nya semakin mahal.

Pemasangan kabelnya jangan sampai salah, bisa-bisa ic-nya langsung kebul-kebul, terbakar. Pada skema aslinya tegangan vcc dibatasi hanya 22V. Cabut ic power suplai aslinya, kaki 3 photocoupler (pc) terhubung ke ground primer (-300V) dan kaki 4 pc terhubung ke kaki FB (feedback). Keuntungan menggunakan modul psu ini adalah penempatannya mudah, harga lebih murah dibanding trafo konvensional dan tegangan output stabil. 

Bagaiman Sobat, terserah kita mau pakai power suplai model apa, yang terpenting adalah tegangan output stabil, efisien, tahan lama. Ada hal yang harus diingat ada power suplai yang memakai tegangan range 120V-300V misalkan power suplai yang memakai ic power kaki 7 (TNYxxx, TOPxxx, LNKxxx dan lainnya) atau ic power kaki 8 (ViperxxA, STRAxxxx dan lainnya) sampai saat ini kami belum mencoba memasang modul psu 5 kabel ini pada power suplai dengan tegangan 120V.

Kemajuan teknologi bisa mempermudah masalah yang kita hadapi namun di sisi lain kita menjadi konsumtif dan tergantung pihak lain selama kita tidak mampu mengembangkan teknologi sendiri. Sebagai contoh adalah hal yang kita alami sparepart di pasaran harganya 10 ribu kalau di online masih ditambah ongkos kirim, namun bila kita beli di negeri "seberang" harga hanya 6 ribu dan gratis ongkir hanya saja waktunya yang lama bila untuk stok ini sangat menguntungkan kita sebagai teknisi tentunya modal kita berhenti untuk beberapa waktu. Jadi... negeri ini hanya akan menjadi "pasar" selama kita tidak mengembangkan produksi baik untuk dipakai sendiri atau ekspor. Anak-anak bangsa ini sangat hebat, negara dan pemerintah yang harus punya action. Sebagai guyonan saja: "Kedepan kita pilih pemimpin yang pro teknisi"😂😂😂😂😂

Cukup sekian dulu dan semoga bermanfaat.


Share:

MESIN CUCI TOSHIBA MATI TOTAL

Sobat-sobat dan pembaca yang baik hati, salam sejahtera untuk kita semua dan semoga sehat selalu. Amiin.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas sedikit tentang mesin cuci toshiba dengan kerusakan mati total padahal power suplai normal. Pertama-tama kita cek power suplai untuk memastikan tegangan 12V dan 5V dalam kondisi normal. Perlu diketahui bahwa ada dua jenis power suplai yang sering kami temui yang digunakan pada mesin cuci toshiba yaitu memakai trafo konvensional dan ac matic inventer seperti pada modul samsung diamond drum casing hitam, bedanya di toshiba memakai ic dan di samsung memakai ic hibrid. Baca juga modul toshiba tipe lainnya DISINI
Pada mesin cuci toshiba tombol on menggunakan saklar push-on yang berfungsi untuk menghubungkan jalur listrik sesaat dan begitu micom mendapat tegangan power suplai 5V akan menghidupkan relai sebagai pengganti fungsi saklar push-on tadi, sehingga untuk mematikan modulnya ada tombol khusus 'off'. 
toshiba top loading'
Gb.1. Toshiba Top Loading dengan Trafo Konvensional
Untuk memastikan power suplai normal maka saklar push-on kita tekan terus atau dijumper sehingga kita bisa mengukur tegangan output 12V dan 5V, bila tegangan stabil atau tidak naik-turun kita asumsikan power suplai normal. Langkah berikutnya kita cek dibagian relai dan jalur drivernya sampai ke micom. Apabila tombol power on (saklar push-on) kita tekan dan modul bisa hidup namun bila kita lepaskan modul mati maka bisa dipastikan bagian relai bermasalah, cek relai, cek 12V dan cek bagian drivernya yang biasanya terdiri dari satu atau dua buah transistor. Apabila saklar push-on kita tekan ternyata tidak menunjukkan ada tanda-tanda kehidupan maka bisa dipastikan ic micom belum bekerja atau justru malah kondisinya rusak.

Langkah berikutnya bongkar modul yang ada micomnya (ingat: bongkar modul maksudnya bongkar casing plastiknya bagian bawah dengan memotong plastiknya dengan solder 100 watt atau 150 waat, modul jangan dicongkel). Setelah itu langkah berikutnya cari ic reset biasanya dengan kode 7042 atau 7045 yang berkaki tiga, kaki kiri adalah input 5V, kaki tengah adalah ground dan kaki kanan adalah output dimana tegangan terukur biasanya sesuai kode belakangnya, misal 7042 maka outputnya adalah 4,2V. Bila tegangan sudah sesuai berarti normal. Langkah berikutnya cari Resonance Capasitor atau lebih dikenal dengan Xtall atau kristal, secara umum bentuk kristal non-smd (tidak menempel di pcb) ada dua macam yaitu yang berkaki 2 dan berkaki 3, yang berkaki 2 hanya untuk input-output biasanya bentuknya seperti logam mengkilap, yang berkaki 3 kaki tengah adalah ground biasanya bentuknya seperti kapasitor keramik. Kaki kiri biasanya input, tegangan pin input maupun output dari ic micom ada perbedaan dan persamaan tergantung setingan designer pabriknya. Pada modul di atas inputnya adalah kisaran 2,3V dan outputnya kisaran 0,5-1V, biasanya apabila kaki outputnya kita sentuh dengan probe merah tester sementara probe hitam pada ground maka kadang terdengar bunyi "tit" maka bisa dipastikan ic micom masih normal serta kemungkinan bisa juga Xtall rusak.

Dari hal-hal diatas, asumsi kami adalah Xtall rusak, kodenya adalah 8.000 jadi ukurannya adalah 8 Mhz (mega hertz). Karena di pasaran yang kaki 3 kami belum pernah menemukan maka kami ganti dengan yang kaki 2 dan hasilnya modul bisa hidup namun beberapa lampu led indikator langsung kedip-kedip, hal ini pernah kami bahas pada postingan dulu kala, kerusakan pada ic memori 24C02. Ic memori ini gunanya untuk menyimpan program default dari micom, sehingga bisa diganti dengan memori kosongan yang harganya murah meriah. Apabila ic micom tidak bisa memproses perintah "read-write" pada memori maka micom akan mengeluarkan sinyal kedip-kedip.

Berbeda halnya dengan setengah posisi "on" selang beberapa detik muncul kedip-kedip kemungkinan error di water level, swit pintu belakang maupun swit reed (magnet), sensor de effecto hall (sensor putaran motor), sensor di motor drain dan child lock.

Untuk kelas top loading memang toshiba dibilang "terumit" tingkat keamanannya bisa kita kasih nilai dua jempol "👍👍" tetapi bikin pusing bagi teknisi. Misalnya motor drain tidak kerja aja akan terjadi error sebagaimana pada electrolux top loading dimana pompa tidak kerja akan terjadi error.

Demikian ulasan singkat kami semoga bermanfaat, maaf bila ada yang kurang jelas silakan tanyakan di kolom komentar.



Share:

DAFTAR ENTRY

STAT

FRIENDSHIP

PUSAT BANTUAN

Butuh bantuan kami, klik KONTAK atau LOKASI di menu atas. "BENGKEL KAMI" Silakan kirim modul mainboard ke tempat kami

NEW COMMENTS