TRIAC MOTOR MESIN CUCI RUSAK TERUS

MODIFIKASI TRIAC DENGAN RELAI

Salam sejahtera Sobat-sobat dan pembaca, semoga sehat selalu dan selalu dimudahkan segala urusan.

Selama beberapa tahun menangani modul mesin cuci baru kali ini mengalami triac dinamo motor rusak alias jebol terus, kasus ini terjadi biasanya pada tipe modul yang jalur L atau N listrik tanpa relai, disini kami akan mengambil contoh pada modul mesin cuci pintu atas (top loading) merek polytron. Penyebab pastinya kami belum tahu, ciri-cirinya adalah pada saat pertama kali diberi tegangan listrik semua beban (solenoid, motor drain dan dinamo pencuci) kerja sesaat kisaran 1 (satu) detik padahal belum posisi dihidupkan. Efek yang tragis pada triac dinamo motor pencuci karena triac putaran motor ke kanan dan ke kiri bekerja bersamaan akhir kedua triac jebol/rusak padahal ketika triac dipasang hanya 1 saja (triac putaran kanan atau kiri) triac tidak rusak.

Apakah kerusakan pada ic micom ataukah faktor eksternal yang terhubung ke micom ataukah softwarenya, jawabannya masih "entahlah". Kami tidak lebih lanjut mencari penyebab pastinya karena kami menghindari semakin banyak triac yang "menjadi korban" sia-sia, juga waktu yang banyak terbuang misalkan beberapa hari rusak lagi. Langkah yang kami ambil adalah mengganti triac dengan memakai relai. Relai yang kita butuhkan dalam hal ini adalah tegangan kerja 5V karena modul polytron tegangan kerjanya hanya 5V. Ini berarti tegangan 5V adalah yang terhubung ke listrik, beda halnya dengan samsung tegangan yang terhubung dengan listrik adalah 12V entah untuk modul terbarunya kami belum punya datanya. 

Pada modul polytron driver triac memakai transistor jenis NPN tidak memakai ic array semisal uln2003. Pemasangan relai secara langsung pada bekas kaki triac ternyata tidak membuahkan hasil alias relai tidak kerja karena tegangan jalur kaki lilitan minus relai (kolektor transistor)  tidak bisa mencapai 0V (nol volt) karena ada resistor penahan atau pembatas. Kami tidak mencoba mengganti  transistor atau jalur aslinya tetapi melakukan modifikasi agar modul tetap aman.

Kami menambahkan transistor agar kaki lilitan minus relai yang pada saat harus bekerja tegangannya menjadi nol atau mendekati nol. Transistor yang kami gunakan adalah tipe PNP misal A1015 atau A733.  Sebelum pemasangan transistor kita harus menentukan kaki-kaki transistor tersebut antara B (base/basis), C (collector) dan E (emitter). Yang terpenting adalah basisnya, terkadang kode sama karakter kakinya berbeda misalnya A733 basisnya ada di kaki tengah adapula yang di kaki kanan. Yang basisnya di tengah maka C di kaki kanan dan E di kaki kiri, bila basis di kaki kanan maka C di kaki tengah dan E di kaki kiri.

Relai 5V yang harga murah di pasaran biasanya 5 kaki, yaitu 2 kaki lilitan dan 3 kontaktor. Kaki lilitan sebenarnya bisa di pasang bebas mana yang terhubung Vcc (tegangan plus) dan mana yang nantinya terhubung ke jalur minus, kecuali yang di dalamnya ada lampu led yang akan menyala ketika relai bekerja. Kaki kontaktor ada 3 yaitu Com (common) sebagai input tegangan yang di saklar, NO (normal opened) yang saat relai standby tidak terhubung ke com, pada saat relai bekerja akan terhubung ke com dan NC (normal connected, normal contacted) yang kebalikan dari NO.

Untuk lebih jelasn modifikasinya kita perhatikan skema sederhana berikut ini:
Modifikasi pengganti triac
Kami kalau menggambar skema tidak pernah pakai simbol-simbol di elektronik, pokoknya apa adanya jalur agar mudah ditiru karena ada sebagian sobat kami yang sangat merasa kesulitan membaca simbol transistor, triac bahkan led. Dari gambar di atas, yang atas adalah skema rangkaian aslinya dan yang bawah adalah modifikasinya. Bila sistem modul berbeda maka modifikasinya mungkin berbeda, yang penting amati dan ukur jalur dan komponen yang terlibat.

Dari modifikasi yang kami lakukan hasilnya bisa berfungsi dengan normal tetapi untuk keawetan tergantung kualitas relainya. Sebenarnya bisa memakai relai yang lebih besar dan kuat misalnya 12V tetapi harus menambah suplai tegangan 12V. Pemasangan pada kaki lilitan relai menjadi berbeda yaitu kaki com dan kaki lilitan harus terpisah. Efek samping yang kami alami adalah saat relai bekerja buzzer berbunyi beep-beep, apabila hal ini mengganggu maka jalur buzzer dinonaktifkan atau diputus saja.

Sobat-sobat bisa memakai cara ini atau beli modul baru atau beli modul universal atau merubah memakai timer manual. Kami memakai cara ini sebenarnya coba-coba saja, namanya saja hobi meskipun teori dasar tidak 100% menguasai yang penting modal pengalaman dan senang saja. Perlu kami ingatkan di elektronik itu penuh resiko, kalau tidak menguasai teori dasar dan belum pengalaman jangan "coba-coba". Misalnya salah sambung power suplai, resikonya psu terbakar atau micom berasap 😂😂😂. Lebih ngeri lagi mengukur semburan flayback pakai tespen, jantungnya bisa berhenti berdetak selamanya.

Kiranya cukup sekian dulu semoga bermanfaat, maaf bila ada kalimat yang kurang jelas. Kalau ada yang perlu ditanyakan silakan tinggalkan di kolom komentar atau chat WA kalau respon lambat mohon dimaafkan.


Share:

MODUL INVERTER, GAMBARAN UMUM

MODUL INVERTER AC, KULKAS, MESIN CUCI

Bagaimana kabar Sobat-sobat saat ini? Semoga selalu diberi kesahatan dan kelapangan.
Tujuan kami menulis bahasan ini bukan sebagai data yang valid karena data yang kami miliki sangatlah minimal bahkan ada yang sebagai dugaan saja. Kami berharap pada sobat-sobat yang mempunyai data mengenai inverter bisa berbagi kepada kami. Inverter bagi kami adalah tantangan saat ini dan yang akan datang dalam dunia modul kontrol. Kadang kami berhayal bahwa pihak produsen mungkin mentertawakan saja, dimana produk yang sekali pakai masih saja diperbaiki. Pandangan kami sampai saat ini adalah bahwa produk inverter adalah monopoli pihak produsen karena produsen yang mempunyai suku cadangnya. Teknisi jalanan seperti kami hanya mampu memperbaiki pada bagian-bagian yang suku cadangnya mudah diperoleh di pasaran.  Produk yang hanya sekali pakai saja masih ingin diperbaiki, bagi sebagian orang mungkin buang-buang waktu saja 😊😊😊.

Kami punya beberapa pengalaman memperbaiki modul inverter, dari hal itu hitungan biaya sangatlah penting disampaikan kepada pelanggan yaitu kalau diperbaiki biaya berapa kalau beli baru di service center (SC) biaya berapa karena bagian inverter yang paling mahal adalah IC IPM (Intelligent Power Module / Inverter Power Module) yang terkadang tidak ada di pasaran. Saat itu modul yang kami perbaiki kisaran harga di SC adalah 2 juta rupiah sementara kalau diperbaiki kisaran 750k rupiah. Resiko "rugi" teknisi elektronik lebih besar dibandingkan dengan teknisi teknikal misalnya sudah membeli IC IPM seharga 300k rupiah tiba-tiba pelanggan membatalkan kesepakatan perbaikan, mau dikemanakan IC IPM-nya karena biasanya tiap modul inverter memakai IPM yang berbeda, sedangkan pada sisi teknikal suku cadang bisa diaplikasikan ke unit yang berbeda.

Setiap produsen mengeluarkan produk yang berbeda meski tidak 100% berbeda, demikian juga IC IPM yang dipakai di dalam modul inverter juga kadang berbeda, IC IPM yang digunakan sesuai dengan besarnya beban daya pada kompresor atau motor. Hal inilah yang menyebabkan kami belum berani men-stok IC IPM karena variannya banyak dan harganya lumayan mahal. Bisakah IC IPM dimodifikasi dengan tipe lain sehingga kita hanya men-stok beberapa saja, sebagaimana pada ic power suplai watt rendah kami hanya men-stok beberapa macam ic saja karena bisa dimodifikasi. Pada IC IPM patokannya adalah arusnya (Ampere), untuk pengujian modifikasi kami terbentur pada terbatasnya modul inverter dan IC IPM.

1. Modul Inverter AC

Sistem kerja modul inverter ac pada berbagai merek sebenarnya sama saja letak perbedaan pada sparepart yang dipakai dan tata letaknya (lay out). Bila dilihat dari sistem transmisi data ada dua jenis yaitu komunikasi data satu arah dan komunikasi data dua arah.
Kami baru satu kali menemui modul yang memakai komunikasi data satu arah yaitu pada ac samsung dimana jalur komunikasi data hanya sebagai pemberi perintah ke bagian modul outdoor jadi apapun yang terjadi pada bagian outdoor modul indoor tidak mendeteksi. Modul yang memakai komunikasi data dua arah sangat banyak digunakan, modul yang pernah kami temui adalah LG, Panasonic, Toshiba, Sharp, Daikin dan lain-lain. Pada modul yang memakai komunikasi data dua arah, modul outdoor dan indoor saling memberikan informasi sehingga error yang terjadi akan ditampilkan di layar displai, led displai atau sinyal ke remot kontrol.

Hal penting lainnya adalah data mengenai resistensi (tahanan) thermistor, Sobat-sobat bisa mengumpulkan data ini dalam suatu catatan baik di buku maupun di file elektronik dari tiap merek dan tipenya. Data thermis yang kami miliki sangatlah terbatas. Data thermis sangat membantu bila thermis aslinya dalam kondisi konslet (short) ataupun dalam kondisi putus (open).

Sistem inverter juga digunakan pada jaringan ac skala besar misal pada industri dan bangunan yang memiliki banyak ruangan, dimana 1 unit outdoor digunakan untuk mendinginkan atau memanaskan banyak ruangan dengan unit indoornya masing-masing, teknologi ini dikenal dengan VRF atau VRV (VRF = Variable Refrigerant Flow, VRV = Variable Refrigerant Volume) tentang hal ini Sobat-sobat bisa searching di internet terutama yang dalam bahasa inggris. Kecepatan kerja kompresor bisa diatur sesuai kebutuhan. Kalau dihitung dari kebutuhan daya listrik sistem inverter lebih hemat daripada sistem konvensional tetapi kalau dihitung dari biaya perbaikan akan lebih mahal, benarkah demikian? Sobat-sobat bisa mengumpulkan data dan menghitungnya sendiri.
Sampai saat ini kami belum pernah menemui ac yang memakai sistem pendinginan dan pemanasan ruangan sekaligus, sistem ini banyak dijumpai di negeri yang mempunyai 4 musim ataupun di daerah kutub atau dataran tinggi.

Beberapa variabel dalam modul inverter menurut analisa kami meski tidak 100% identik adalah sebagai berikut:
Gb.1. Bagian Indoor
Gb.2. Bagian Outdoor
IC IPM hanya digunakan untuk catu daya mesin listrik dengan daya kecil sedangkan untuk mesin listrik dengan daya besar maka yang digunakan adalah commuter circuit atau commuter module. Pernah kami jumpai pada ac toshiba sistem penggerak kompresor tidak memakai IPM tetapi memakai rangkaian FET/IGBT seperti pada commuter modul.

2. Modul Inverter Mesin Cuci

Pada mesin cuci inverter catu daya juga sama dengan pada ac inverter. Perbedaan hanya pada putaran beban, pada mesin cuci putaran motor adalah arah kanan dan kiri. Sampai saat ini kami belum paham sistem kerja driver putaran kanan-kiri ini hanya terdengar suara relai saja, kami belum meneliti sampai detail baik di fisik jalur modul atau skemanya.
Tipe motor yang digunakan yang biasa disebut direct drive motor menurut bentuknya ada dua macam yaitu motor piringan (beltless) dan motor belt. Motor piringan letaknya menempel pada tabung drum bagian belakang, terdiri dari 12 magnet permanen dan jalur U-V-W masing-masing mempunyai 12 lilitan yang dihubungkan secara Star, banyak lilitan keseluruhan adalah 12x3=36. Motor piringan digunakan pada LG, Daewoo dan sebagian Samsung.
Motor belt juga memakai magnet permanen namun kami kehilangan data berapa banyak lilitan dan model sambungannya pakai Delta ataukah Star. Jenis ini dipakai pada Samsung. Sensor kecepatan motor pda LG memakai De Effecto Hall  dua buah sedangkan pada samsung sesnsor kecapatan menggunakan sinyal dari output seperti pada modul ac inverter atau kulkas inverter.

Pada mesin cuci micom displai dan micom inverter ada yang terpisah dan ada pula yang menjadi satu sistem. Contoh yang terpisah adalah pada Samsung dimana bagian displai tidak terhubung dengan listrik tegangan tinggi dan power suplainya pun terpisah, komunikasi antar modul menggunakan Rx (receiver) dan Tx (transfer). Sudah ada beberapa bahasan mengenai mesin cuci inverter di blog ini, bila dibutuhkan silakan buka di label "mesin cuci".

3. Modul Inverter Kulkas

Pada kulkas biasanya menggunakan tipe IC IPM dengan amper rendah karena kompresor menggunakan daya yang rendah kecuali kulkas dengan kapasitas ruang besar.
Modul ada yang terdiri dari dua blok misal pada merek Samsung dan ada yang hanya satu blok misal pada LG.
Gb.3. Modul Kulkas Samsung
==============
Kesulitan dalam menentukan letak kerusakan pada modul inverter adalah masalah yang umum apalagi secara fisik tidak ada tanda-tanda. Ada tiga hal yang sulit ditentukan adalah pada IC IPM, driver sinyal IPM dan pada software. Bila masalah karena kompresor maka masih bisa dideteksi dengan inverter analizer kita bisa membuatnya sendiri memakai lampu led atau memakai bolam pijar, namun pengujian dengan cara ini hasilnya tergantung sistem modul ada yang output UVW selalu kerja misal pada ac toshiba yang tidak menggunakan IPM tetapi menggunakan sistem FET (commuter) dan adapula outputnya hanya beberapa detik kerja (menggunakan IPM) karena bila arus beban terlalu rendah atau terlalu tinggi (diluar spesifikasi IPM) atau beban bukan lilitan maka akan terjadi protek.
Gb.4. Inverter Analizer Star dan Delta
Sobat-sobat bisa modifikasi sendiri mengenai inverter analizer tersebut, kami membuat sesederhana mungkin yang penting bisa berfungsi, rangkaian bisa dibuat dengan sistem Delta maupun Star. Pada gambar 3 di atas susunan led adalah Star dan pada bolam pijar adalah Delta.
Untuk mengukur lilitan beban (motor ataupun kompresor) masih normal atau tidak, bisakah kita menggunkan tester LOPT (Line OutPut Transformer) atau yang biasa disebut FBT (FlyBack Transformer) untuk mengukurnya? Teman-teman yang pernah berkecimpung di dunia televisi CRT (tabung) biasanya tidak asing dengan istilah tersebut atau sudah memiliki alat tersebut. Sampai saat  ini kami belum mencoba mengetes motor ataupun kompresor menggunakan tester FBT, semoga beberapa waktu ke depan alatnya sudah jadi, alat yang lama tidak diketahui rimbanya.
Gb.5. Motor brushless (inverter) Samsung
Pada gambar 5 diatas tampak gambar dinamo mesin cuci samsung inverter (brushless), kami menggunakan dinamo motor tersebut sebagai alat uji output modul inverter baik untuk mesin cuci maupun untuk kompresor karena dinamo tersebut mudah dibawa kemana-mana.

Catatan:
Bahasan-bahasan yang kami tulis di blog kami adalah murni pengalaman pribadi dan kami tujukan untuk bahan awal bagi Sobat-sobat teknisi yang sudah menguasai elektronika dasar. Hal ini kami sampaikan karena ada beberapa pihak yang meniru cara kami justru kerusakan semakin parah katanya dan ada beberapa pihak yang keberatan dengan tulisan-tulisan kami. Kami yakin masih banyak sobat yang membutuhkan tulisan-tulisan kami dan hanya ilmu meski sedikit yang bisa kami berikan untuk Sobat-sobat yang dekat maupun yang jauh disana.

Demikian bahasan kami pada kesempatan kali ini, maaf bila bahasan kurang detail dan semoga bermanfaat. Harapan kami ada Sobat yang bisa bahasa pemrograman sehingga kita bisa membuat sendiri chip modul kontrol sebagai pengganti micom, saya (penulis) lebih banyak di teori material (ilmu bahan) dan belum menguasai pemrograman chip kontrol.


Share:

CARA PERBAIKI MICROWAVE

CARA PERBAIKI MICROWAVE MATI TOTAL ATAU TIDAK BISA START

Salam sejahtera untuk Sobat semua, semoga kita selalu diberi kesehatan dan kelapangan.
Pada kesempatan kali ini kami bahas tentang alat masak yaitu microwave, perkakas yang jarang masuk ke bengkel kami. Banyak perkakas yang dulunya manual sekarang sudah pakai kontrol elektronik. Misalnya magicom saja sekarang pakai modul kontrol bila diperhatikan modulnya lebih rumit dari modul ac split biasa.

Pembahasan microwave ini tidak menitikberatkan pada modul kontrol.
Beberapa pernah ada yang mengalami kerusakan pada power suplai yaitu yang menggunakan power suplai ac matic, sementara yang menggunakan trafo konvensional kami belum pernah menemui kerusakan pada modul, lebih awet yang memakai trafo biasa.

Urutan pengecekannya adalah:
1. Power suplai
2. Bagian kontrol
3. Bagian thermostat, saklar/switch, fuse
4. Relai
5. Trafo step up
6. Dioda tegangan tinggi
7. Kapasitor tegangan tinggi
8. Magnetron

Cara ukur dioda tegangan tinggi memakai multitester skala yang kami gunakan adalah x10k multitester analog/jarum. Kalo bolak-balik hubung meski sedikit berarti rusak.
Cara ukur magnetron, pada kedua pin-nya nyambung, bila diukur terhadap bodinya pakai skala x10k hasilnya hubung meski sedikit berarti short bodi (rusak). Yang pernah kami alami adalah short pada plastik pembungkus pin konektor dan kasus seperti ini masih bisa diperbaiki.
Namun dipastikan dulu letak short dengan bodinya dimana yaitu dengan cara memotong jalur yang menuju ke dalam magnetron.
Gb.5. Bagian konektor magnetron
Konektor sebenarnya bisa diganti bila ada suku cadangnya bila tidak menemukan maka harus dimodifikasi.  Kami melakukannya dengan membuang bagian plastik kemudian mengecornya dengan semen atau pakai dempul plastik atau pakai resin, pokoknya bahan isolatif resistensi tinggi atau mendekati tak berhingga dan yang tahan panas. Bisa juga pakai kabel flayback televisi yang dibungkus dengan isolatif selongsong tahan panas (umumnya warna putih) dua lapis atau lebih dan pasang sekuat mungkin jangan sampai goyang. Cara sambungnya? Sobat-sobat bisa cari cara tersendiri yang penting kuat dan aman, hal ini penting karena sambungan aslinya adalah dilas.

Kasus mati total biasanya di power suplai dan/atau di modul kontrol termasuk tombol.
Kasus tidak bisa "start" (displai dan tombol semua/sebagian normal) biasanya di jalur tombol, sensor-sensor dan relai.
Berikut ini adalah contoh pada microwave panasonic:

Gb. 1. Modul kontrol
Gb.2. Beberapa bagian dalam microwave
Kami memakai contoh merek tersebut karena sistemya lebih lengkap, selain sensor saklar dan thermostat juga menggunakan thermistor. Apabila 0V atau groung modul tidak disambungkan ke bodi besi microwave maka tidak akan bisa di start. Ukuran thermis yang kami peroleh adalah kisaran 50kohm, sudah terbayang susahnya mencari thermis seukuran itu bila thermis rusak, yaahh dimodiflah ..😂😂😂.
Gb.3. Bagian displai dan tombol
Gb.4. Modifikasi tombol
Yang berat juga adalah pengerjaan modifikasi panel tombol,  karena beberapa tombol tidak fungsi apalagi tombol start dan stop. Tombol pada tipe ini menggunakan circuit on film yang biasanya disebut "cof" meski hanya jalur saja tidak ada komponen lain selain carbon film pada bagian plastik depan. Jalurnya seperti pada keyboard komputer kalau Sobat-sobar pernah bongkar. Panel tombol ini bila dipaksa bongkar maka jalurnya akan sobek dan putus, karena asumsi kami jalurnya ada yang putus karena beberapa tombol penting tidak berfungsi maka terpaksa harus dibongkar dan dimodifikasi. Pengerjaan modifikasi memakan waktu lama bila harus jadi dengan segera beli saja panel tombol ke service center bila ada. Kami belum tahu ada tidaknya atau harganya karena meski adapun teknisi jalanan biasanya tidak boleh beli.
Banyak tombolnya ada 30 buah dan jalurnya juga banyak butuh kesabaran dan ketelitian, bahannya pakai pcb lubang kecil, tombol switch dan kabel jumper. Kerjakan di waktu luang saja, biaya onderdil tidak mahal tetapi waktunya yang lama (mahal). Konektor di modul juga harus diganti, kita bisa memakai soket bekas atau baru dengan isi kabel 9 buah.

Andaikan semua suku cadang tersedia dengan mudah maka pekerjaan akan sangat mudah, betulkah demikian? Namun disisi lain kesulitan ada hikmahnya yaitu menjadikan kita kreatif dan selalu mencari ide baru. Negeri yang sumber daya alamnya terbatas dan iklim alamnya ekstrem biasanya seoptimal mungkin dalam berkreatifitas.

Demikian bahasan sederhana kami semoga bisa menjadi manfaat dan maaf bila ada hal-hal yang kurang tepat.


Share:

CARA PERBAIKI SEGITIGA (SPIDER) MESIN CUCI

CARA PERBAIKI SPIDER, DRUM SHAFT, CROSS PIECE

Salam sejahtera Sobat-sobat teknisi, semoga sehat selalu.
Pada kesempatan kali ini kami ingin membahas sedikit mengenai cara memperbaiki spider, drum shaft, cross piece atau apapun istilahnya terserah Sobat menyebutnya.
Tema ini kami bahas karena adanya beberapa teman yang mempunyai ide untuk memperbaiki spider daripada beli baru yang katanya harganya lumayan mahal ataupun ada teman pemakai yang mengeluhkan harganya mahal, maunya irit dan awet. Teknisinya jadi pusing juga kalo menghadapi yang begini 😁😁😁.

Mengenai harga spider tergantung merek, tipe dan penjualnya serta ongkos kirimnya juga, misalnya merek Samsung dengan bearing 6203-6204 seharga 375k, bearing 6204-6205 seharga 400k. Yang terhitung mahal misalnya merek sharp, electrolux dan teman-teman sekelasnya.

Sebenarnya ide memperbaiki spider ini sudah lama, kami baru tergerak mencobanya setelah kami mengalami sendiri kasus spider patah setelah tanya beberapa penjual ternyata harganya bagi teknisi pinggiran seperti kami termasuk fantastis.

Syarat awal perbaikan spider adalah spider belum hancur. Mungkin salah satu lengan retak atau patah satu titik, mungkin juga 2 lengan retak atau patah masing-masing satu titik atau dua titik.
Mengenai cara dan trik dalam pengerjaan Sobat-sobat bisa berinovasi sesuai ide yang lebih baik. Demikian juga mengenai bahan yang digunakan Sobat-sobat bisa menggunakan bahan yang lebih praktis, kuat dan efisien.

Bahan-bahan yang kami gunakan adalah kawat, lem super adhesive, dan dempul plastik, kalau dihitung biayanya kisaran 70k, super murah bila dibanding beli baru kisaran 500k apalagi ada yang mencapai 1,2jt.


Tahap 1

Bersihkan karat biasanya warna putih kusam, kami belum tahu zat kimia yang efektif untuk membersihkan karat ini, yang pernah kami gunakan adalah pembersih porselin, cuka dan coc@col@ (kira-kira seperti apa reaksinya kalau minuman berkarbon ini di dalam perut).
Setelah karat dianggap bersih meski tidak 100%, kita cuci dengan deterjen dan bilas air yang kencang (bertekanan) kemudian keringkan.


Tahap 2

Penyambungan bagian yang retak atau patah dengan lem super adhesive misal alt€c0. Bagian ini adalah hal tersulit dimana harus sepresisi mungkin agar hasilnya terpusat (center) bila tidak center fatal akibatnya, putaran tidak stabil, unit bisa meloncat-loncat, lebih parah lagi bisa merusak dinamo motor.

Bahan campuran lem yang kami gunakan adalah pasir halus diperoleh dengan ayakan tepung atau saringan teh (lakukan di tempat tersembunyi agar tidak dimarahi ibu atau istri 😊😊😊).
Setelah pengeleman, kalau kita yakin sudah kuat bisa dilakukan pengerjaan tahap berikutnya namun bila kita ingin menambah kekuatannya bisa di tambahi dengan kawat untuk otot-ototnya baik di bagian dalam lekukan spider dan bagian punggung lekukan.

Tahap 3

Setelah pengeleman dan pengawatan selesai saatnya membuat campuran dempul plastik. Kita buat campuran sesuai komposisi yang terdapat pada kaleng wadah dempul, persentase hardener (pengeras) dempul jangan terlalu banyak karena hasilnya akan rapuh. Jangan membuat campuran dempul dalam jumlah yang banyak sekaligus karena bila kita lambat dalam menempelkan dempul pada spider maka dempul akan mengeras. Kita buat campuran dempul sedikit demi sedikit akan lebih nyaman dalam pengerjaan.

Yang telah kami lakukan adalah menutup semua lekukan spider sehingga bentuknya menjadi pejal (tidak ada ruang kosong). Perlu diperhatikan pada lengan bagian AS (shaft) karena bila terlalu tebal akan bergesekan dengan rumah drum (tabung).

Tahap 4

Lepas semua bagian spider dari dudukan drum, biasanya ada yang memakai 1 atau 2 baut ukuran 10 pada tiap lengan, ada juga yang pakai model keling. Melepas baut bila sulit maka harus dipanasi dulu memakai solder blower atau las lpg, gunakan kunci shock yang kualitas bagus agar kepala baut tidak rusak.

Setelah spider terlepas, kita lakukan pengerjaan pada bagian punggung spider, bersihkan dulu bila masih ada kotoran atau karat. Pasang kawat untuk otot-otot bila masih memungkinkan. Kemudian lakukan pendempulan sampai bagian logam lengan spider tidak tampak lagi.

Catatan: proses pengerasan dempul dilakukan pada udara terbuka atau cukup sinar matahari.

Setelah kondisi kering, perkiraan kami 2 hari, kita lakukan pengecatan spider memakai cat besi, kalau mau boros lumuri permukaan spider dengan lem adhesiv dan perhatikan hasilnya 😂😂.
Untuk lebih memperkuat pemasangan spider pada drum, lubangi bagian tengah (lurus shaft/As) sampai pada As spider kemudian kita buat ulir baut dengan tapper ukuran baut 10. Demikian juga pada titik tengah plat drum kita lubangi. Baut dan ring 10 yang diameter besar yang kita gunakan adalah yang stainless steel agar tidak karatan, kepala baut bulat dan memakai kunci bintang. Baut jenis ini dimaksudkan agar tidak merusak pakaian.

Tahap 5

Pemasangan spider pada drum kita lakukan dengan hati-hati. Kemudian pasang drum pada tabungnya, hati-hati jangan sampai merusak seal dan bearing. Bila terjadi tidak center maka yang kita midifikasi adalah drumnya, terpaksa kita harus memperlebar lubang baut lengan spider pada drum agar bisa ditemukan kedudukan centernya.
Pengujian yang kami lakukan pada unit sharp dan electrolux dan sudah berjalan 6 bulan dan masih dalam kondisi baik-baik saja, akan bertahan berapa lama hanya Tuhan yang tahu.

Sobat-sobat bisa mencari ide lain dalam perbaikan spider ini, cara di atas kami lakukan karena cara itu adalah yang biayanya murah meriah. Dempul yang kami pakai adalah merek lab@-lab@ karena jarak belinya yang terdekat. Pernah ada ide bahan lain yang menurut kami lebih kuat yaitu memakai resin, yang jadi pertanyaan kami adalah apakah resin menempel rekat pada benda lain (adhesiv). Kami belum mencobanya pada logam karena seingat kami belasan tahun yang lalu kami sering menggunakan resin di laboratorium teknik, resin tidak bersifat adhesiv pada plastik.

electrolux spider
Gb. 1. Spider electrolux pengerjaan belum selesai

Gb.2. Spider electrolux finising

Gb.1. Spider sharp
Demikian bahasan kami semoga bermanfaat dan bila ada hal yang kurang tepat silakan dikoreksi dan tulis di kolom komentar. Kami butuh masukan-masukan pemikiran dan ide Sobat semua agar data kami lebih lengkap. Terima kasih kami ucapkan untuk tim kami yang yang telah banyak memberikan bantuan.


Share:

ERROR F1, F2, E1, E3, E4 PADA AC AUX

AC AUX ERROR F1, F2, E1, E3 DAN E4

Salam sejahtera bagi Sobat-sobat teknisi dan pembaca yang budiman.
Sudah hampir satu bulan tidak menulis postingan karena kesibukan di kantor sebelah yang sangat menyita waktu.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas sedikit mengenai ac AUX 5PK floor standing yang baru-baru ini datang ke bengkel minta dipijit-pijit biar normal lagi. Sebenarnya errornya hanya E4 namun sekalian kami bahas mengenai beberapa error lainnya meskipun tidak semuanya karena di situs pabriknya masih ada error lainnya dan error yang kami bahas tidak berkenaan dengan proses pendinginan yang berlangsung biasanya kami menyebutnya sebagai "error awal" dimana sistem belum bekerja. Pada saat muncul error maka unit ac tidak akan bekerja.
Gb.1. Modul AC AUX 5 HP
1. Error F1

Error ini berhubungan dengan jalur N listrik pada kontaktor unit outdoor, digunakan untuk menyensor relai kontaktor listrik 3 phase. Bila kabel ini putus atau tidak dipasang maka akan muncul F1 meskipun demikian masih bisa diakali dengan menjumper jalurnya ke N listrik secara langsung.

Pada gambar 1, kalau kita perhatikan ada soket 1 kabel pada bagian yang biasanya kami sebut sebagai sensor listrik atau sensor common atau ac detector. Untuk mengatasi error F1 kita bisa jumper soket 1 kabel tersebit ke jalur N listrik . Namun demikian error F1 bisa juga disebabkan ada masalah pada bagian tersebut yang terdiri dari dioda, resistor, kapasitor dan photocoupler serta jalur yang menuju micom.

2. Error F2

Error ini berhubungan dengan thermistor sensor dinamo fan indoor yang hubung singkat atau short. Ukuran thermisnya kisaran 3,5 kohm sampai 4,5 kohm. Sistem kerjanya menyensor kondisi panas pada motor fan indoor, bila motor sangat panas maka resistensi thermis akan mengecil atau mendekati 0 (nol) maka ic program (micom = micro computer , micon = micro control) akan mengeluarkan sinyal error F1 pada display.

3. Error E1

Error ini berhubungan dengan thermistor pipa evaporator dimana pada kondisi terbuka (open) atau tidak terpasang (loss contact). Ukuran thermisnya kisaran 4 kohm. Kami belum mencoba bila thermis ini pada kondisi short (hubung singkat/konslet) akan muncul error apa.

4. Error E3

Error ini berhubungan dengan thermistor ruang dimana pada kondisi terbuka (open) atau tidak terpasang (loss contact). Ukuran thermisnya kisaran 4 kohm. Kami belum mencoba bila thermis ini pada kondisi short (hubung singkat/konslet) akan muncul error apa.

5. Error E4

Error ini berhubungan dengan thermistor motor fan indoor dimana pada kondisi terbuka (open) atau tidak terpasang (loss contact). Jadi bila thermis pada kondisi open akan muncul error E4 dan pada kondisi short akan muncul error F2.

Gb.2. Gambar displai dan tombol sentuh
Hanya 5 error itu yang kami dapatkan. Pada modul ini kontrol kecepatan motor fan indoor menggunakan relai. Sementara bagian displai (gambar 2) menggunakan angka digital dan tombol model sentuh. Kami belum sempat menganalisa lebih jauh pada bagian displai ini karena terbatasnya waktu kami hanya memperhatikan jalurnya saja, ada 1 ic kontrol displai, 2 ic array dan banyak transistor smd.

Gb.3. Bagian Micom
Gambar 3, ada empat bagian yang sengaja kami tambahkan yaitu micom, reset, xtal dan memori. Kami tidak sempat mencatat kode micom dan xtal. Xtal berfungsi sebagai pengatur frekuensi kerja micom bila rusak maka micom tidak akan bekerja, jenis xtal kaki 3 warna biru bisa diganti dengan xtal kaki 2 warna mengkilap logam dengan ukuran yang sama misal 4 Mhz, 8 Mhz dan lain sebagainya.

Bagian reset bila bermasalah maka ic micom pun tidak akan bekerja, besaran tegangan pin reset ic micom biasanya kisaran 3V samapai 4,5V tergantung sistem micomnya. IC memori yang digunakan adalah 24C02, "dugaan" kami memori ini berfungsi hanya sebagai penyimpan setingan selama unit bekerja misal menyimpan setingan timer off bukan sebagai penyimpan software. Bila aliran listrik putus maka program akan kembali reset ke default setingan pabrik. IC memori bisa diganti dengan ic kosongan yang banyak dijual di pasaran.

Demikian bahasan kami kali ini, maaf bila ada yang kurang tepat dan semoga bisa bermanfaat. Bila ada yang ingin ditanyakan silakan tinggalkan pertanyaaan di kolom komentar atau lewat chat WA.


Share:

LG INVERTER DAN SAMSUNG INVETER, SKEMA POWER SUPLAI

POWER SUPLAI MESIN CUCI INVERTER, LG DAN SAMSUNG

Apa kabar Sobat-sobat teknisi dan pembelajar modul, semoga selalu sehat dan tetap semangat.

Pada kesempatan kali ini kami membahas sedikit mengenai modul mesin cuci LG inverter dan Samsung hanya pada bagian power suplai dan hanya sebagai sample saja jadi tidak harus sama persis, bahasan ini dimaksudkan sebagai arsip data kami tetapi kalau ada sobat-sobat yang membutuhkan semoga bisa menjadi manfaat.

A. PSU LG Inverter
Gb.1. Skema Power Suplai Mesin Cuci LG inverter
Meski hanya gambar tangan semoga bisa dipahami karena tangan yang biasanya buat skema di komputer sedang malas karena komputernya sedang down. 

IC power suplai yang digunakan adalah TOP244YN, TOP245YN atau TOP249YN, bedanya hanya di watt saja. Tegangan Vcc adalah 9V sehingga perlu dibatasi dengan ZD1 dan ZD2 yang besarannya adalah 7V5. Daya maksimal untuk TOP244 adalah 34 watt, angka digit belakang semakin besar maka watt juga lebih besar.

Output power suplai ada 3 yang seingat kami ukurannya 12V, 12V dan 15V, catatan data kami hilang, mudah-mudahan beberapa waktu ke depan kami bisa update bahasan ini dengan data yang benar. Hal ini penting karena output terbagi 2 jalur yang tidak terhubung, cara mengetahui tegangan yang terpisah adalah dengan mengukur kaki elko minus bila kaki elko minus ini tidak terhubung maka jalur tegangannya terpisah. 

Penggantian ic power suplai bila rusak bisa diganti dengan tipe yang sama atau karakternya sama namun bila sulit mendapatkan komponennya bisa dimodif dengan berbagai cara, misalnya dengan gacun 3 kabel atau dengan trafo konvensional atau dengan power suplai external. Bila dengan gacun 3 kabel kita harus memastikan output tegangan benar-benar stabil, kita bisa memasang ic regulator setelah elko masing-masing tegangan output sesuai dengan tegangan yang dibutuhkan masing-masing beban, misal tegangan 15V untuk ic IPM maka kita menggunakan 7815. Bila trafo switching rusak kita bisa menggunakan power suplai external atau trafo konvensional. Bila kita menggunakan trafo konvensional maka kita memerlukan 2 buah trafo karena output jalur tegangannya terpisah, hal ini pernah kami bahas pada bahasan power suplai ac politron inverter, sobat bisa baca DISINI.

Jadi kita harus mengenali berapa tegangan yang digunakan di dalam sebuah modul kontrol inverter pada mesin cuci sebelum kita memodifikasi power suplai.
  1. Tegangan 15V untuk catu daya ic IPM, untuk pastinya kita harus tahu kode ic IPM dan datasheet-nya sehingga kita tahu Vcc yang dibutuhkan. Untuk mengetahui kode ic IPM kita harus melepas ic dari pcb tetapi hal ini tidaklah mudah bila pcb yang digunakan adalah double layer (double side).
  2. Tegangan 12V untuk catu daya relai kontaktor
  3. Tegangan 5V untuk catu daya micom

B. PSU Samsung Inverter

Berbeda dengan LG, Samsung biasanya menggunakan ic power suplai tipe A60xx (STRA6079) yang mempunya daya maksimal 24 Watt atau memakai 2QR2280Z. Kami belum pernah punya stok untuk kedua ic ini, harga paling murah kisaran 15k belum termasuk ongkir, ada pula harga 5k ongkir gratis tetapi menunggu 1 bulan. Untuk memodifikasi ic tersebut perlu trial and error (coba-coba) namun harus dilakukan dengan hati-hati. Kesalahan bisa berakibat fatal. Kalau memodifikasi memakai trafo konvensional lebih aman pakai 2 trafo yang kita jadikan adaptor terlebih dahulu.
Gb.2. IC power suplai samsung sinverter
Untuk data ic 2QR2280Z bisa Sobat lihat datanya di internet.
Pada gambar 2 diatas bukanlah skema sebenarnya pada modul. Output sebenarnya ada 3 tegangan yaitu 5V dan 12V yang ground-nya menyatu dan 17V yang merupakan jalur berbeda. Bagian micom IPM dan jalur mekanis catu dayanya diambil dari 17V memakai on-off ic L78M15 (atau sejenisnya, terdiri dari 4 pin, salah satu kakinya sebagai kontrol on-off), kemudian diturunkan menjadi 12V dengan 7812 dan 5V dengan 7805. Perintah on-off dilakukan oleh micom dispai melalui photocoupler (pc).

Hal tersulit adalah ketika trafo switching terbakar atau putus lilitannya. Kita bisa melilit ulang trafo tersebut namun bila kesulitan kita bisa memodifikasinya dengan memakai 2 buah trafo konvensional.
1. Kita buat adaptor 15V kemudian diturunkan dengan 7812 dan 7805 untuk suplai tegangan ke displai.
2. Kita buat adaptor 18V untuk relai dan ic IPM.

Bila hanya ic power suplai yang rusak dan kita tidak punya ic pengganti yang sama maka kita bisa menggantinya dengan kit power suplai yang kami biasa menyebutnya gacun 5 kabel karena output stabil dan sudah ada jalur photocoupler. Kami menggunakan gacun 3 kabel hanya untuk test saja, kami jarang memasangnya di modul kecuali terpaksa itupun harus memakai ic regulator di bagian output sebagai pengaman dari lonjakan tegangan. Masalah yang timbul bila kita menggunakan gacun 5 kabel pada modul ini adalah timbul suara berderik di trafo switching meski kecil, meski demikian tegangan output tetap stabil, abaikan saja tetapi bila ingin menghilangkannya hal yang kami lakukan adalah memodifikasi bagian kaki 1 dan 2 photocoupler.

Demikian bahasan kami kali ini maaf bila ada hal yang kurang tepat dan bila ada pertanyaan silakan tinggalkan di kolom komentar atau lewat chat WA. Semoga bermanfaat.



Share:

ERROR EC, E5, E6, F4, LED TIMER, LED POUSE PADA AC MIDEA DAN CHANGHONG

TIGA JENIS KODE ERROR AC MIDEA DAN AC CHANGHONG

Pada kesempatan kali ini kami akan sedikit membahas mengenai ac midea dan ac changhong, kerusakan sama tetapi kode error berbeda. Kami hanya membahas mengenai kode error yang terjadi pada awal ac dihidupkan karena kami belum mempunyai data mengenai error yang terjadi pada proses pendinginan karena tim kami di medan tempur belum mempunyai data. Hal penting dalam hal error adalah kapan hal itu terjadi dan menjadi keharusan bahwa unit harus dimatikan total alias tidak ada koneksi ke listrik dalam waktu minimal 5 menit. Setelah dikoneksikan ke listrik lagi baru melakukan pengamatan bila error di awal maka tidak ada hubungannya dengan tekanan freon kecuali ac kapasitas besar yang mempunyai sensor tekanan freon.
modul ac midea
Gb.1. Modul AC Midea
Dilihat dari sisi modulnya, kedua ac ini sebenarnya cukup mudah dalam pengerjaannya karena mudah pelacakannya dan mudah penggantian komponennya. Kelemahannya pada elko-elko. AC changhong yang kami bahas ini menggunakan power suplai ac matic dengan ic Viper-22A kalau yang ac midea menggunakan power suplai trafo konvensional. Pada ac midea bila power suplai lemah biasanya displai menunjukkan angka 88.
Gb.2. Modul AC Changhong
Hal yang kami bahas berikut ini hanya mengenai error awal "on" yaitu mengenai error thermis dan motor fan indoor.

1. Error EC= E3 dan F4

EC = E3 = Error Circle (midea).
F4 = Error Fungsi 4 (changhong)

Error ini menandakan bahwa micom membaca motor fan indoor tidak berputar, kerusakan yang terjadi ada 2 kemungkinan yaitu pertama pada motor fan baik kumparan dan atau sensor hall serta jalurnya di modul, kedua pada driver motor dan atau pada sensor listrik (ac detect). Mengenai hal-hal ini sudah kami bahas pada bahasan-bahasan yang lalu, silakan baca-baca di label AC di blog ini.

2. Error E5 dan Led Pouse kedip-kedip

E5 (midea), Led pouse kedip (changhong).
Ini menandakan bahwa thermistor room (ruangan) tidak terdeteksi oleh micom, thermis rusak atau jalur di modul rusak. Pada changhong bila error ini terjadi maka motor fan indoor tidak berputar, pada midea kami belum ada data. Ukuran thermistor changhong 9k5 (9,5 kiloohm).

3. Error E6 dan Led timer kedip-kedip

E6 (midea), Led timer kedip-kedip (changhong).
Ini menandakan thermistor pipa tidak terdeteksi oleh micom, thermis rusak atau jalur di modul rusak. Pada changhong meski error motor fan indoor tetap berputar, pada midea belum ada data. Ukuran thermis changhong 9k5.

Pertama-tama yang harus dipastikan bila ada error adalah tegangan 5V harus normal dan stabil. Bagi sobat-sobat yang ada di lapangan tempur harus bisa mengukur tegangan-tegangan di modul kontrol, lakukan dengan hati-hati kalau belum paham sama sekali harus belajar terus jangan segan tanya kepada yang lebih paham. Bagi Sobat-sobat yang sudah mahir berikanlah ilmu dan pengalaman kepada siapapun yang membutuhkan.

Hanya tiga jenis error tersebut di atas yang dapat kami bahas, mengenai error setelah unit bekerja kisaran 30 misalnya, kami belum punya data namun kita bisa menganalisanya melalui beberapa kemungkinan yaitu:
1. Listrik dan atau power suplai modul tidak stabil
2. Laju pendinginan tidak terpenuhi atau proses pendinginan lama.
3. Thermis bekerja sudah tidak akurat

Mengukur ukuran resistensi (tahanan) thermis harus pada saat yang sama atau pada suhu ruang yang sama. Kami pernah melakukan pengukuran thermis pada siang hari saat terik matahari terukur 6k5 (6,5 kiloohm) namun ketika kami ukur saat malam hari terukur 9k5 (9,5 kiloohm).

Mengenai laju pendinginan yang berperan sangat penting adalah kompresor (yang biasa disebut "heart of system" jantungnya sistem), jenis refrigeran, pemipaan dan lingkungan. Kalau kita analisa dari sisi teknis di lapangan hal-hal tersebut bisa dibilang sederhana karena sudah ada petunjuk pemasangan atau service manual dari produsen ataupun berdasarkan pengalaman kita di lapangan. Namun bila kita analisa dari sisi desain bagi saya sangatlah rumit, dimana ketika sekolah kurang belajarnya, kemampuan berpikir yang hanya pas-pasan atau ada teman yang bilang "dulu tidak bisa sekarang lupa". Pelajarannya adalah thermodinamika teknik, konversi energi, perpindahan panas dan lain-lain, masing-masing melibatkan perhitungan yang rumit. Di bidang desain kondisi lingkungan juga sangat diperhitungan misalnya luas ruangan, bahan dinding, banyaknya sinar matahari, adanya sumber panas di dalam ruangan dan lain-lain.

Fluida (zat alir) mempunyai sifat yang istimewa pada suatu saat bisa menjadi gas, cair ataupun padat tergantung pada kondisi sistem. Pada kondisi sistem apapun tetap diperlukan energi dari luar, dari hal ini mungkinkah sistem dunia ini tercipta dengan sendirinya? Mungkinkah "ketiadaan" menciptakan "keadaan"? Sebagai orang yang beragama kita bisa menganalisanya dengan mudah.

Demikian bahasan kami kali ini, maaf bila ada hal-hal yang salah atau kurang tepat dan semoga bisa bermanfaat. 




Share:

AC SAMSUNG MOTOR INDOOR TIDAK BERPUTAR

DINAMO FAN INDOOR AC SAMSUNG TIDAK BERPUTAR

Kembali ke modul ac lagi, bertahun-tahun baru kali ini mengalami ac samsung dinamo fan indoor tidak bisa kerja atau berputar pada modul yang double side (atas-bawah) dan sebagian besar komponen smd. Sistem sama dengan modul lainnya tetapi kualitas komponennya mungkin yang berbeda.

Percobaan awal pada motor atau dinamo dengan cara dilangsungkan ke listrik, hasilnya motor bisa berputar dengan normal. Berikutnya pada SSR (solid state relay) 4 kaki, kotak-pipih, dimana SSR tipe ini driver penggerak motornya sudah dikemas di dalam paket SSR. Kaki 1 dan 2 adalah input-output listrik, kaki 3 adalah Vcc (di modul ini plus 12V) dan kaki 4 adalah fungsi negatif (input kontrol kecepatan motor).
Pengujian SSR jenis ini adalah dengan menghubungkan kaki nomor 4 ke ground, amannya pakai resistor 5 ohm atau 10 ohm. Hasil yang kami peroleh ternyata SSR rusak. Mungkin di pasaran masih jarang yang menjual SSR jenis ini, bisa juga cari di tempat barang bekas. Kalau di pasaran online bisa dipastikan ada, lebih murah lagi di online negeri "tirai bambu".
Modul Samsung Double Side
Setelah penggantian SSR motor fan masih tidak mau jalan, sampai disini ada dua kemungkinan, yaitu sinyal dari micom (pin 35) bermasalah atau sensor listrik (ac detect) yang bermasalah. Sinyal dari micom berupa tegangan positif kemudian menuju transistor NPN smd, kaki kiri adalah basis (sinyal positif dari micom) kaki tengah atas adalah kolektor (terhubung ke kaki negatif SSR kaki nomor 4) dan kaki kanan adalah emitor (terhubung ke ground). Cara analisanya bila kaki basis ada tegangan seharusnya kaki SSR nomor 4 tegangan yang terukur harus dibawah 12V, bila motor kecepatan penuh (full speed) maka tegangan kaki nomor 4 mendekati jauh dibawah 12V bisa juga mendekati 0 (nol). Dari hal ini kami menyimpulkan transistor rusak karena kaki basisnya ada tegangan tetapi kaki kolektor tetap 12V. Penggantian transistor ini bisa diganti transistor biasa misal C945 atau C1815 namun pemasangannya lumayan sulit, kami biasa stok untuk smd adalah S8050 dan S8550, bagi sobat-sobat yang pernah oprek modul dvd pasti kenal dengan transistor ini meski ada bedanya yaitu yang tipe biasa (TO-92) basisnya di tengah, yang smd basis di kiri, modul las inverter juga ada yang menggunakan tipe smd jenis ini. Setelah penggantian transistor, motor fan berputar dengan normal.

Sampai disini kasus selesai dan ditutup 😅😅.

Pertanyaan berikutnya, bila sinyal dari micom tidak keluar. Hal ini sudah pernah kami bahas pada bahasan yang telah lalu pada modul yang berbeda. Micom tidak mengeluarkan sinyal gerak motor disebabkan micom rusak, software korup dan sensor listrik (ac detect) bermasalah. Untuk kerusakan micom dan software sudah saatnya bagi kami untuk mengibarkan bendera putih, "menyerah".
Sensor listrik pada modul ini diatur oleh resistor smd dan optocoupler, masalahnya optocoupler atau photocoupler (pc) yang digunakan adalah tipe bidirectional artinya tegangan input (kaki 1 dan 2) adalah tegangan ac (arus bolak-balik), optocoupler jenis ini juga masih jarang di pasaran, kodenya PC814 sama dengan yang digunakan pada sensor putaran motor dinamo pada modul mesin cuci samsung. Bisakah PC814 diganti dengan PC817, di modul mesin kami pernah mencobanya dan berhasil, namun pernah kami mencoba pada modul front loading tidak berhasil, entah kalau pada modul ac ini karena seandainya rusak kami punya stok PC814.

Tegangan terukur pada optocoupler kaki 1 terhadap kaki 2 adalah 1 VAC  pada kaki 3 adalah 0 (groud) dan pada kaki 4 adalah kisaran 1-2 VDC. Kalau optocoupler atau resistor jalur listrik rusak maka kaki nomor 4 tegangannya mendekati 5VDC. Perlu diingat, ada modul lain yang menggunakan sistem berbeda yaitu kaki nomor 3 adalah 5V tentunya cara kerjanya akan berbeda. Sinyal output optocoupler akan diolah lagi oleh transistor, masuk ke kaki basis, pada titik ini mungkin setiap modul akan berbeda ada yang menggunakan sistem low atau high tergantung sistem micomnya. Low bila kaki emitor adalah ground dan high bila kaki emitor adalah 5V. Kaki kolektor biasanya output ke micom. Sensor listrik atau ac detect yang kami bahas ini adalah secara umum yang digunakan tetapi ada beberapa modul baik ac maupun mesin cuci yang menggunakan sistem berbeda, bila ada kesempatan akan kami bahas lain kali.

Hal penting: sebelum melangkah pengecekan lebih jauh hendaknya tegangan kerja modul harus benar-benar normal dan stabil. Umumnya tegangan 12V dan 5V. Sering kami temui pada modul ac Midea atau Changhong meski modul hidup dengan normal tetapi bagian outdoor tidak kerja ini disebabkan oleh tegangan yang harusnya 12V hanya ada 6V sehingga tidak mampu mensuplai relai sehingga relai tidak kerja. Tegangan 5V micom masih normal karena suplainya dari 6V diregulasi dengan 7805 dan itu masih mampu menyuplai micom.

Cukup sekian dulu bahasan kali ini, maaf bila ada hal-hal yang kurang tepat dan semoga bermanfaat. Bila ada pertanyaan silakan di kolom komentar atau lewat chat WA.

Share:

AC POLYTRON INVERTER OUTDOOR TIDAK KERJA

AC POLYTRON INVERTER OUTDOOR TIDAK KERJA

Bagaimana kabar Sobat semua? Semoga sehat selalu. Terasa lama tidak update tulisan, waktu menulisnya saat ini masih terbatas.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas sedikit mengenai ac inverter merek Polytron sebenarnya sekedar info saja karena kami belum memiliki data yang memadai mengenai ac jenis ini. Kerusakannya adalah unit outdoor tidak kerja. Baru kali ini ada ac inverter jenis ini yang singgah di workshop kami. Menurut pengamatan kami tipe ini menggunakan komunikasi data dua arah seperti pada ac sharp inverter, berbeda dengan ac samsung inverter yang pernah kami bahas beberapa waktu lalu yang jalur datanya hanya satu arah.

Catatan sensor yang digunakan adalah sebagai berikut:
1. Termis pipa indoor
2. Termis ruang indoor
3. Termis ruang outdoor = kisaran 4 kohm
4. Termis pipa kondensor = kisaran 4 kohm
5. Termis pipa discharge = kisaran 50 kohm
6. Termostat kompresor, bila over heat akan terbuka

Motor fan baik fan indoor maupun fan outdoor keduanya memakai tegangan listrik ac. Fan outdor selalu full speed, kontrol on-off memakai relai. Yang jadi perhatian adalah dioda bridge untuk tegangan 300vdc memakai ic seperti ic ipm, kami tidak sempat membongkar bagian ini sehingga kami belum punya datanya. Semua bahasan dibawah ini hanya mengenai bagian outdoor.

Setelah pengecekan dan pengukuran lebih lanjut, ternyata masalah awal pada power suplai, tegangan output hanya keluar 2V saja pada tegangan yang seharusnya 12V. IC power suplai menggunakan Viper22A, penggantian semua komponen bagian power suplai tidak membuahkan hasil, kesimpulan kami kerusakan pada trafo switching. Pengalaman kami di medan tempur, merek satu ini kelemahan pada trafo switching terutama pada mesin cuci top loading. Sebenarnya bisa diperbaiki dengan melilit ulang trafo namun bila waktu tidak mencukupi maka kita bisa pakai alternatif lain yaitu menggunakan trafo konvensional.
modul inverter
Gb.1. Modul outdoor polytron
Sebelum penggantian trafo kita harus tahu pasti tegangan yang dibutuhkan modul. Pada ac ini tegangan yang dibutuhkan ada dua dan terpisah, maksudnya tegangan 0V atau groundnya terpisah serta terpisah dengan ground primer power suplai (-300VDC) yaitu:
  1. Tegangan 12V untuk relai fan outdoor dan 5V untuk micom outdoor yang diambil dari 12V melalui ic 7805.
  2. Tegangan 15V untuk ic IPM dan 5V untuk ic kontrol IPM yang diambil dari 15V melalui ic 7805.
Dari data tersebut maka kita butuh 2 buah trafo konvensional (trafo biasa) meskipun sebenarnya bisa memakai 1 buah trafo yaitu dengan membelah jalur lilitan trafo pada CT-nya (center tap) tetapi bagi kami cara ini ada resikonya bila trafo terbakar lilitannya maka bagian micom dan bagian driver ipm akan menyatu (konslet) dan akibatnya kami belum tahu pasti bila hal ini terjadi maka cara paling aman adalah memakai 2 buah trafo. Kita bisa memakai trafo ukuran 1A CT dengan tegangan output 12V sampai 24V menggunakan 2 buah dioda dan ct sebagai 0V (ground) atau dengan 4 dioda (bridge) dan ct tidak dipakai. Kita juga bisa memakai trafo 1A 0 (nol) dengan tegangan output sampai 18V menggunakan 4 buah dioda (bridge). Kami tidak akan membahas membuat adaptor di bahasan ini karena sudah banyak artikel mengenai cara membuat adaptor di internet.
  1. Tegangan 12V dan 5V. Tegangan out adaptor harus minimal 15VDC kemudian diturunkan dengan 7812 dan 7805 agar output stabil, 7805 sudah ada di modul.
  2. Tegangan 15V dan 5V. Tegangan out adaptor minimal 18V, langsung bisa dihubungkan ke modul karena di modul sudah ada 7815 dan 7805.
Gb.2. Adaptor
Penggunaan tegangan output trafo lebih besar dari tegangan yang dibutuhkan adalah untuk penstabilan tegangan output regulator, ini dimaksudkan bila tegangan listrik naik-turun maka tegangan sebelum masuk regulator masih tetap lebih tinggi dari output regulator. Misalnya kita memakai regulator 7812 maka inputnya minimal 13V pada saat kondisi tegangan listrik minimal sehingga biasanya digunakan tegangan input 15 - 18V. Pelajaran yang kami peroleh sejak awal belajar bahwa hal paling aman adalah bahwa tegangan input ic regulator adalah Vo+1 sampai Vox2 dimana Vo adalah tegangan output tetapi itu pelajaran dahulu kala kalau masa kini semua orang bisa melihat datasheet setiap onderdil elektronik bila ada.

Untuk memudahkan pemasangan maka jalur listrik L-N maupun jalur output kita beri soket konektor sehingga saat pemasangan maupun melepas modul hanya tinggal tancap dan cabut. Penempatan trafo harus seaman dan sekuat mungkin. Setelah kami ganti power suplai menggunakan adaptor unit ac bisa bekerja dengan normal, jadi masalah hanya pada power suplai.

Demikian bahasan kami pada kesempatan kali ini, maaf bila ada hal yang salah, semoga bermanfaat dan bila ada hal-hal yang belum jelas bisa ditanyakan di kolom komentar atau chat WA nomor ada di judul blog, kami akan jawab sesuai kemampuan kami.


Share:

MESIN CUCI MIDEA TOMBOL TIDAK BERFUNGSI


TOMBOL TIDAK BERFUNGSI , MESIN CUCI MIDEA  FRONT LOADING

Apa kabar sobat semua? Semoga sehat segalanya. Alhamdulillah bisa menulis kembali setelah absen bebarapa waktu.
Pada kesempatan kali ini kami bahas masalah yang sederhana meski demikian kalau belum terbiasa akan sangat membuat pusing juga. Modul yang kami bahas adalah merek midea dimana kerusakannya adalah setelah “on” lampu led proses menyala (1 led pilihan, 1 led speed dan led “start/pause) tidak pada posisi standby karena led start/pause tidak kedip-kedip, doorlock bekerja, pompa bekerja, pilihan proses tidak kerja, semua tombol tidak fungsi dan buzzer tidak bunyi. Modul tipe ini seperti pada merek sharp maupun panasonic yang sejamannya, sangat membuat repot meski tidak double side, jalurnya keluar masuk part smd dan ada jalur jumper film karbon warna hitam. Modul tipe ini juga pernah kami bahas pada bahasan yang telah lalu dengan kerusakan yang berbeda.

Langkah awal adalah kita pastikan tegangan 12v dan 5v normal. Langkah berikutnya sebisa mungkin tombol berfungsi lagi dengan normal. Mengapa demikian? Karena error demikian adalah eror yang terjadi setelah start sehingga untuk mengetahui masalahnya maka harus dikembalikan pada posisi standby (lampu led start nyala kedip-kedip).
Kita fokus pada tombol start tetapi cek tombol lainnya juga bila ada yang short meski sedikit harus diganti. Kita cek jalur tombol, kalau perlu gunakan kaca pembesar atau kamera hp agar penampakan jalurnya tampak besar. Ya begitulah sangat merepotkan dalam melacak jalurnya. Tombol start/pause jalurnya ada yang putus, seperti pada gambar dibawah ini:
midea front loading
Gb.1. Mesin cuci Midea tidak start/pause dan buzzer mati
Setelah penyambungan jalur, tombol start/pause berfungsi dengan normal, pada posisi standby semua tombolpun juga normal.

Perburuan berikutnya pada trobel buzzer yang tidak bunyi, akhirnya kami temukan pada kontrol tegangan 12v yang masuk ke buzzer yang terdiri dari 2 buah transistor. Untuk tes jalur input basis transistor 1 kita harus pada posisi modul error. Caranya kita cabut soket termistor dan tacho kemudian hidupkan modul dan tekan start. Selang beberapa detik pasti akan error yang ditandai dengan bunyi buzzer “tulit-tulit” berulang. Ternyata setelah pengukuran micom tidak mengeluarkan sinyal on pada jalur basis transistor 1 (npn) sehingga tegangan 12v tidak keluar pada kolektor transistor 2 (pnp). Penyebab pastinya kami belum tahu tetapi solusinya adalah seperti gambar di atas.

Jadi basis transistor 2 (kolektor transistor 1) kita hubungkan ke ground melalui resistor 1 kohm. Hasilnya buzzer bisa berbunyi dengan normal. Setelah semua beres, saatnya diuji coba untuk proses kalo tidak error berarti masalah selesai. Modul tipe ini akan timbul masalah terus apabila jalurnya sudah banyak yang karatan.

Berikut ini modul midea tipe lainnya:

Kerusakannya hampir sama, tombol tidak berfungsi dan buzzer "tulit-tulit". Modul cukurp mengerikan, banyak kotoran kecoak dan ada bagian yang terbakar.
Gb.2. Modul midea terbakar
Sebelum pengecekan lebih lanjut maka kita harus memandikan modul ini kalau perlu pakai bunga tujuh rupa, bercanda sobat. Kita cuci pakai air dan deterjen dengan menyikat setiap bagian dengan sikat cucian kain atau pakai sikat gigi bekas juga tidak masalah. Kemudian bilas dengan air bersih, kemudian semprot dengan kompresor angin. Hasilnya seperti gambar di bawah ini:
Gb.3. Modul setelah pencucian
Gb.4. Modul setelah pencucian
Kadang masih teringat tempo dulu saat mencuci mesin tv, pagi dicuci, jemur, ditinggal kerja, sebelum pulang ternyata mesin tv tadi sudah kehujanan. Kompresor angin sangat penting dalam pencucian modul, baik mesin tv maupun modul kontrol. Kemudian dijemur di terik matahari atau pakai hair dryer. Semua harus betul-betul kering terutama di bagian lilitan, bawah elko dan bawah relai.

Setelah pengecekan modul ternyata yang terbakar pada bagian pompa drain dan sensor thermistor. Hal terpenting adalah pastikan bahwa tombol start/pause harus normal karena meskipun dimatikan modul ini kerjanya akan melanjutkan pilihan program sebelumnya. Kerusakan berikutnya adalah led pilihan program pencucian bagian kiri tidak menyala. Dengan susah payah kami menemukan jalurnya putus pada jalur setelah resistor jumper (0 ohm) menuju micom.

Untuk sobat-sobat yang mendalami modul kami berharap jangan mudah menyerah dan terus belajar teori dasar elektronik dan aplikasinya di medan tempur. Tiap waktu produsen elektronik mengembangkan produknya agar efisiensi tingkat tinggi dan tentunya menganut sistem plug and play (replace) atau penggantian bukannya perbaikan modul baik pada tv maupun modul kontrol lainnya. Di sisi konsumen, pola pikirnya akan berbeda kalau penggantian modul dipandang mahal mereka akan mencari teknisi di luar service center dimana kalkulasi biaya bisa sepertiga atau setengah harga penggantian modul.

Tantangan teknisi jalanan akan semakin besar, modul terbaru keluaran pabrikan semakin komplek, misalnya pada modul mesin cuci samsung top loading modul terbarunya semakin merepotkan pengerjaan perbaikannya dimana pcb-nya double side saat pelacakan jalurnya kita harus bongkar wadah lampu led juga, hal itu kami ketahui  ketika modul samsung baru ini singgah ke workshop kami untuk kali pertama.

Itulah sebabnya teknisi elektronik seorang masterpun selalu bersemboyan “yang pintar yang banyak belajar”, itu hal yang sangat menantang tiap saat dimana tiap hari mengamati dan mengumpulkan data. Catatan sangatlah penting, jangan mengandalkan ingatan yang terbatas.

Okey Sobat, kiranya cukup sekian dulu bahasan ringkas dari kami, semoga bisa bermanfaat dan bisa menambah pengalaman kita semua.


Share:

ERROR KEDIP 5 KALI LED TIMER AC DENPOO

Salam sejahtera untuk Sobat semua dan para pembaca, semoga sehat selalu dan dimudahkan segala urusan.

Kembali ke AC biar suasana dingin, kepalanya juga dingin biar lancar berpikirnya 😅😅😅.
Kali ini kami bahas hal sederhana tetapi bila baru pertama kali menjumpai akan terasa berat juga yaitu ac merek denpoo trobelnya led timer kedip-kedip setelah bekerja kisaran 10 menitan.
modul control
Modul AC Denpoo
Pengecekan pertama tentunya pada unit power suplai (psu) tegangan 12v dan 5v harus stabil dan hasil yang kami temukan semua tegangan normal. Kerusakan seperti ini bisa dimungkinkan pada sensor-sensor dan yang patut dicurigai adalah pada thermistor. Hal ini disebabkan karena program di dalam ic program (micon = micro control, micom = micro computer) sudah di program bahwa bila dalam hitungan 10 menit belum ada perubahan dingin maka sistem modul akan mengeluarkan kode error yaitu lampu led timer akan kedip-kedip sebanyak 5 kali secara berulang.

Cara cepatnya adalah dengan mengganti thermis dengan ukuran yang sama resistensinya (tahanan). Bila ingin tahu pasti thermis mana yang bermasalah biasanya kami menggunakan es batu. Caranya setelah jalur outdoor bekerja (relai kerja) kita tempelkan thermis pada es batu satu per satu, hasilnya sobat-sobat bisa mengambil kesimpulan sendiri thermis mana yang bermasalah. Kasus yang sering kami jumpai di medan tempur adalah thermis ruang (room) yang sering bermasalah.

Namun bila ternyata setelah penggantian thermis masih ada kendala misal masih terjadi error maka kita letakkan thermis di area evaporator yang paling dingin dan misal mati-hidup kompresor terlalu cepat maka kita geser thermis ke area yang kurang dingin, jadi kita sesuaikan letak thermis hingga diperoleh hasil yang signifikan. Hal ini bisa juga diakibatkan adanya pergeseran nilai pembacaan micon terhadap kondisi ruangan maupun evaporator melalui thermistor.

Banyak tipe ac yang menggunakan sistem seperti ini dimana bila dalam rentang waktu tertentu tidak ada perubahan suhu maka sistem program akan memprotek kinerja dengan mengeluarkan sinyal error sesuai dengan pemrograman, baik ac split biasa maupun inverter. Pada akhirnya kita dapat menganalisa dimana letak kerusakan apakah di kompresor, jaringan pipa, thermis ataukah di modul kontrol. Analisanya kita cek kompresor sudah kerja atau belum, pada bagian evaporator sudah ada perubahan dingin atau belum kalau kedua hal tersebut normal kemungkinan di thermis. Pengujian modul kontrol dan thermis sudah kami sebutkan di atas yaitu memakai es batu. Kode error yang muncul tentunya sesuai desain pabriknya, pakai kedipan led displai ataukah kode error angka digital bila displainya memakai digital seven-segmen, tetapi ada juga pencarian kode errornya memakai remot kontrol misalnya pada ac merek daikin, kode error yang mucul kemudian dicocokkan dengan tabel data error.

Kalau ac split biasa bagi kami masih terasa mudah menentukan letak kerusakannya dan modul kontrolnya juga tidak rumit. Berbeda dengan ac inverter, kita terkadang harus kerja sangat keras dan hasil akhirnya kita pun terkadang dipaksa untuk mengibarkan bendera putih alias menyerah. Modul kontrol ac inverter bagi kami sangatlah rumit, jalurnya double side atau dua sisi, mengurut jalurnya saja sangat melelahkan. Sebenarnya bila kita punya skema dan datanya, pekerjaan akan terasa lebih mudah. Selama ini kami hanya belajar dari analisa modul, hardware-nya saja dan kami tidak tahu sama sekali mengenai software atau programnya.

Salah satu hal yang sangat penting dalam sistem pendingin adalah sensor suhu atau thermistor, sampai saat ini kami belum punya data yang memadai masih jadi impian kami untuk mengumpulkan data thermis dari setiap merek dan tipe sehingga bila ada kerusakan thermis sudah ada datanya. Kerusakan thermis bila hanya error sedikit resistensinya tentunya masih bisa diukur dengan multitester. Hal yang menyulitkan adalah bila thermis short (hubung pendek / konslet) atau open (tidak hubung sama sekali) atau thermis hilang dibawa tikus, bila kita ganti dengan resistensi yang tidak sesuai terkadang akan timbul masalah yang agak menjengkelkan misalnya kompresor cepat mati padahal kondisi ruangan belum mencapai dingin yang diinginkan.

Demikian hal sederhana yang kami bahas, maaf bila ada yang kurang tepat dan semoga bermanfaat, khususnya bagi tim kami yang baru menekuni dunia pendingin.


Share:

DAFTAR ENTRY

STAT

FRIENDSHIP

PUSAT BANTUAN

Butuh bantuan kami, klik KONTAK atau LOKASI di menu atas. "BENGKEL KAMI" Silakan kirim modul mainboard ke tempat kami

NEW COMMENTS